Wrestling & Love part 72

pizap_1437301468174

“S..soalnya orang yang aku suka itu adalah kamu” Elaine menatap Razaqa dalam

DEG

Hati Razaqa seakan tercekat, ia tidak percaya akan apa yang ia barusan dengar..

“Whaat ? Elaine suka gw ?” batin Razaqa dalam hati

“E..eh.. eh.. kamu bercanda kan Len” Razaqa menganggap bahwa ini semua adalah lelucon

“Engga Zaq.. aku serius, aku suka sama kamu” potong Elaine cepat

“T..T..ttapi kamu tau kan kalo aku…”
“Pacarnya Michelle kan ? iyaa aku tau itu.. sangat jelas” potong Elaine cepat sebelum Razaqa menyelesaikan ucapannya

“Lalu?” Razaqa masih tidak habis pikir dengan Elaine, Michelle adalah sahabatnya, bagaimana bisa ia menyukai pacar dari sahabatnya sendiri

“Apa salah kalo aku suka sama kamu?! ya walaupun aku tau kamu pacarnya Michelle sahabat aku, tapii.. aku ga bisa nahan perasaan ini Zaq” Elaine menaikkan nada bicaranya, nafasnya terisak menahan tangis

Razaqa kemudian memeluk Elaine

“Hiks hiks” Elaine terisak di pelukan Razaqa

“Heii.. udah ya, gausah nangis lagi”
Razaqa mengelus-elus punggung Elaine..

“Maaf..aku cuma pengen ungkapin perasaan aku” kata Elaine terbata

“Iya-iya aku ngerti”

Razaqa seakan terlupa dengan janji makan malam bersama Michelle..
Waktu saat itu sudah menunjukkan pukul 9 malam, itu semua dikarenakan hujan yang turun dengan lebatnya selama kurang lebih 1 jam, yang memaksa Elaine dan Razaqa mengurungkan niat mereka untuk pulang..

~~

“Maaf, restorannya udah mau tutup mba” ucap pelayan restoran yang tiba-tiba datang menghampiri Michelle
“Ada yang bisa dibantu?” lanjut pelayan itu sopan

“Eh.. engga mba.. makasih, emm.. iya, saya pulang sebentar lagi” Michelle mengusap air mata yang mengalir di pipinya..

“Aku benci kamu Zaq” batin Michelle dengan perasaan yang kesal

Michelle berlalu dari restoran tersebut untuk segera pulang ke rumahnya dengan penuh rasa kecewa

~~

“Jadi ? gimana perasaan kamu?” tanya Elaine yang menuntut jawaban

“Mmh..” Razaqa nampak bingung dalam menjawab

“Gapapa, jujur aja.. aku ga marah kok
sama apa keputusan kamu nantinya” ucap Elaine

“M..maaf” kata Razaqa pelan

“Maaf.. aku gabisa, aku udah punya Michelle Len..” jawab Razaqa

Seperti yang sudah Elaine predikisi, dan benar saja..
Razaqa menolak Elaine..

“Oke.. aku ngerti, makasih” jawab Elaine berusaha tegar

“Ehtapi, kita kan masih bisa berteman.. kamu mau kan ?” tanya Razaqa

“Emm..” Elaine mengangguk..

Razaqa tersenyum lega..

“Eh hujannya udah reda, pulang yuk” ajak Razaqa

“Iya” Elaine kemudian berjalan membuntuti Razaqa

Sepanjang perjalanan menuju parkiran, tidak ada satu kata pun yang terucap dari kedua bibir mereka..

Mereka pulang dengan mobil Elaine

~~

“Makasih ya Len udah nganterin” Razaqa berniat turun dari mobil Elaine

“Eh tunggu”Elaine menahan tangan Razaqa

“Em ? iya ?” Razaqa berbalik arah

“Makasih ya atas hari ini, maaf kalo udah ngebuang waktu kamu” ucap Elaine
“Iya, gamasalah kok, yaudah aku masuk dulu” Razaqa keluar dari mobil Elaine sambil membalas lambaian tangan Elaine

Razaqa masuk ke rumahnya, terlihat Mama dan Papanya disana sedang makan malam

“Malam Maah, Paah” sapa Razaqa sopan

“Kamu dari mana Zaq ? Mamah sms ga dibales, bikin khawatir tau ga” kata Mamanya dengan nada meninggi

“Aku abis jalan-jalan di mall sama temen Mah.. maaf ga ngabarin Mama.. Zaqa ga akan ngulangin lagi” jelas Razaqa

