P.A.G – Part2

asx

“namaku Cindy Yuvia kalian bisa memanggilku Cindy, Yuvi, Yupi, Cindvia pokoknya bebas deh yang penting gak ngehina aku”

“kalo manggil sayang boleh”celetuk eki

“wah laporin nih, laporin”ucap miko

“emang lu mau laporin siapa?”ucap eki nantang

“ok udah selesai”ucap gue sambil memperlihatkan HP kearah eki

Dan eki membacanya

Yuda “wi eki udah berani goda murid baru

Tiwi “ohh gitu yaa, yuda aku boleh minta tolong yaa”

Yuda “boleh”

Tiwi “tolong donk pukulin dia buat aku”

Yuda “dengan senang hati”

Setelah eki membaca line dari gue dan tiwi, gue langsung mengetuk jidat eki dengan jari telunjuk

TIKKK

BRUKK

Ohh iya gue lupa gue sekarang punya kekuatan lebihh HADEHH gue harus belajar ngendaliin kekuatan lagi CAPEKKK.

“woi yud mentang-mentang tenaga lu gede ….”

“heheh sory-sory kan pacar lu yang nyuruh, ongomong-ngomong soal pacar. WOI ADA YANG MAU PACARAN DENGAN GUEEEE……

“namaku…..”tiba-tiba semua pandangan tertuju kedepaan

“Tokisaki Kurumi panggil aku Kurumi”ucapnya sambil tersenyum manis

WWWWOOOOOAAAAAHHHHHHHH seluruh pria heboh

“manis banget”

“cantik euy”

“imuttt”

Itulah beberapa komentar dari murid cowok

“oh iya, aku mau”ucap kurumi

Semua bingung

Gue bingung

Guru bingung

Murid di kelas bingung

Author bingung juga

Yang baca juga pasti bingung

Gue juga bingung mau ketik apa?

“maksudnya”ucap seorang siswa

“aku mau jadi pacarnya”ucap kurumi sambil menunjuk gue

“ohhh gitu, eh”

Guru shock

Siswa juga ikutan shock

Gue juga shock

WEEEEEHHHHHHHH

“yuda lu curannnnnggggg”ucap adri menggoyangkan tubuh gue

“mana gue tau juga nyet kalo dia  anggap serius perkataan gue tadi”ucap gue

TUK TUK TUK

Tiba-tiba kelas jadi hening

PEMBERITAHUAN ATAS NAMA YUDA TASIABE DI HARAPKAN SEGERA KE RUANG KEPALA SEKOLAH suara dari toa sekolah

Gue yang mendengar itupun langsung pergi ke ruangan kepala sekolah

 

Ruang Kepsek

“permisi”ucapku

“ahh sini kau yuda”ucap kepsek

“ada apa pak?”

“kau ini, udah 3 bulan kau belum masuk klub, kau tau kan di sekolah ini semua murid harus mengikuti yang namanya klub, terus kau bagimana pula?”

“emm, anu pak, gini. Aduh gimana yaa ngomongnya? Sebenarnya pak….”

“oh iya kau kan belum masuk klub apapun, jadi gini saya mau kau buat klub ininih”ucapnya sambil memperlihatkan selembaran kertas

“Penelitian ….. eh tunggu dulu jadi maksudnya, pak mau saya membuat klub ini”

“kalau kau gak mau, kau harus pindah sekol….”

“okokokok saya mau pak saya mau”

“hahaha ok kalo begitu silahkan kau pergi dari hadapan saya”ucapnya

“eh buset, ngusir. HADEHH”batinku

“eh kau, tangkap,”ucapnya sambil melempar kunci kearah gue dan gue langsung menangkap kunci tersebut

“itu kunci ruangan klub, ruangannya berada di lantai 1 bersebelahan dengan kantin”

“baik pak”

“oh iya, kau harus mencari minimal 4 anggota lagi, karena setiap klub harus memiliki minimal 5 manusia, mengerti?”

