Legend Of Sanctuary: Save Your Athena Part 1: Beginning: Die To Protect

 

1s

2s

-Sanctuary Sky, 2000-

 

Seorang Gold Saint bernama Aiolos yang memiliki Armor Gold Saint Sagittarius. Dia sedang terbang di langit membawa seorang bayi untuk melarikan diri dari Sanctuary. Dia nampak tengah dikejar oleh dua orang Gold Saint lainnya. Pertempuran dilangit pun tidak bisa terelakkan.

Syutt,, Syutt,, Syutt..

 

“Jangan lari kau Aiolos.” Teriak seorang Gold Saint yang menyerangnya.

“Jangan harap kau Shura.” Teriak Aiolos.

“Baiklah jika kau memaksa.” Teriak Shura.

 

Shura adalah seorang Gold Saint yang memiliki Armor Gold Saint Capricorn.

 

Wussshhh…

 

Tiba-tiba seorang Gold Saint yang menggunakan Armor Gold Saint Gemini datang dan berada di samping Aiolos.

 

“Berhenti, Aiolos. Sebaiknya kau mengalah dan cepat menghadap Raja dan serahkan bayi itu.” Teriak Gold

“Tidak akan, Shaga. Aku akan melindungi bayi ini walaupun harus kehilangan nyawa sekalipun.” Teriak Aiolos.

“Baiklah, jika kau menolak. Akan ku bunuh kalian berdua di sini.” Teriak Shaga.

 

Pertempuran dimulai kembali. Dari awal pertempuran sudah berat sebelah. Aiolos yang sedang menggendong bayi harus pertarung melawan Shaga dan Shura.

 

Srinkkk,, Tranggg,, Brukkk…

 

Aiolos benar-benar diserang habis-habisan. Tapi dia masih terus melindungi bayi yang sedang dia gendong. Sampai akhirnya dia tertangkap oleh Shaga.

 

“Lepaskan, Shaga. Kalian berdua berada di pihak yang salah.” Kata Aiolos.

“Diam kau penghianat. Shura. Cepat bunuh dia.” Teriak Shaga yang sudah membekap tubuh Aiolos.

“Tapi. Kau juga akan terkena serangan ku.” Teriak Shura.

“Sudah cepat. Tidak ada waktu lagi.” Teriak Shaga.

“Baiklah. Akan aku lakukan.” Teriak Shura.

 

Dia langsung mengeluarkan cosmo miliknya di tangan untuk membentuk sebuah jurus.

 

“Excaliburrrr…” Teriak Shura sambil mengarahkan serangan ke Aiolos dan Shaga.

 

Arrrgggghhh…

 

Shaga dan Aiolos berteriak setelah menerima serangan dari Shura. Mereka berdua terpental ke arah yang berbeda. Dilihat dari koordinatnya, sepertinya Aiolos akan jatuh ke Bumi. Shura yang melihat mereka berdua terpental langsung meninggalkan mereka dan kembali ke Sanctuary.

 

-Istana Raja-

 

Dua orang Gold Saint lainnya sedang berada di dalam ruanggan raja. Mereka sedang melaporkan situasi saat ini.

 

“Lapor, yang mulia.” Ucap Shaka. Salah satu Gold Saint.

 

Shaka adalah seorang Gold Saint yang memiliki Armor Gold Saint Virgo.

 

“Shura telah berhasil mengalahkan Aiolos dan bayi yang di bawanya. Tapi Shaga harus di korbankan untuk membunuh dia. Sekarang Shura sedang dalam perjalanan menuju Sanctuary.” Kata Shaka.

“Tak ku sangka orang seperti Aiolos berani mengkhianati kita. Dengar, sekarang Aiolos masih hidup dan tidak di ketahui keberadaannya.” Kata Raja.

“Bagaimana anda tahu tuan?” Tanya Shaka.

“Aku dapat merasakan cosmo miliknya. Aiolia, ku harap kau dapat menyelesaikan ini dan dapat membayar dosa yang telah di lakukan kakakmu karena telah menghianati kita.” Perintah Raja.

“Baiklah, raja. Akan ku cari kakak ku dan membawanya kembali ke sini.” Kata Aiolia.

 

Aiolia adalah adik Aiolos yang memiliki Armor Gold Saint Leo.

 

Shaka dan Aiolos kini langsung keluar dari istana Raja dan menuju castle masing-masing.

 

~o0o~

 

-Gunung Rinjani-

 

Seseorang pendaki gunung asal Jepang bernama Mitsumasa dan anaknya yang memiliki darah keturunan Indonesia sedang memasuki sebuah gua digunung itu. Saat memasuki gua Mitsumasa mendengar suara tangisan seorang bayi dari dalam gua.

