Wrestling & Love part 65

wpid-pizap_1437301468174-1.jpg

“Kaaakkaakk!!” Yupi terlihat kesal dan mengejar kakaknya yang berlari ke ruang tamu

“Eh.. eh, kenapa ini anak Mama pada ribut ?” tanya Mama mereka

“Ini ni mah Kak Kelvin ngeselin” Yupi mengadu kepada Mamanya

“Issh kamu tuh Vin, ga ada berhentinya bercandain adek kamu, kan kasian dia” kata Mama mereka

“Hehe iya Ma.. abisnya aku seneng sih kalo becandain adek..” Kelvin cengengesan

“Huu awaass yaa, aku cubit nanti” Yupi menggembungkan pipinya

“Udah noh sono pergi dinner” perintah
Kelvin

“Eh.. emang kamu mau kemana Dek ?” tanya Mamanya terlihat bingung

“Biasa Maa, dinner sama cowoknya” goda Kelvin

“Isssh kakaaakk” geram Yupi

“Heh heh udah gausah berantem..
yaudah kamu hati-hati ya Dek, jangan pulang malem-malem” pesan Mamanya

“Siap Maa” balas Yupi singkat

Lalu Yupi pergi kembali ke kamarnya untuk bersiap-siap sebentar, mengambil tas dan peralatan lain..

Sebelum akhirnya kembali keruang tamu..
“Maah, aku pergi dulu” Yupi lalu mencium pipi Mamanya

“Kakak gak dicium ?” tanya Kelvin

“Wlee maunya, ga mau” jawab Yupi ketus

“Ahaha.. yaudah kalo gamau.
hati-hati, kabarin kakak kalo ada apa-apa” pesan Kelvin

“Iya Kak” Yupi lalu berjalan keluar rumahnya

*skip

“Mmh.. Luthfi mana ya?” kini Yupi sudah sampai di sebuah restoran..
matanya memandang ke segala arah mencari keberadaan Luthfi

“Aahh itu dia” Yupi akhirnya melihat sosok cowok yang dicari

“Heei Fi.. maaf nunggu” ucap Yupi merasa tidak enak

“Eh, iya Yup, gapapa kok” Luthfi berdiri dan mempersilahkan Yupi duduk

“Kamu udah lama?” tanya Yupi basa basi

“Mmh.. ga lama kok, cuma setengah jam aja” ucap Luthfi polos

“Astaga, Luthfi nunggu selama itu” batin Yupi merasa bersalah

Setelah itu, suasana hening sejenak sebelum akhirnya cowok di depan Yupi berinisiatif membuka pembicaraan

“Eh, kamu mau mesen apa ? tenang aja, aku yang traktir” kata Luthfi

Yupi tersenyum manis

“Mmh.. Steak aja deh” ucap Yupi

“Oh oke” kemudian Luthfi mengangkat tangannya seolah mengisyaratkan memanggil seorang pelayan, dan benar saja, tak lana kemudian, pelayan datang

“Selamat Malam, mau pesan apa?” tanya pelayan itu ramah

“Steak thunderloin nya 2 porsi, mmh.. kamu minum apa Yup ?” lirik Luthfi

“Jus Strawberry” jawab Yupi

“Steak thunderloinnya 2 porsi, sama Jus Jeruk dan Jus Strawberry” ucap Luthfi mengulang pesanannya

“Baik, silakan ditunggu, terimakasih” pelayan itu pun pergi
Lama mereka menunggu makanan yang mereka pesan datang..
Selama menunggu, keduanya lebih sibuk dengan gadget masing-masing dan seakan canggung untuk bicara

“Aduuh ayo dong Luth… ngomong apa kek gitu ke Yupi” batin Luthfi merutuki dirinya sendiri

“Mmh.. kenapa Luthfi diem aja ya? apa aku harus yang ngomong ? ah tapi kan aku cewek, biasanya cowok yang ngajak ngomong duluan” batin Yupi kepada dirinya sendiri

Kedua nya terbuai dalam lamunan masing-masing

Akhirnya, tak lama kemudian, makanan yang mereka pesan pun datang

“Ayo Yup dimakan” perintah Luthfi

“Eh.. iya Fi” balas Yupi terbata

Kemudian mereka berdua makan dalam hening, hanya sedikit obrolan yang mereka obrolkan..

