Annihilation part 17

cover

Latihan panah sudah selesai, Para Malaikat kembali ke rumahnya masing-masing, sementara Padris ke Istana. Karena memang ia tinggal di dalam Istana.

Sementara itu, Michael tengah memenuhi panggilan Gabriel. Ia sedang berada di ruangan pribadi milik pimpinan Malaikat itu

“Michael, bolehkah aku bertanya sesuatu padamu ?” tanya Gabriel

“Apa itu, Gabriel ?”

“Apa yang kau tahu tentang Klan Lucyfer ? aku punya firasat bahwa Klan itulah yang akan berperang dengan kita nantinya” gumam Gabriel

Gabriel memanggil Michael untuk bertanya-tanya tentang Klan Lucyfer memanglah bukanlah tanpa alasan. Michael meskipun merupakan Malaikat muda, tetapi dia pernah mempunyai pengalaman memata-matai Klan Lucyfer beberapa ratus tahun lalu. Bahkan para Malaikat jarang ada yang tahu tentang hal itu. Hanya Gabriel sajalah yang mengetahui latar belakang Michael

“Hmm… tidak banyak”

“Ceritakan saja, aku mau mendengarnya” perintah Gabriel

Michael menghela nafas panjang, sebelum mulai bercerita

“Pertama aku mulai dari Lucyfer itu sendiri, ia mempunyai empat orang anak.Tiga pria dan satu wanita. Anak sulung, tentu saja kau sudah mengetahuinya. Dia adalah Aidan Lucyfer, anak kedua, si bengis Vanguard, anak ketiga merupakan ahli dalam pengobatan, sama seperti Shani, bernama Kiela Lucyfer. Tragis, ia tidak hidup lama, ia terkena penyakit mematikan yang misterius. Ia ditemukan mati di kamarnya, diduga dirinya diracun oleh kaum Iblis juga, entah apa motifnya. Dan terakhir, anak bungsu Lucyfer, bernama Will Lucyfer. Dia merupakan ahli pedang, tidak begitu mewarisi ilmu Roost Ayahnya” terang Michael panjang lebar

“Baik..” Gabriel mengangguk-angguk

“Ceritakanlah anak buah dari Aidan” lanjut Gabriel memerintah

“Aidan memiliki dua tangan kanan yang setia, pertama adalah Kelvin Cresentia. Merupakan Iblis terbaik kedua setelah Aidan sendiri. Kekuatannya benar-benar mengerikan, menguasai Roost kuno yang luar biasa. Ilmu pedang dan panahnya juga tak kalah mahir, benar-benar Iblis yang sempurna. Yang kedua, Aidan memiliki Veranda Giliftine. Seorang Iblis wanita yang cantik, berpostur tinggi, memiliki kekuatan es yang luar biasa. Bahkan saat perang 100 tahun lalu, iblis itu pernah menyulitkan Rafael, bahkan hampir mengalahkannya. Beruntung saat itu, Padris datang menolong Rafael sebelum Iblis Ve kabur masuk ke dalam Fira”

“Benar-benar luar biasa, aku sempat bertemu Kelvin beberapa kali, dia memang berbakat” gumam Gabriel mengangguk-angguk

“Bagaimana dengan pemimpin pasukan milik mereka ?” lanjut Gabriel bertanya, membuat Michael mau tidak mau harus kembali bercerita panjang lebar

“………

Michael bercerita panjang lebar dengan detil kekuatan Pangeran Aidan beserta pasukan-pasukannya, sementara Gabriel terlihat seperti memikirkan sesuatu. Ia sedang menimang-nimang kekuatan Klan Lucyfer agar nantinya pihak mereka mampu melawan Iblis-iblis itu.

“Michael, ada lagi yang ingin kutanyakan padamu”

“Tanyakan saja, Gabriel”

“Apa kau tahu apa yang dimaksud Yang Kuasa tentang siapa sosok yang dapat membasmi kaum Iblis untuk selamanya ?”