 

“Nak, tunggulah disini dulu. Ayah akan masuk ke dalam untuk memastikan keadaan.” Kata Mitsumasa.

“Baiklah.” Kata sang anak.

 

Mitsumasa langsung masuk ke dalam gua dengan hanya membawa sebuah senter kecil. Didalam gua dia melihat ada sebuah runtuhan seperti terkena meteor jatuh. Dia melihat ada sebuah sayap emas yg tergeletak di tanah. Dan dibalik sayap tersebut terdengar sebuah tangisan bayi.

 

“Hah, ada suara bayi disana.” Gumam Mitsumasa.

 

Dia langsung berlari menuju sayap itu. Dia mengangkat sayap tersebut. Terlihat seorang bayi perempuan yang dilindungi gendongan yang terbuat dari emas, dan dia langsung menggendongnya. Setelah menggendong bayi tersebut, terdengar suara rintihan dari sisi lain runtuhan. Saat menoleh, dia melihat seorang pria menggunakan armor berwarna emas sedang merintih kesakitan.

 

“Hei, apa kau baik-baik saja? Biar ku cari pertolongan. Tunggulah disini.” Kata Mitsumasa. Tapi dia terhenti karena tangannya dipegang oleh pria itu.

“Tunggu, dengarkan cerita ku terlebih dahulu.” Ucap pria itu.

 

Lalu Mitsumasa langsung menghadap kepada pria itu dan mendengarkan ceritanya.

 

FLASHBACK ON

 

“Ada apa yang mulia memanggil saya?” Tanya seorang Gold Saint kepada Raja.

“Aiolos, ku perintahkan kau untuk membunuh bayi yang dianggap sebagai penerus Athena. Dan buang dia menjauh dari Sanctuary.” Ucap Raja.

“Apa maksud anda? Dia adalah keturunan Athena. Dimasa depan dia yang akan menjadi pengganti Athena selanjutnya.” Kata Aiolos.

“Kau salah, bayi itu akan menjadi bencana bagi Sanctuary. Kekuatannya bisa menghancurkan Sanctuary dimasa depan nanti. Kau tahu kan akhir-akhir ini Athena sering memberi kita perintah untuk menyerang planet lain.” Ucap Raja.

“Itu bukanlah sebuah alasan. Apakah selama ini anda yang sebenarnya ingin menghancurkan Sanctuary.” Kata Aiolos sambil berdiri dengan wajah menentang.

“Beraninya kau bilang seperti itu Aiolos. Apa kau berencana berkhianat?” Bentak Raja.

 

Aiolos tampak tidak mendengarkannya dan berbalik badan.

 

“Bukan saya yang berkhianat pada anda. Tapi anda yang berkhianat pada Athena. Sekarang saya akan melindungi bayi itu dengan nyawa saya sendiri.” Kata Aiolos lalu pergi meninggalkan Raja.

“Kurang ajar kau Aiolos.” Teriak Raja.

 

Tampak sekali jika Raja sudah sangat murka dengan kelakuan Aiolos. Dia langsung memanggil dua Gold Saint lainnya.

 

“Shaga, Shura. Cepat kejar Aiolos dan bunuh dia dan bayi yang dibawanya. Dia telah berkhianat kepada kita.” Perintah Raja.

“Baik, tuan.” Ucap mereka berdua.

 

Mereka langsung bergegas mencari tahu keberadaan Aiolos. Sementara itu di tempat lain.

 

“Maafkan saya tuan putri. Nyawa anda sedang dalam bahaya saat ini. Saya akan membawa anda pergi jauh dari tempat ini.” Kata Aiolos.

 

Ditempat itu juga terdapat lima orang bayi laki-laki yang sedang Aiolos jaga.

 

“Seiya, Shiryu, Hyoga, Shun, Ikki. Aku akan mengirim kalian ke bumi. Dimasa depan kalian harus melindungi Athena dengan nyawa kalian. Aku titipkan kalung ini kepada kalian. Berjanjilah untuk menjadi seorang Saint yang tangguh di masa depan.” Ucap Aiolos kepada kelima bayi itu.

 

Dia langsung menaruh kelima bayi itu ke dalam tabung luar angkasa. Masing-masing tabung itu menyimpan kelima Armor Bronze Saint yang berbeda. Satu-persatu dari mereka langsung diterbangkan ke Bumi.

 

“Pegasus, lindungilah Seiya.” Kata Aiolos.

“Draco, lindungilah Shiryu.” Kata Aiolos.

“Cygnus, lindungilah Hyoga.” Kata Aiolos.

“Andromeda, lindungilah Shun.” Kata Aiolos.

“Phoenix, lindungilah Ikki.” Kata Aiolos.