“Udah Maah gapapa, gausah marah lagi, Razaqa kan udah dewasa” Papanya mencoba meredam emosi
istrinya

“Zaqa mau mandi dulu Maah” ucapnya sambil berlalu ke lantai atas rumahnya

Setelah Razaqa selesai mandi, ia mengecek handphonenya, dan hasilnya, banyak sekali notifikasi yang masuk, baik dari sms Mamanya, group line teman-teman kuliahnya hingga bbm dari Michelle yang belum ia baca.
Memang sejak tadi siang ia belum mengecek handphonenya, maka wajar saja jika sekarang banyak notifikasi yang masuk

Michelle :
– Zaqa kamu udah jalan ? (19.00)
– Hei.. kamu dimana ? aku udah sampe (19:17)
– PING!!!
– PING!!
– PING!!
– Zaq Zaq.. pliss deh, jangan buat aku khawatir (19.39)
– Kamu lupa sama janji kita ? (19:58)
– Zaqaaa.. read dong.. kamu kemana sih ? (20:17)
– PING!!!
– PING!!!
– Oke kalo emang kamu gitu..
aku benci kamu !! (21:00)

“Astaga.. gw lupa ada janji sama Michelle. shiit” Razaqa merutuki dirinya sendiri..

Ia merasa sangat bersalah dan juga frustrasi..

“Kenapa gw bisa lupa siihh” Razaqa mengacak-acak rambutnya sendiri kesal

“Lele.. maaf.. maaf.. maaf aku lupa, maaf aku baru buka HP, jadi ga liat bbm kamu” balas Razaqa

Razaqa menunggu sebentar, dan langsung ada tanda “R” di samping kiri pesan yang menandakan Michelle sudah membaca pesan darinya

Michelle tak lama kemudian membalas

“Maaf ? aku nunggu 2 jam lebih tau ga, dan hasilnya apa ? kamu ga dateng”

“Ya.. iya aku ngerti, aku salah aku salah.. maaf, aku harus ngelakuin apa biar kamu maafin aku?” balas Razaqa lagi

Michelle hanya meread balasan Razaqa tersebut

“Pliss sayang maafin aku” Razaqa terus saja memohon
Sesaat kemudian, tidak ada tanda read.. hanya ceklis saja yang terlihat, menandakan bahwa Michelle menonaktifkan HPnya..

“Segitu marahnya kamu sama aku? arrghh” Razaqa semakin frustrasi

Setelah berpikir dalam-dalam, Razaqa mengambil hoodie yang tergantung di kamarnya dan juga kunci motor di atas meja belajarnya

Dia bergegas pergi ke rumah Michelle..
Meskipun waktu sudah larut malam, ia tidak peduli, ia merasa sangat bersalah sekali dengan kekasihnya itu

“Pokoknya gw harus jelasin ke Michelle” batin Razaqa

*

“Zaqaaa kamu mau kemana lagi ?
udah malam” teriak Mamanya yang melihat Razaqa berjalan kearah pintu keluar

“Maaf Ma.. Zaqa mau kerumah Michelle sebentar” jawab Razaqa

Mamanya nampak keberatan, tapi Papanya menahan istrinya agar mengijinkan Razaqa pergi

“Biarin Ma.. Papa tau Razaqa ga akan ngelakuin hal buruk, dia udah tau mana yang salah dan mana yang benar, jadi kita sebagai orang tua cuma bisa dukung apa yang dia lakukan aja” jelas Papa Razaqa kepada istrinya

Mamanya menghela nafas berat

“Haah baiklah” ucap Mamanya

Razaqa kemudian pergi ke rumah
kekasihnya itu

Dia memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi, tidak peduli dengan jalanan yang masih sedikit basah karena hujan yang terjadi sore tadi..

Akhirnya setelah 15 menit perjalanan, Motornya berhenti di sebuah rumah, ya..
itu adalah rumah Michelle

Zaqa mengambil HP nya dan mencoba mengirim pesan kepada Michelle bahwa ia sedang berada di depan rumahnya

“Chel.. aku ada di depan rumah kamu” tak butuh waktu lama ada tanda read kali ini yang menandakan Michelle membaca pesan Razaqa

Michelle dari kamarnya di lantai atas hanya bisa mengintip dari jendela
menatap sedih kepada Razaqa, ia sudah terlanjur kecewa dengan pria itu

*Tok tok tok

Pintu kamar Michelle diketuk

“Masuk, ga dikunci” kata Michelle

“Sayang ?”