“iya pak”

“yasudah cepat kau pergi hus hus”ucap pak KEPSEK sambil menggoyangkan tangannya seperti mengusir kucing liar

Gue langsung pergi kembali ke kelas. Sepanjang perjalanan hanya ada satu yang mengganjal di pikiran gue, KENAPA ORANG UTAN BISA JADI KEPALA SEKOLAH !!!!

 

“yud gimana?”ucap eki

“gue di suruh buat klub”

“klub apaan”

“nih”sambil memperlihatkan sebuah kertas

“hmmm gue boleh gabung yud”

“boleh, gue juga lagi nyari anggota nih”

“yaudah lu umumin aja di depan kelas”

Gue langsung memukul papan tulis PAAAAANNNNKKKK

 

Semua yang berada di dalam kelas kaget

“woi ada yang mau ikut klub gue”sambil menunjuk ke arah papan tulis yang udah ada kertas

“emangnya kegiatanya apaan sih”tanya adri

“gue juga gak tau, mau gabung”

“yaudah gue gabung”ucap adri

“hai yuda”ucap kurumi dan langsung memeluk gue dari belakang

“HIH!!!”gue langsung lari ke sudut kelas

“ngapain lu meluk gue”ucapku

“hihi ekspresi kamu lucu yaa”ucapnya tersenyum

Adri yang berada di sebelah kurumi langsung shock

“SANTET YUDA”batin adri (cemburu tingkat TINGGI)

 

“ada apaan sih?”ucap kurumi

“yuda mau buat klub, yahh yang seperti kamu lihat sekarang ini, dia lagi nyari anggota baru”ucap eki

“oh gitu yaa, hei yupi mau gabunng gak”ucap kurumi menghampiri yupi

“emang boleh?”ucap yupi malu-malu

“ugh sejak kapan nih cewek jadi imut”batinku “boleh kok boleh!” teriakku dari sudut kelas

“baaiklah aku ikutan deh”ucap yupi

“aku juga ikutan donk”ucap kurumi

“ok dengan gini anggota gue udaah ada empat huaaaa hahahaahaha”ucap gue

“yud ruang klub dimana?”

“di kelas yang udah gak kepakai di sebelah kantin tuh. Oh iya sebagai tambahan khusus untuk klub gue, kita gak belajar hari ini”ucap gue

“yes”ucap adri kegirangan

“ok mas bro”ucap eki

Karna gue udah prediksi pelajaran selanjutnya pasti guru BK (Beruang Kutub) eh sory maksud gue guru matematika yang gurunya HIH!!!! Pokoknya ngeri gue kalo gue jalasin

 

“karna klub gue gak belajar sebagai gantinya, kita harus bersihin ruangan klub dulu. Ok kalo gitu gue duluan”ucap gue sambil mengambil tas di bangku dan langsung lari ke ruangan klub

SKIP

“huh beres juga”ucap adri

“gila gue cape banget”

“hai semua maaf kita gak bisa bantu”ucap kurumi

“karna kami gak kerja sebagai gaantinya kami traktir nih”ucap yupi sambil memperliahatkan beberapa cemilan yang di bawa

“wuiih asik nih”ucap adri

“hei”ucap yupi sambil menempelkan minuman dingin di pipi

“eh”

“hihi, lagi ngapain, aku liat dari tadi kamu melamun terus”

“hobi”

“hobi??”

“iya”

“pfft, aneh-aneh aja. Eh kalian bentar malam ada rencana gak?”tanya yupi

“gue sih hari ini pengen di rumah saja”ucap adri

“gue sama”ucap eki

“aku juga sama”ucap kurumi

“dasar anak rumahan!”ucapku

“emangnya lu mau kemana?”

“yaa nonton anime lah”ucapku santai

“hihi kalian lucu yaa, gimana kalo ke theater”

“theater?’ucapku

“iya, di FX sudirman di lantai 4”

“boleh”ucap kami serempak

Iklan

5 tanggapan untuk “P.A.G – Part2

  1. Alamaaaakk… masih ada aja yang nulis cerita seenak jidat. Bikin sih bikin, tapi coba lah belajar tata cara menulis yang baik dan benar. Spasi habis kalimat percakapan kaga ada, tanda koma sama titik di akhir percakapan juga kaga ada. Parah…

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s