 

Kemudian dia mengaktifkan mesin kelima tabung dan langsung menerbangkan mereka ke Bumi. Tiba-tiba Shura dan Shaga datang ketempat persembunyian Aiolos. Dia langsung terbang membawa Athena pergi dari Sanctuary. Tapi, dia ketahuan dan dikejar oleh Shura dan Shaga.

 

FLASHBACK OFF

 

“Hah, Athena.” Gumam Mitsumasa.

 

Aiolos langsung menunjuk ke langit.

 

“Lindungilah Athena dan carilah kelima anak yang sudah ku kirim ke bumi untuk menjadi pelindungnya. Temukan mereka, dan ketika umur mereka 16 tahun tolong suruh mereka kembali ke Sanctuary dan mengalahkan penghianat disana.” Kata Aiolos.

“Baiklah.” Kata Mitsumasa.

 

Aiolos hanya tersenuym. Tak beberapa lama dia mulai tak sadarkan diri dan meninggal dengan tenang.

 

-Bumi, 2008-

 

Seorang anak perempuan sedang berdiri digerbang sekolah sedang menunggu seseorang.

 

“Anin, maaf ya. Kakak tadi piket kelas sebentar.” Kata seorang anak lelaki.

“Iya kak, gak apa-apa kok.” Kata Anin.

“Adi. Lain kali jangan buat adik kamu nungguin ya. Kasian dia sudah setengah jam menunggu disini.” Kata penjaga keamanan disekolah.

“Hehe, iya pak. Lain kali gak akan kejadian lagi deh.” Kata Adi sambil tersenyum.

“Yaudah, kalau begitu. Kami berdua pamit dulu ya pak.” Kata Adi sambil tersenyum kepada penjaga sekolah.

 

Mereka langsung meninggalkan sekolah dan berjalan menuju ke rumah mereka. Adi selalu mengangdeng tangan adiknya saat sedang bersama, tujuannya agar sang adik tidak terpisah dengannya. Diperjalanan, tiba-tiba ada seorang anak perempuan sedang dalam bahaya. Dia sedang dikepung oleh seekor anjing. Adi yang melihat kejadian itu langsung menuju ke tempat itu dengan mengajak adiknya.

 

“Tolong…” Kata anak perempuan tersebut.

 

Anjing itu langsung menyerang anak perempuan itu. Adi langsung mendorong anak itu.

 

“Awas…” Kata Adi sambil berlari dan mendorong anak itu agar tidak terkena serangan anjing itu.

 

Brukkk…

 

Setelah anjing itu menyerang, anjing itu langsung pergi ke tempat lain. Dan kini Adi dan anak yang dia tolong sedang terbaring di trotoar.

 

“Aww…” Rintih Adi kesakitan.

“Kak, kakak baik-baik aja?” Tanya Anin yang sedang panik. Dia langsung membangunkan tubuh Adi.

“Gak apa-apa kok cuma sedikit lecet aja.” Kata Adi sambil melihat ketangannya.

“Maaf, boleh lihat tangannya sebentar?” Tanya seorang gadis yang tadi Adi tolong.

 

Adi langsung menunjukkan tangan yang terluka kepada gadis itu. Gadis itu menggenggam tangan Adi. Tiba-tiba muncul sinar terang dari tangannya. Saat sinar itu menghilang Adi melihat tangannya dan luka yang tadi tiba-tiba hilang.

 

“Hebattt…” Kata Adi terkagum-kagum.

“Emm, baru kali ini ada yang bilang hebat. Biasanya orang yang lihat ini langsung tetakutan. Ayah dan kakek aku juga melarang aku buat pake kemampuan ini lagi.” Kata gadis itu dengan wajah pemalunya.

“Kenapa gak boleh? Kemampuan kamu buat nyembuhin orang lain itu kan hebat.” Kata Adi sambil tersenyum padanya.

 

Tiba-tiba ada suara seorang laki-laki paruh baya memanggil gadis itu.

 

“Gracia. Kenapa kamu ada disini?” Tanya seorang laki-laki paruh baya itu.

“Tadi aku diserang sama anjing yah. Tiba-tiba dia datang nyelametin aku. Tapi, dia terluka. Jadi aku sembuhin dia.” Kata gadis itu. Ternyata namanya Gracia.

“Kamu bercanda ya? Kekuatan kamu itu gak bisa dipakai ke sembarangan orang. Jika orang biasa menerima kekuatan itu mereka akan mati.” Bentak laki-laki itu.

“Tenang aja om. Berkat dia tangan aku udah sembuh kok. Nih lihat, jadi aku mohon jangan marahi dia.” Kata Adi sambil menunjukkan tangannya.