“Tentang itu ?” Michael menaikkan satu alis matanya

“Ya. Ia berkata bahwa kaum Iblis akan dapat dihancurkan oleh ia yang dilahirkan antara persekutuan hitam dan putih. Aku kurang mengerti tentang teka-teki seperti itu”

“Hmm.. nampaknya aku mulai tahu..” Michael menaruh telunjuknya di dagu

“Apa itu ?” Gabriel nampak penasaran

“Kalau aku tidak salah, akan ada hubungan terlarang antara salah satu dari Iblis dan salah satu dari Malaikat”

“Maksudmu ?” Gabriel masih terlihat bingung

“Ya, dengan kata lain, kedua sosok berbeda jenis itu mempunyai anak dan anak merekalah yang bisa menghancurkan Iblis selamanya”

“Malaikat… Iblis… Anak..” Gabriel tengah berpikir keras, berusaha memecahkan maksud dari Yang Kuasa tentang mengalahkan Para Iblis

“Hm..hmm.. siapakah salah satu dari kita yang sekarang ini dekat dengan Iblis ?” Michael berpikir sambil mondar-mandir

Setelah Michael berbicara seperti itu, Gabriel langsung teringat pada insiden pengiriman Padris dan Shani ke Bumi. Mereka mematai kekuatan kaum Iblis sampai akhirnya mereka ketahuan, dan Padris berhasil lolos sementara Shani tidak. Berarti otomatis, Shani yang saat ini terjebak di Bumilah yang paling dekat dengan Iblis

“A..ah.. Shani !!” teriak Gabriel keras

~oOo~

BLAAAR BWWUSSH

Dhike dan Elaine tak henti-hentinya melontarkan berbagai jenis Roost kearah Kelvin yang masih lemas, dengan tenaga-tenaga yang tersisa, Kelvin kembali membuat tembok api yang tinggi dan besar untuk menghindari serangan Dhike, Elaine

“Takkan kubiarkan kau hidup” desis Dhike, ia lalu melompat mendekati Kelvin untuk mengirimkan Roost jarak dekat

Melihat kesempatan yang ada, Kelvin langsung mengangkat tangan kanannya dan seketika

CTAARR

Listrik menyambar Dhike dari jarak dekat, ia terlalu bernafsu menghabisi Kelvin sampai-sampai tidak melihat serangan mendadak yang terjadi. Dhike terpental kebelakang, darah mengucur deras di bagian kepala, akibat terbentur tanah dengan keras

“Jangan terlalu bernafsu, Dhike” Elaine mengambil alih, ia mengambil pedang miliknya dan menyerang Kelvin

TRIING TRRING

Kelvin dan Elaine terlibat dalam pertarungan sengit. Keduanya seakan seimbang dalam ilmu pedang, belum ada yang mampu melukai satu sama lain, disaat mereka tengah beradu pedang. Dhike kembali bangkit dan menyerang Kelvin dari jauh dengan Roost-roostnya. Dari kedua telapak tangan Dhike, keluar bola-bola angin yang mendesak Kelvin. Kelvin berusaha menahan serangan angin dengan satu tangan sambil tangan satunya sibuk beradu pedang dengan Elaine.

Dalam keadaan terdesak itu, tiba-tiba saja

CTAAAR CTAAAR

Ada dua sambaran listrik yang tepat mengenai Dhike dan juga Elaine. Otomatis kedua Iblis Vanguard itu terkejut sekaligus sedikit terpental kebelakang akibat oleh serangan seseorang misterius

“S…siapa yang berani menyerang ?” Dhike menggeram kesal sambil melihat kesekeliling

Begitu juga dengan Elaine yang masih tersungkur kesakitan

“S..s..shani !!??” mata Kelvin terbelalak ketika melihat Malaikat itu dengan nekat muncul di medan perang

“Heei.. a..aku sudah bilang agar kau diam saja di tenda, bodoh sekali” lanjut Kelvin marah

“M..ma..maaf, aku tidak bisa diam saja ketika melihat penyelamatku terluka” balas Shani pelan

“S..shani… siapa dia ? aku belum pernah melihat ada Iblis Lucyfer seperti dia ?” batin Dhike bingung

Shani sengaja tidak mengeluarkan sayapnya, agar tidak ketahuan bahwa ia merupakan seorang Malaikat.

“Shani..” Elaine terus berpikir sambil menatap lekat mata Shani

“T..tapi akan sangat berbahaya bagimu jika mereka mengetahui identitasmu yang sebenarnya”

“A..aku tidak peduli” balas Shani

“..K..kau ini memang keras kepala” geram Kelvin kesal

Disaat Kelvin dan Shani tengah berdebat. Elaine dan Dhike bangkit kembali lalu menyerang Shani dan Kelvin bersamaan

“Kau juga ahli dalam Roost ?” tanya Kelvin disela-sela peperangan

“Sedikit…” jawab Shani santai

Keempatnya kembali bertarung dengan sengit, Kelvin bertarung pedang dengan Elaine, sementara Shani dan Dhike bertarung Roost.

Kelvin hampir saja berhasil menghujamkan pedang di perut Elaine, sebelum wanita mungil itu mengeluarkan sayapnya dan terbang di udara. Kelvin tidak mau membiarkan Elaine lolos, ia juga ikut mengeluarkan sayapnya dan melesat mengejar Elaine

“Jangan kabur, lawanlah aku” desis Kelvin

TRING TRINGG

BWUOSSH..

