Kos-Kosan Bidadari S2 ,Part4

Gue punya sebuah kondisi dimana kepala gue selalu sakit kalo dibangunin secara mendadak dan hal itu kejadian pagi ini. Waktu sedang senang-senangnya di alam mimpi, pintu kamar gue digedor. Gak sampe di situ, bahkan mendadak lampu kamar nyala sehingga membuat mata gue shock karena gak siap menerima terpaan cahaya. Lanjutkan membaca “Kos-Kosan Bidadari S2 ,Part4”

Iklan

Kos-Kosan Bidadari S2, Part3

Sekarang di meja sebelah udah ada 6 orang duduk saling berhadapan dan fokus pada gadget di tangan mereka. Mereka semua adalah orang yang dateng untuk walk in interview, sama kayak gue.

Ya, gue masih belum menyerah untuk menyelamatkan diri dari kosan biadap itu. Salah satu caranya adalah dengan mencari pekerjaan baru, ngumpulin duit untuk tempat tinggal dan selanjutnya bertahan hidup seperti biasa. Oleh sebab itu gue dateng ke tempat ini yang katanya lagi buka lowongan. Iklannya ada di medsos makanya gue bisa tau. Lanjutkan membaca “Kos-Kosan Bidadari S2, Part3”

Cinta Palsu : Without Permission I

2 Jam telah berlalu sejak gadis itu membersihkan rumahnya. Ia menyeka keringatnya yang bercucuran dari dahi dan juga lehernya. Di lihat jam dinding telah menunjukan pukul 2 siang, ia masih sibuk membereskan rumah yang tengah di tempatinya sekarang.

Sudah 1 minggu dirinya tinggal di rumah itu tanpa meminta izin terlebih dahulu. Bagaimana tidak, karena rumah yang kini di tempati olehnya adalah rumah milik orang lain. Lanjutkan membaca “Cinta Palsu : Without Permission I”

This is My Life, part 42

jjj

Di malam hari yang gelap. Hanya bermodalkan lampu dan bulan untuk menerangi bumi dan jalanan. Bintang yang berkelap-kelip memancarkan cahayanya yang sangat indah. Cahaya yang sangat indah bila dipandang dari bawah langit dan tempat yang sangat amat nyaman. Namun, ada satu pertanyaan yang mengganjal di hati penulis dan belum menemukan jawabannya. Mengapa setiap ada bintang jatuh dari langit orang-orang pada menangkupkan tangannya dan berdoa dengan harapan doanya terkabul? Kepercayaan ini yang membuat pikiran penulis pusying tujuh keliling. Mengapa gitu loh? Mengapa? Mengapa harus ada kepercayaan seperti itu? Kenapa ketika bintang jatuh semua orang yang melihatnya berbondong-bondong mengucapkan doa mereka? Dan kenapa hanya di saat bintang jatuh semua orang berbondong-bondong berdoa? Apakah di saat yang lain semua orang juga berbondong-bondong berdoa? Hmm, penulis rasa tidak. ‘Kaum mereka’ hanya akan berdoa jika ada maunya saja. Setelah mendapatkan apa yang mereka mau, lantas langsung mengabaikan sang pemberi dan pengabul doa. Sungguh ironi. Lanjutkan membaca “This is My Life, part 42”

Cinta Palsu : Troubled Man or Noble Man

Suara hentakan dari pisau begitu terdengar sampai keluar ruangan. Nampak seorang gadis begitu fokus pada aktivitas yang sedang di kerjakannya. Terkadang ia menyeka keringatnya yang sudah mulai bercucuran ke lehernya, di tambah dengan pakaian lusuh yang di kenakannya yang menandakan bahwa gadis ini telah berkerja keras seharian.

Di samping itu, seorang pendamping yang sedari tadi berdiri di sampingnya tampak Lanjutkan membaca “Cinta Palsu : Troubled Man or Noble Man”