Killer Clown, Part2

a

 

PART 2

17+

Bagi yang belum cukup umur dilarang keras membacanya. Karna cerita ini mengandung kekarasan, pembunuhan, kata-kata kasar, dan perbuatan-perbuatan dewasa.

Cerita ini hanya cerita karangan dan bukan berdasarkan cerita asli. Buat para pembaca tidak diperbolehkan meniru semua perilaku dalam cerita ini.

HAPPY READING…

*~~~~~~*

“Mah, mamah sayangkan sama aku”.

“Ya sayang dong, masa sama anak sendiri gak sayang”.

Aku tersenyum mendengar percakapan singkat antara ibu dan anaknya. Sekarang aku sedang berada di sebuah cafe menunggu temanku datang, namun sudah hampir setengah jam dia tak juga kunjung datang. Sial, padahal dia yang membuat janji. Ahh iya, ngomong-ngomong soal ibu aku sudah tidak punya. Ibuku wafat saat aku baru menginjak sekolah menegah atas atau yang kita sering sebut ‘SMA’. Sedih, sudah pasti, siapa yang tidak sedih bila orang yang dia sayang pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Menjadi tanda tanya besar untukku, siapa yang tega membunuh ibuku. Aku sudah berjanji pada diriku sendiri akan kucari sang pelaku yang telah merenggut nyawa ibuku. Ya, aku berjanji ? Ayah, hahaha apa itu ayah aku tak tau, entahlah dia kemana aku sama sekali tidak peduli dengannya bahkan wajahnya seperti apa aku tidak tau, mau dia hidup atau mati sekalipun aku tidak peduli. Lanjutkan membaca “Killer Clown, Part2”

Iklan