CTAAR..

Roost angin milik Dhike berhasil dibalas dengan listrik andalan Shani.

“Siapa kau ? ternyata kau cukup kuat” ujar Dhike pelan

Shani tak menjawab dan kembali menyerang Dhike dengan brutal, sampai tibalah dimana kondisi Dhike sudah lemas tak bertenaga, karena terlalu banyak mengeluarkan bola angin tadi. Sementara Shani, yang masih fresh karena baru masuk berperang, langsung tidak menyia-nyiakan kesempatan emas itu

“Holy lightning” teriaknya

CTAAR CTAAR

Listrik menyambar tubuh Dhike seketika. Tubuhnya terpental keras dan tersungkur jatuh ke tanah. Ia tak sadarkan diri.

“Kerja bagus.. Shani” batin Kelvin pelan ketika melihat Shani yang sudah berhasil mengalahkan Dhike

Kini, hanya tinggal tersisa Elaine saja yang masih sengit bertarung di udara bersama Kelvin. Keduanya benar-benar terlihat tidak ada yang mau mengalah. Elaine mengayunkan pedangnya dengan cepat, membuat Kelvin sedikit kewalahan, beruntung Kelvin sanggup bertahan dari serangan-serangannya.

Setelah pertarungan lama di udara, Kelvin kembali mendarat di tanah, sayapnya sudah ditekuk kembali, Elaine pun mengejarnya.

“Kelvin, kau tolonglah Ve diatas sana, biar Iblis ini yang kutangani” bisik Shani pelan di telinga Kelvin

“T..t.tapi, bagaimana denganmu ?”

“Kau tenang saja, aku akan bertahan.. aku masih kuat sedikit lagi untuk mengeluarkan Roost” jawab Shani

“B..b.baiklah, hati-hati, jangan sampai terbunuh” Shani tersenyum tipis, lalu sedikit mengangguk

Kelvin kembali mengeluarkan sayapnya, dan terbang ke belakang untuk menolong Ve yang tengah kesulitan melawan Melody dan Razkal

“H..hei kau mau kemana ?” Elaine baru saja berniat mengejar Kelvin, sebelum Shani menghalanginya

“Kau berurusan denganku” ujar Shani pelan

“Huuuh ?! siapa kau ? aku belum pernah melihatmu sebelumnya” beruntung Elaine tidak menyadari bahwa Shani merupakan Malaikat, padahal Shani tidak memakai bros Demonic Fire yang merupakan lambang Klan Iblis Lucyfer.

“Kau tidak perlu tahu siapa aku” Shani tanpa basa-basi langsung mengeluarkan beberapa bola angin

Dengan cekatan, Elaine mampu menghindar hanya dengan mengibas-ngibaskan tangannya kearah bola angin-angin yang dibuat Shani. Shani hanya mampu dalam dua Roost, yaitu angin dan listrik. Itupun tidak terlalu mahir, ia hanya mahir dalam ilmu pengobatan.

“Lemah sekali” ledek Elaine

Elaine balas menyerang dengan Roost es nya. Shani benar-benar kewalahan, kali ini ia langsung merasa membeku, bibirnya sudah pucat karena dingin yang benar-benar menusuk.

“A..aku harus bisa bertahan..” pekik Shani tertahan

~

Bola api besar sudah menyelubungi tubuh tinggi Ve, ia tengah menahan panas api yang luar biasa, tubuhnya seperti meleleh, kulit terasa terbakar…Selain Razkal ahli dalam es, ternyata tanpa diketahui Ve, selama ia di Vanguard, ia berlatih Roost api dari Pangeran Vanguard.

Ve sudah berusaha keras mengeluarkan Roost esnya, namun apadaya. Tubuhnya sudah terlalu lemah, ia sudah tidak mempunyai tenaga lagi untuk sekedar mengeluarkan bola-bola es kecil sekalipun. Ia hanya tinggal menunggu waktu untuk terbunuh oleh mantan kekasihnya sendiri

“Arrrghhh…” jerit Ve menahan sakit

Setelah melihat Ve yang tengah menggeliat kepanasan menahan sakit, Razkal sedikit merasa tidak tega. Kenangan manis dengan Iblis yang tengah kepanasan itu membuat dirinya tiba-tiba saja memadamkan apinya.

