Hate love, part 10 Last Past

Seseorang tiba-tiba menepuk pelan bahu Yupi, membuat Yupi menoleh.

“Hai Yup, sendirian aja. Ngelamun lagi, ntar kesambet loh.”

“Ih apaan deh Miko ngomongnya.”

“Hehe sorry Yup becanda.”

Yupi hanya mendengus kesal, mata nya menyisir sekeliling. Ada seseorang yang ia cari, pemilik mata sebiru samudera itu. Sepertinya, Miko mengetahui apa yang Yupi cari.

“Nyari Darrel ya Yup?” Tanya Miko.

Yupi menoleh ke arah Miko, lalu menghela nafas nya kasar.

“Dia belum datang, mungkin sebentar lagi.”

Yupi terdiam.

Darrel belum datang? Bagaimana mungkin? Bukan kah sebentar lagi acara ini akan dimulai? Apa sebenarnya yang bertunangan itu bukan Darrel? Lalu siapa?, pikir Yupi.

Miko menepuk pundak Yupi lalu tangan nya menunjuk ke depan, memberitahu bahwa acara nya sudah dimulai. Yupi melihat apa yang ditunjukkan Miko. Mata Yupi terbelalak. Bukan Darrel yang ada di sebelah Shani.

Tiba-tiba..

Bukk

“Sorry-sorry aku telat banget ya?”

Yupi kaget mendengar suara yang sangat ia kenali, dan sangat ia rindukan.

“Ah si boss ini gimana sih? Cincin nya udah melingkar tuh di jari nya mbak Shani.”

Orang itu hanya terkekeh pelan, lalu ia seperti baru menyadari seseorang yang berada di sebelah Miko.

“Hai Yup.”

“Ha..hai.” Yupi berusaha tersenyum.

Seperti hewan buas yang sudah menemukan mangsa nya Darrel langsung menarik tangan Yupi untuk menjauh dari kerumunan orang.

“Ihh lepasin tangan aku Darrel!”

“Diem dulu.”

Yupi menatap tajam pada Darrel.

“Yup, maafin aku. Aku emang salah, aku mohon kamu maafin aku. Kalau kamu mau tahu, perasaan aku ke kamu itu masih kayak pertama kita ketemu.”

Yupi hanya terdiam.

Darrel lalu berlutut di hadapan Yupi. Dikeluarkan nya sebuah kotak beludru berwarna merah, di buka nya kotak itu yang ternyata berisi sebuah cincin berlian mirip seperti cincin yang tersemat di jari tokoh princess frozen, favorit Yupi.

“Jadi Ibu dari anak-anak aku ya Yup? Mau ya?” Tanya Darrel. Ia berusaha menahan tawa nya ketika pipi Yupi memerah seperti strawberry.

“Ih pipi nya merah, di jawab kali Yup bukan ngeliatin aku kayak gitu. Aku tahu kok kalau aku ini memang ganteng.” Goda Darrel.

Yupi menggembungkan pipi nya kesal. Ia sempat ragu apa yang harus ia jawab. Hati kecil nya mengatakan jika Yupi harus menerima Darrel. Hati kecil memang paling tidak bisa dibohongi. Sempat terjadi keheningan diantara mereka. Darrel dengan sabar menunggu jawaban Yupi. Dan Yupi sedang bergelut dengan isi hatinya. Tiba-tiba Yupi mengangguk mantap pada Darrel, memberi isyarat bahwa ia menerima lamaran singkat yang  Yupi pikir sama sekali tidak lah romantis tapi membuat jantungnya berdebar hebat. Darrel yang mengerti apa yang Yupi isyaratkan langsung memeluk erat tubuh Yupi. Menghirup dalam-dalam aroma rambut Yupi.

~o~

Beberapa bulan kemudian

19.09.2029

Darrel mengucapkan janji suci nya untuk meminang Yupi menjadi pendamping nya se hidup se mati. Jantungnya tidak berhenti berdegup kencang saat bibirnya mengucapkan janji suci itu. Di sebelahnya Yupi tak kalah deg-deg-an. Tangan nya sangat dingin. Takut jika Darrel mengalami kesalahan pengucapan janji suci nya itu.