“Iya maah ?”

“Ada Razaqa di depan rumah, kamu ga mau nemuin dia ?” tanya Mamanya

“Engga Maah, bilang aja ke dia kalo aku ga mau diganggu” ucap Michelle agak ketus

“Tapi sayang.. kasian dia, mana di depan udah gerimis juga”

“Gausah Maah !! biarin aja” Michelle
bersikukuh keras

“Udah ah maah, aku mau tidur” Michelle naik ke kasurnya dan berbaring

“Iya sayang” Mamanya menuruti perkataan anaknya

“Tidur yang nyenyak yaa, Mamah sayang kamu” Mamanya mencium kening anak perempuannya itu

DUAARR..

Petir terdengar sangat keras pada malam itu.. Malam terlihat sangat mencekam dari biasanya, nampaknya hujan akan kembali turun dengan deras malam ini

“Michelle.. Michelle… aku ga akan pergi dari sini sebelum kamu mau
nemuin aku” teriak Razaqa di depan pagar rumah Michelle

“Issh dia kenapa sih.. bukannya pulang” gerutu Michelle dari kamarnya sambil sedikit mengintip jendela

Tak lama kemudian, hujan turun dengan derasnya.. mengguyur badan Razaqa disana, Razaqa masih enggan untuk pergi atau meneduh dari hujan sebelum keinginannya bertemu Michelle terkabul

“Michelle Michelle” Razaqa berteriak-teriak memanggil nama Michelle, tapi sayang, suaranya kalah dengan suara hujan yang turun, tubuhnya sudah sepenuhnya basah kuyup sekarang, dia sudah tidak mementingkan kondisi tubuhnya

Ada sedikit rasa khawatir dalam diri Michelle, bagaimanapun juga
pria dibawah sana adalah kekasihnya bagaimana dirinya bisa tega membiarkan dia kehujanan seperti itu.

“Ya Tuhan, Zaqa, aku mohon kamu pergi” Michelle menitikkan air mata

“Gimana kalo kamu sakit nanti” rasa khawatir Michelle semakin menjadi, tetapi Razaqa tetap enggan untuk pergi

“Haah, oke.. aku nemuin kamu” Michelle dengan cepat bergegas berlari ke lantai bawah

Dia membuka pintu depan rumahnya, tidak lupa ia membawa payung untuk menghindari terkena air hujan

Michelle sudah berada di teras dan bertatapan dengan Razaqa yang ada di depan pagar

“Haah syukurlah, kamu keluar juga” ucap Razaqa sedikit tersenyum

“Syeel.. dengerin penjelasan aku” Razaqa kini sudah berada di depan kekasihnya, Michelle

“Oke, aku dengerin.. tapi, ayo masuk dulu, kamu mau sampe kapan hujan2an gini ? ucap Michelle peduli

Razaqa hanya mengangguk sambil tersenyum, ternyata kekasihnya itu masih perhatian dengannya

“Oiya, nih pake” Michelle menyerahkan handuk berwarna putih untuk Razaqa setelah mereka berdua berada di teras

“M..Makasih” Razaqa mengeringkan rambutnya dan juga seluruh badannya yang terkena hujan tadi

Lama mereka berdua hanya hening tanpa ada satu patah kata pun yang
keluar, sebelum akhirnya Michelle membuka suara

“Kamu mau ngomong apa ? cepetan, aku ga punya banyak waktu” Michelle masih saja bersikap dingin dan cuek terhadap Razaqa

“Maaf”

“Udah itu aja ?” tanya Michelle ketus, nampaknya ia sangat marah sekali dengan Razaqa

“I..iyaa.. aku ga maksud ngingkarin janji kita, tapi maaf.. aku lupa dengn janji dinner kita tadi” ucap Razaqa penuh penyesalan

“Kamu tau ga ? aku nungguin 2 jam lebih disana, aku telepon, line, bbm dan yang lainnya buat nanya kamu dimana, tapi apa ? ga ada satupun kabar dari kamu” kata Michelle panjang lebar
dengan penuh emosi

“Iya iya aku salah.. maka dari itu, aku minta maaf” Razaqa memegang kedua tangan Michelle

“Sebenernya tadi kamu kemana ?” Michelle melepaskan pegangan tangan Razaqa

“Emmh.. itu.. anuu” Razaqa nampak bingung, mana mungkin ia bercerita bahwa tadi ia bersama Elaine di mall seharian, yang ada Michelle malah semakin marah dengannya