 

DEG

 

Orang itu kaget melihat kondisi Adi sekarang. Karena jika orang biasa mendapatkan kekuatan penyembuhan itu harusnya akan terjadi kerusakan syaraf bahkan akan menyebabkan kematian. Itulah mengapa kemampuan ini di anggap mengerikan oleh Kakek dan Ayahnya. Tapi, kasus seperti yang dialami Adi sungguh berbeda. Satu-satunya orang yang bisa menerima itu adalah orang yang memiliki garis keturunan Saint saja.

 

“Jadi, begitu rupanya. Dia adalah salah satu Saint yang dikirim kebumi. Jadi dia anak kelima yang selama ini dicari oleh kakek.” Gumam laki-laki itu.

 

“Ayah kenapa melamun?” Tanya Gracia.
“Eh, gak apa-apa kok nak. Yaudah kalau gitu kita pulang yuk. Kalian berdua ikut saja dengan kami. Biar kami antar kalian pulang.” Kata pria itu. Ternyata dia adalah ayahnya Gracia.

“Terima kasih om.” Kata Adi dan Anin.

 

Mereka kemudian menaiki mobil. Orangtua Gracia segera mengantar Adi dan Anin terlebih dahulu. Sampai dirumah mereka saling berpamitan. Dan mereka berdua langsung masuk ke dalam rumah. Setelah bersalaman pada Ibunya, Adi langsung menuju ke kamar untuk ganti baju. Setelah ganti baju dia langsung berbaring di kamar.

 

“Adi, tolong bantu Ibu sebentar.” Teriak Ibunya Adi dari ruang tengah.

“Iya bu. Aku kesana.” Teriak Adi.

 

Dia langsung menghampiri Ibunya. Sesampai disana dia disuruh Ibunya untuk beres-beres rumah.

 

“Ibu sama Aninn mau beres-beres rumah. Kamu tolong pindahin barang-barang yang gak kepake ke dalam gudang ya.” Pinta Ibu.

“Baik bu.” Kata Adi.

 

Mereka lalu langsung menjalankan tugas masing-masing. Adi langsung mengangkat barang ke gudang. Sesampainya di gudang dia langsung menaruh barang yang dia bawa. Tiba-tiba.

 

Brukkk.. Brukk.. Brukk..

 

Barang-barang didalam gudang berjatuhan karena ditaruh terlalu tinggi. Sekilas dia melihat sebuah benda aneh.

 

“Adi, suara apa barusan?” Teriak Ibunya.

“Tadi ada tikus bu didalam gudang. Jadi aku usir.” Teriak Adi yang berbohong.

 

Adi langsung mengalihkan perhatiannya itu ke arah benda aneh itu. Dia menghampiri benda itu. Terlihat benda tersebut seperti sebuah tabung. Dia buka tabung itu, terdapat sebuah kalung dan surat di dalam benda tersebut.

 

“Ada kalung. Dan, surat apa ini.” Gumamnya.

 

Dia langsung membaca surat itu.

 

Untuk Seiya.

 

Maaf sudah mengirimmu ke bumi. Aku melakukan semua ini demi melindungi kalian. Sekarang keadaan di Sanctuary sedang kacau. Pesan ku, jadilah anak yang kuat. Aku mengirimmu ke bumi untuk melindungi seseorang yang akan menjadi Athena. Temukanlah dia dan lindungi dia. Pakailah kalung pemberianku. Suatu saat kalung itu akan menjadi senjata mu.

 

Dari Paman mu. Aiolos.

 

Begitulah isi surat yang ditemukan oleh Adi. Dia hanya bisa terdiam dan berfikir.

 

“Siapa Seiya? Siapa Athena dan Aiolos? Apa itu Sanctury?

 

 

 

 

-To Be Continued-

 

Hai semuanya. Ini adalah cerbung kedua gue. Ceritanya gue ambil dari anime Saint Seiya: Legend Of Sanctuary. Cuma agak sedikit gw ubah jalan ceritanya biar makin menarik. Semoga kalian suka ya sama cerbung ini. Oh, iya. Buat yang mau kasih kritik dan saran bisa tinggal langsung komentar di kolom komentar di bawah. Sampai ketemu di part berikutnya ya.

 

Twitter            : @Nugroho_AJ93

Line                 : adi93saya

WattPad          : @AdiNishinoya4

Iklan

2 tanggapan untuk “Legend Of Sanctuary: Save Your Athena Part 1: Beginning: Die To Protect

  1. Nice, langsung flashback tontonan masa kecil gue, Saint Seiya. Tapi ini untungnya versi baru buat gue (gue kudet) 😂

    Legend of Sanctuary, coba nonton ahhh 😃

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s