“Apa yang kau lakukan ?!! Bunuh dia !!” Melody menggeram kesal, padahal sedikit lagi, Ve akan hangus terbakar

“Maafkan aku, Ve” batin Razkal dalam hati. Ia menatap lesu Iblis wanita di depannya, kondisinya sudah benar-benar menyedihkan, keringat bercampur darah di wajahnya. Dan di sekujur badannya penuh dengan luka gores

“Melody, selesaikanlah” bisik Razkal pelan sambil memberikan pedang panjang peraknya ke Melody.

Razkal tidak tega untuk membunuh langsung Ve, ia serahkan tugas itu kepada rekannya, Melody.

“Huuh dasar.. kau benar-benar lemah terhadap mantan kekasihmu itu” Melody langsung mengambil pedang Razkal

Melody melesat cepat kearah Ve yang sudah terdiam kaku, ia sudah pasrah jika akan terbunuh.

“Matilah kau !!!” pedang sudah siap dihunuskan tepat kearah perut Ve

“S..selamat tinggal.. semuanya” batin Ve pelan dalam hati

TRRRING

Pedang Melody terjatuh, akibat tangkisan dari pedang lainnya

“Tidak akan kubiarkan kau membunuhnya” Kelvin dengan sigap menghalangi lajuan pedang Melody

“A..a..apa ?” Melody terkejut ketika melihat pedang yang tadi dipegangnya sudah jatuh ke tanah

“K..kelvin…” ujar Ve dengan suara lemas

“Aku datang.. bertahanlah” bisik Kelvin di telinga Ve

Raut wajah Melody langsung berubah total, ia seperti sedang menahan amarah dan kesal terhadap Kelvin yang menghalanginya membunuh Ve

“Betapa pengecutnya para Iblis Vanguard, tadi aku juga diserang oleh dua Iblis wanita, dan sekarang Ve juga diserang oleh dua iblis. Kalian benar-benar tidak punya nyali” ledek Kelvin kepada Melody dan Razkal

“Bukan urusanmu, yang jelas kami akan membunuh kalian” jawab Melody geram

“Baiklah, bunuh aku jika kau bisa” tantang Kelvin

“Bersiaplah, ayolah Razkal !” Melody menengok kearah Razkal yang mulai mendekati dirinya

Razkal tidak menjawab melainkan ia langsung mengambil pedangnya yang tadi terjatuh dan tiba-tiba menyerang Kelvin dengan pedang itu

TRRINGG

Beruntung Kelvin cukup refleks, jika tidak, sudah pasti lehernya sudah tertebas.

“Jangan terburu-buru, Razkal”

“Diamlah kau !” Razkal dengan brutal mengayunkan pedangnya kesana kemari.

“Ve !! Kau pergilah ! aku bisa melayani dua iblis ini” perintah Kelvin disela-sela beradu pedang bersama Razkal

“Kau bodoh ! mana mungkin aku meninggalkanmu ?! kau bisa terbunuh” ucap Ve tidak menurut

“Cepatlah !! aku tidak berniat untuk berdebat sekarang, kondisimu sudah terluka parah”

Ve terdiam sejenak, setelah ia pikir-pikir, ada benarnya juga perkataan Kelvin itu. Ia sudah kesakitan dan kondisinya juga sudah penuh luka.

“B..baiklah aku pergi” Ve langsung terbang pergi meninggalkan Kelvin yang sedang melawan dua Iblis sekaligus

~

TRINGG DUAAR BWUOSSH

Peperangan maha dahsyat itu sudah terjadi hampir seharian, jelas pasukan Vanguard unggul jumlah.

Sisa pasukan Vanguard saat ini sekitar 6000 an Iblis, sementara pasukan Lucyfer hanya tersisa 900 an Iblis. Jumlah yang berbeda sangat jauh. Klan Lucyfer harus merencanakan sesuatu supaya menang perang.

Di sisi lain

Pangeran Aidan terus melanjutkan kekejiannya. Kali ini ia kembali membunuh sekelompok Iblis yang mencoba menghentikannya. Tak jauh dari tempatnya berdiri, ia bisa melihat Vanguard disitu. Tanpa pikir kembali, Aidan menghampiri Vanguard

“Akhirnya kita bertemu juga, Vanguard”

“Tak kusangka kau bisa membunuh begitu banyak pasukanku” keduanya sudah berhadapan.

Akhirnya perang antara kedua pimpinan klan akan segera terjadi.

“Tak usah memuji, kita bertarung sekarang”

“Kau terlalu bernafsu, Aidan”

“Berhentilah bicara, dan angkat pedangmu !” Pangeran Aidan sudah geram.

Ia sudah tidak sabar untuk membunuh adiknya itu

*To Be Continued*

site : mandalakelvin.wordpress.com
@KelvinMP_WWE

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s