“Apaa ? jawab aku Zaqq !!” Michelle menuntut penjelasan dari pacarnya itu

“Emmh.. i..itu tadi aku jalan sama Elaine..” Razaqa tertunduk

Setelah mendengar kalimat tersebut, kedua bola mata Michelle mulai penuh
dengan linangan air mata

“Eh.. tapi.. bukan seperti yang kamu pikir.. aku cuma nemenin dia aja kok, ga lebih” potong Razaqa cepat

“Nemenin ? nemenin ga sampe seharian kan ??!?! Oke aku tau, kamu cinta kan sama Elaine ? fine kalo perasaan kamu emang gitu”

“Eh. eh.. bukan gitu sayang, dengerin aku dulu” Razaqa membujuk Michelle dan memegang lengannya

“Lepaass Zaaqq, pokoknya aku BENCI sama kamu !!” Michelle lalu masuk kembali ke dalam rumahnya dengan rasa yabg campur aduk, antara sedih, benci dan kecewa semua menjadi satu..

Pintu depan rumahnya dibanting dengan keras

“Micheelee !! Aku mohon.. aku ga cinta sama Elaine, aku cuma cinta sama kamu, please kasih aku kesempatan buat memperbaiki semuanya” teriak Razaqa dari depan pintu rumah Michelle yang sudah dikunci

“Kamu jahat Zaqq !!.. kamu jahaatt…aku benciii” isak Michelle di tengah kamarnya..

Perasaannya saat itu sudah terlanjur sakit dengan apa yang Razaqa lakukan. Bagaimana bisa Razaqa mencintai sahabatnya sendiri yaitu Elaine, dan Elaine.. dia tau bahwa Razaqa sudah mempunyai kekasih, tetapi dirinya tetap saja mendekati Razaqa

~~

Hujan sudah berhenti..

Razaqa masih saja menyesali perbuatannya..
jika ia menolak ajakan Elaine tadi siang, pasti kejadiannya tidak akan menjadi seperti ini.

“Haaah.. bodohnya gw” Razaqa frustasi

Saat itu ia sedang dilanda gejolak batin yang sangat besar.. ia tidak tau harus bagaimana selanjutnya.
Razaqa kemudian memutuskan untuk minum-minum di sebuah bar setelah teman-teman dekat rumahnya mengajaknya untuk minum, dan ia menerimanya.

Memang ini bukan pertama kalinya ia pergi ke bar, sudah terhitung beberapa kali ia pergi ke tempat itu
Bar merupakan tempat yang tepat untuk melupakan masalah yang terjadi
baginya..

“Ayo Zaq nambah lagi” perintah temannya yang bernama Sony

“Oke” Razaqa sudah setengah mabuk karena minuman keras yang ia minum

Ia dan ketiga teman lainnya sudah mabuk sepenuhnya sekarang..