*skip

“Gimana ? kamu kenyang?” tanya Luthfi basa-basi

“Kenyang banget” balas Yupi tersenyum

“Errh.. senyumnya manis banget” batin Luthfi dalam hati

“Heei Fi.. kok ngelamun?” Yupi melambaikan tangan di depan wajah Luthfi

“Eh ?!? engga, engga kok hehe” Luthfi cengengesan

“Yup”

“Hmm ?”

“Aku mau ngomong sesuatu sama kamu” ucap Luthfi

“Ngomong aja kali”

“T..ta.tapi janji kamu gamarah yaa?” tanya Luthfi takut

“Iyaa.. emangnya apaan sih ? gamungkin lah aku marah” balas Yupi

“Mmh.. gini”

Yupi menatap mata Luthfi dengan lekat, membuat Luthfi semakin salah tingkah dan sulit berbicara

“Duuh gimana ya ngomongnya?” Luthfi menggaruk kepalanya yang tidak gatal

“Aku…

“Kamuu.. kenapa ?” Yupi memiringkan kepalanya menatap Luthfi

“Aku..

“Drrt drtt” HP Yupi bergetar, menandakan ada telepon masuk

“Eh, bentar ya Fi” Yupi pergi meninggalkan Luthfi untuk menerima telepon

“Halo Kak”

“Halo deek, kamu dimana ?” tanya Kelvin

“Ya aku lagi di restoran lah Kak” balas Yupi

“Buruan pulangg” Kelvin terlihat panik

“Eh ?! emang kenapa Kak ?” tanya Yupi

“Papa dek.. Papaa”

“Papaa kenapa Kaak ??” Yupi mulai panik, takut sesuatu yang buruk terjadi pada Papanya

“Papa masuk rumah sakit.. papa kecelakaan pas waktu perjalanan pulang”

Hati Yupi langsung tercekat..
Matanya berkaca-kaca, tangisnya tak lama kemudian pecah

“I..i.iya Kak, aku pulang sekarang juga” Yupi langsung menutup teleponnya dan langsung berbalik ke tempat Luthfi berada

“Siapa Yup yang telepon ?” tanya Luthfi
“Dari Kakak aku.. eh maaf ya, aku gabisa lebih lama lagi.. aku mau buru buru pulang”

“Eh ?! emang kenapa ?” tanya Luthfi bingung, padahal baru saja ia ingin menyatakan cintanya

“Papaku Fi..” Yupi tertunduk lesu, matanya berkaca-kaca

“Papa kamu kenapa?” Luthfi terlihat khawatir

“Papaku kecelakaan”

“Astaga.. ” Luthfi menutup mulutnya seakan tidak percaya

“Yaudah, buruan, aku anter kamu pulang” Luthfi menarik tangan Yupi

Sesampainya mereka di depan motor Luthfi

“Makasih yaah atas traktiran tadi, eh gapapa nih aku bareng kamu ? takut ngerepotin” Yupi merasa tidak enak

“Engga kok, Yup, sama sekali ga ngerepotin.. ayo buruan naik” Yupi naik ke motor Luthfi

*skip

“Makasih ya udah anter aku pulang” Yupi kini sudah sampai di depan rumahnya

“Iya sama-sama, oiya..
aku doain Papa kamu cepet sembuh yaah”

“Makasih” Yupi tersenyum

Luthfi lalu pergi, Yupi masuk ke dalam rumahnya dengan perasaan campur aduk..

