pembalut 2

 

Terdampar.

Entah kenapa aku merasa itu adalah gambaran yang tepat untuk keadaanku saat ini. Benar, meskipun tidak terlalu menakutkan terlebih lagi memprihatinkan, tapi ini sudah lebih dari cukup untuk dikatakan seperti itu. Akan aku jelaskan, sebenarnya definisi terdamparku bila dijabarkan secara eksplisit nan efesien yaitu keadaan di mana aku tengah terduduk diam pada sebuah sofa, memandangi Tv menyala dan bertemankan seorang gadis yang sedari tadi tidak mengucap kata. Terlihat tenang, tetapi air mukanya tampak gelisah. Dia bukanlah gadis bisu, bukan pula tuli. Dia sama halnya sepertiku, hanya memandangi Tv tanpa bereaksi. Lanjutkan membaca “pembalut 2”

Iklan