Dan..

Kedua nya menghela napas lega. Mungkin seisi ruangan itu juga merasa lega. Tanpa jeda. Dalam satu tarikan napas. Darrel berhasil mengikrarkan janji sucinya.

Resepsi pernikahan pun berlangsung sangat meriah. Semua hadirin tampak ikut bahagia melihat Darrel yang dibalut dengan jas berwarna putih juga Yupi yang dibalut gaun panjang berwarna senada dengan pakaian Darrel. Senyum tak hilang menyungging dari bibir kedua nya. Mereka sangat bahagia sekarang.

~o~

Tujuh tahun kemudian

19.09.2036

Seorang wanita terbangun dari mimpi indahnya di dalan tenda. Mata hazelnut nya menelisik sekitar. Tunggu, di mana putra-putri serta suami kesayangan nha itu? Tanpa pikir panjang ia pun keluar dari tenda itu. Ia tersenyum lebar melihat suami nya itu sedang duduk manis bersama malaikat kecilnya.

Sang suami yang menyadari jika istri nya sudah bangun lalu menoleh ke belakang. Benar saja, ratu di hati nya dengan mata hazelnut nya itu berdiri dan tersenyum ke arahnya. Gadis kecilnya kini sudah bukan gadis berponi rata yang sangat cerewet lagi. Gadis kecilnya kini sudah menjadi ibu dari anak-anaknya, menghilangkan poni rata dan sikap manja nya yang berubah menjadi sosok ibu yang sangat penyayang dan penyabar. Wanita nya itu lalu duduk di sampingnya.

“Jadi kalian ninggalin Mama nih?” Ucap wanita itu.

“Mama lama sih bangun nya, kan sunrise nya udah muncul.” Ucap seorang putri kecil yang tengah duduk manis di atas paha Ayahnya.

“Udah-udah kita nikmatin dulu ya sunrise pagi ini. Nervosa gak boleh gitu sama Mama. Liat tuh kakak Delirio anteng banget kalo di kasih liat pemandangan pagi-pagi.” Ucap sang suami direngkuh nya wanita nya itu lalu dicium lah keningnya dengan mesra.

“Pagi Mama Yupi.”

“Pagi Papa Darrel jelek.”

Keluarga kecil itu pun menikmati pemandangan jingganya langit pagi itu di atas gunung.

Darrel tak pernah menyangka. Gadis kecil berponi yang ditemui nya disebuah perjalanan menuju kota kecil di Jawa barat kini akan menjadi teman perjalanan nya selama-lama nya. Sampai jingga di langit tak akan pernah dilihatnya lagi.

Jingga yang sama seperti saat Yupi dan Darrel nikmati bersama di Gunung Kacapi.

Engkaulah Gulita yang memupuskan segala batasan dan alasan
Engkaulah penunjuk jalan menuju palung kekosongan dalam samudera terkelam
Engkaulah sayap tanpa tepi yang membentang menuju tempat tak bernama, tapi terasa ada

Ajarkan aku,
Melebur dalam gelap tanpa harus lenyap
Merengkuh rasa takut tanpa perlu surut
Bangun dari ilusi tapi tak memilih pergi’
-Darrel & Yupi.

-Tamat-

~o~

Haihai gimana ceritanya? Seru gak sih? Atau biasa aja? Atau jelek kah? Cerita dikit deh ya, pas aku bikin cerita ini tuh kayak takut gitu gak ada yang baca 😦 soalnya cerbung-cerbung yang lain kan bagus-bagus aku takut cerbung yang ini tuh jelek.

Banyak yang bilang setiap part nya kependekan ya? Maaf ya next story akan diperpanjang deh :3

Makasih ya udah baca dari part 1-10 ini~ Makasih juga buat Bang Ical udah bolehin aku buat kirim cerbung aku ke sini ><
Kayak nya cerbung ini gak akan ada season dua nya. Tapi, aku lagi coba nulis lagi nih. Entah kapan bakal di kirim tapi :3

Ada yang mau request tokoh nya?

Kalau mau comment ya!
Terima kasih banyak >__<

@Amanda_Zanuba

Iklan

5 tanggapan untuk “Hate love, part 10 Last Past

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s