“Kakaakk, Maamaa” teriak Yupi begitu dia masuk rumahnya

“Deek, ayo kita ke rumah sakit” perintah Kelvin

“Iya Kak”

“Mamaaa” Yupi lalu memeluk Mamanya yang sedang menangis sejadi-jadinya

“Mama yang sabar yaah, pasti Papa ga apa-apa kok” ucap Yupi mencoba menguatkan Mamanya

Mamanya hanya mengangguk lemah sambil terus memeluk erat anak bungsunya

*

Mereka bertiga masuk ke mobil yang
dikendarai Kelvin, menuju ke rumah sakit di kawasan Jakarta..

Sepanjang perjalanan Yupi dan Mamanya hanya bisa mencakupkan kedua tangan mereka, seolah sedang berdoa meminta pertolongan kepada Tuhan agar Papa dan Suaminya tetap dalam kondisi yang baik dan tidak terjadi hal-hal yang buruk

*skip

Sesampainya mereka di rumah sakit, Kelvin langung bertanya kepada seorang suster..

“Sus, dimana kamar seseorang yang kecelakaan tadi sore ?” tanya Kelvin

“Mmh.. di ruangan 480 Dek” jawab suster itu

“Baiklah makasih Sus”

“Maaf, apakah kalian keluarganya ?” tanya seorang dokter begitu mereka sudah sampai di ruangan 480

“Iya Dok, saya anak pertamanya, dan ini Mama saya dan adik saya” ucap Kelvin

“Gimana keadaan suami saya Dok?” tanya Mama Kelvin khawatir

“Keadaan beliau untuk sementara ini cukup stabil, untungnya tidak banyak darah yang keluar dari kepalanya.. mungkin besok pagi beliau sudah siuman” jelas Dokter

“Beneran Dok ?” tanya Kelvin

Dokter mengangguk

“Syukurlah” Kelvin menghela nafas lega begitu juga dengan adik dan Mam
anya

“Boleh kita melihat kedalam Dok?” pinta Kelvin

“Silakan”

“Baik, makasih Dok, sekali lagi” Kelvin menyalami dokter itu

Pintu terbuka, dan terlihat sosok yang sudah tidak asing lagi bagi mereka sedang terbaring dengan perban di kepala dan alat bantu pernafasan di hidung

“Paa.. Papaa” Yupi tak bisa menahan tangisnya, dia memegang erat tangan Papanya sambil berharap Papanya itu akan segera bangun

“Udah deek.. Papa besok siuman, kamu gausah nangis kaya gitu” Kelvin menenangkan adiknya

“T..tt. tapi Kaak Papaa” Yupi masih menangis tersedu-sedu

“Udah.. gausah nangis lagi” Kelvin memeluk adiknya itu

Tiba-tiba HP Kelvin bergetar, ada chat masuk..
Dilepasnya pelukan terhadap Yupi

Andela : Papa kamu bener kecelekaan ?

“Kok Andela bisa tau?” batin Kelvin dalam hati

Kelvin : Kamu tau dari mana ?

Andela : Yupi ngasih tau aku

Kelvin melirik kearah Yupi disampingnya

“Dek, kamu ngasih tau Andela soal kecelakaan Papa?” tanya Kelvin

“Iya Kak, hehe.. ya biar rame aja, nanti kan banyak yang jenguk” ucap Yupi..

“Huhh dasar”

Kelvin : Ooh.. Iya Ndel, Papaku kecelakaan 😦

Andela : Astaga, kamu yang sabar ya.. mungkin besok aku ke rumah sakit buat jenguk Papa kamu

Kelvin : Iyaa Ndel, makasih ya ^^

Andela : Besok sekalian aku kabarin ke Michelle, Shani dan yang lainnya gapapa kan ?

Kelvin : Iya deh.. makin bagus banyak yang jenguk

Andela : Yaudah, kamu bobo gih, udah malem..

Kelvin : Yeee kamu sendirinya juga belom.. bandel iih

Andela : Hehe, iyadeh abis ini aku bobo, kamu juga tapinya ya ?