Musik dari DJ menambah gemuruhnya suasana bar malam itu, wanita-wanita seksi terus berdatangan menghampiri Razaqa yang memang parasnya terbilang diatas rata-rata..

~~~

“Aku pulang” teriak Kelvin setelah sampai di depan rumahnya

“Haaloo Kaak.. tumben pulangnya maleem ? mama tadi udah khawatir
sama kakak” sambut adiknya Yupi

“Iyaa dek.. tadi kakak ada pekerjaan yang penting yang gabisa ditinggalin, jadinya lembur deh” ucap Kelvin

“Dan hp kakak juga lobet” lanjut Kelvin lagi

“Iih pantesan aku line ga di read-read, aku telepon ga bisa” ucap Yupi cemberut

“Ahahaha iya-iya maaf yaa.. udah bikin khawatir” kata Kelvin seraya tertawa ringan

Yupi hanya mengangguk kecil

“Oiya, kamu gimana kuliahnya ? kakak udah lama ga mantau perkembangan kuliah kamu” tanya Kelvin beralih topik pembicaraan..
“Lancar kok kak, yaah tapi.. gitu..

“Gitu gimana ?” tanya Kelvin penasaran

“Banyak tugas.. dan ribet nih udah mau skripi huu” Yupi cemberut dan menunjukkan wajah yang lucu

“Hihihi” Kelvin terkekeh

“Iih kakak malah ketawa.. bantuin kek adiknya mau skripsi.. kan kakak dulu udah pernah, jadi tolongin aku” pinta Yupi

“Iya iya nanti kalo kakak sempet, kakak bantu kamu.. eh tapi kan jurusan kita bedaa Yupii”

“Iya aku tau kak, tapi pasti kakak bisa kok bantuin aku” ucap Yupi bersikeras

“Iyadeh iya” Kelvin mengelus pelan
kepala adiknya

“Ohiya, mama papa mana ?” tanya Kelvin

“Ada diatas”

“Yaudah, Kakak ke Mama Papa dulu ya, abis itu mandi

“Iya kak”

Setelah Kelvin bertemu dengan Papa Mamanya, ia bergegas mandi dan kemudian istirahat di kamarnya

“Viiinn, kamu gamakan ?” teriak Mamanya dari luar kamarnya

“Gausah Maa, tadi aku udah makan di kantor” jawab Kelvin membalas teriakan mamanya

“Oh yaudah, kamu tidur gih udah larut”
perintah Mamanya

“Iyaa Maa” Kelvin mengistirahatkan badannya di kasur kesayangannya

Memang kebiasaan dirinya yang tidak bisa tidur sebelum jam 12 malam..
Walaupun mencoba memejamkan matanya, tetapi ia tidak kunjung terlelap

“Huuh gabisa tidur” batin Kelvin

Karena ia tidak bisa tidur, Kelvin memutuskan untuk membuka laptopnya sejenak, sekedar untuk mendengarkan musik dan juga menonton WWE, acara gulat favoritnya yang lebih dikenal oleh orang awam dengan sebutan “Smackdown”

Dia tidak habis pikir bagaimana bisa orang-orang selalu menyebut Smackdown ketimbang WWE ataupun
RAW..
Perlu diketahui, SmackDown hanyalah “brand kedua” atau show kelas kedua dari RAW yang berada di peringkat satu.

Smackdown dan RAW diadakan seminggu sekali, RAW pada hari Senin, SmackDown pada hari Kamis…
Layaknya seperti sinetron, WWE juga sama, selalu menyelipkan intrik-intrik menarik dan cerita yang seru untuk ditonton, bisa dibilang WWE itu “sinetron versi kekerasan” walaupun tidak kekerasan sepenuhnya, karena move-move yang digunakan sudah aman dan kemungkinan membuat musuh cedera sangat kecil, meskipun tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan resiko cedera akibat salah dalam melakukan pukulan atau bantingan.

Di akhir bulan, biasa akan ada PPV
, yang merupakan singkatan dari “Pay-per-view” atau sebuah event bulanan yang diadakan oleh perusahaan yang didirikan keluarga McMahon itu.

Event yang biasa tetap dan tidak berubah di setiap bulannya adalah
1. Royal Rumble (akhir Januari)
2. Wrestlemania (akhir Maret/awal April) ini merupakan event yang paling tertinggi dari semua event yang ada, bisa dibilang, ini merupakan tujuan para wrestler untuk bisa bertarung di event tersebut
3.  SummerSlam (pertengahan/akhir Agustus) ini adalah event untuk musim panas yang terjadi di Amerika sana
4. Survivor Series (akhir November) ini adalah PPV terlama kedua setelah Wrestlemania, durasi event bisa 3 jam lebih karena di event ini terdapat traditional tag team match yang dimana salah satu tim harus bisa menyingkirkan semua masing-masing
anggota tim satupersatu

*oke cukup pengetahuan WWE nya :v

Kelvin tengah menonton event di bulan Februari, yaitu WWE Fastlane..

Chris Jericho melawan AJ Styles pada pertandingan ketiga merupakan pertandingan yang Kelvin tunggu.. (selain main event tentunya) yang mempertemukan Dean Ambrose vs Roman Reigns vs Brock Lesnar, bagi sang pemenang, akan menjadi penantang utama Triple H di Wrestlemania April mendatang untuk gelar WWE World Heavyweight Champion

AJ Styles yang kita ketahui adalah rekrutan anyar terbaru dari WWE, ia berasal dari TNA sebelumnya..
Merupakan wrestler yang luar biasa, penuh skill dan gerakan2 yang inovatif
dan menawan yang membuat WWE Universe dalam sekejap mendukung penuh dirinya..

Sebelum berada di TNA, Styles juga merupakan lulusan dari IWGP dan company2 indie wrestling lainnya, bahkan ia pernah di WWE sebelumnya pada tahun 2003 yang pada saat itu melawan The Hurricane..

Jericho vs Styles merupakan match yang tepat dan sangat dinanti-nantikan..

Teng teng teng

Pertandingan dimulai

*To Be Continued*

Created by @KelvinMP_WWE

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s