Kelvin : Iyaa.. sana kamu bobo, sweet dreams.. love u

Andela hanya meread chat terakhir Kelvin lalu kemudian terlelap

~oOo~

Kelvin, Yupi beserta Mama mereka menginap di rumah sakit itu, menunggu keadaan Papa mereka membaik sekaligus berharap agar cepat siuman seperti yang sudah Dokter katakan..

Sementara itu, Andela memberitahu informasi mengenai kecelakaan yang menimpa Papa Kelvin ke semua teman-temannya seperti Michael, Michelle, Shani..

Mereka semua sudah kompak akan menjenguk Papa Kelvin besok pagi, kebetulan esok hari merupakan hari Sabtu, yang kebanyakan kantor tidak bekerja dan libur

*

Yupi dan Mamanya sudah terlelap di
sofa yang ada di ruangan rumah sakit itu, sementara Kelvin sendiri masih belum bisa terlelap, dia lebih sibuk dengan smartphonenya sambil terus menemani Papanya yang tengah terbaring..

Kelvin membuka BBM, banyak chat masuk dari teman-temannya yang kurang lebih isinya sama, yaitu ucapan agar dirinya sabar dan tabah, maupun doa-doa agar Papanya cepet sembuh.

Setelah selesai membalas satu persatu pesan dari teman-temannya, Kelvin memutuskan untuk menonton Night Of Champions, salah satu pay-per-view (event) dalam WWE..

Kelvin percaya bahwa Tuhan akan menjaga Papanya dan menyembuhkannya dengan segera, oleh karena itu, daripada terlarut dalam kesedihan..
Dia memutuskan untuk melupakan sejenak dan menonton acara gulat favoritnya..

~

Night Of Champions

Show dibuka dengan pertandingan Intercontinental Championship antara Kevin Owens melawan Ryback..

Pertarungan yang berjalan cukup alot, karena menurut Kelvin, keduanya tidak begitu banyak mempertontonkan gerakan-gerakan yang menarik dan cenderung monoton..

Kevin Owens keluar sebagai juara Intercontinental yang baru, setelah berhasil me-roll up Ryback.

Pertandingan kedua, Dolph Ziggler berhasil mengalahkan Rusev setelah
insiden pelemparan sepatu oleh Summer Rae, sebenarnya ia bermaksud untuk melemparnya kepada wasit yang memimpin pertandingan, namun wasit dapat menghindarinya dan malah Rusev yang terkena lemparan..

Ziggler memanfaatkannya dengan melakukan gerakan andalannya Zig Zag untuk meraih kemenangan.

Selanjutnya, New Day yang berhasil mempertahankan gelar tag team melalui diskualifikasi karena Xavier Woods tiba-tiba menyerang Bubba Ray Dudley dari belakang..

Pertandingan keempat, Charlotte menjadi juara Divas yang baru setelah mengalahkan Nikki Bella sekaligus mematahkan rekor 301 hari Nikki Bella sebagai juara Divas terlama
Six man tag team match..
atau pertarungan 3 melawan 3 antara The Wyatt Family melawan Roman Reigns, Dean Ambrose dan…

CHRIS JERICHO !!

Pria 6 kali juara dunia, dan 9 kali juara Intercontinental itu kembali untuk bergulat di WWE..

Pertarungan berjalan cukup seru, Tim Jericho mendominasi di awal, tetapi kekuatan seperti monster yang dimiliki member baru Wyatt yaitu Braun Strowman.. cukup untuk membuat Ambrose, Reigns dan Jericho kewalahan..

Akhirnya, setelah kurang lebih 15 menit pertandingan..
The Wyatt Family keluar sebagai pemenang..
Selanjutnya, John Cena melawan Seth Rollins untuk United States Championship.

Ini merupakan pertarungan ulang mereka berdua, setelah sebelumnya mereka bertarung di SummerSlam bulan lalu

Rollins dan Cena sama-sama mengeluarkan kekuatan terbaik mereka, namun Rollins tidak cukup baik seperti Cena..

Terbukti ketika John Cena menjadi juara United States yang baru setelah sebelumnya melakukan Attitude Adjustment..

“The Champ Is Here” !!

Kelvin tersenyum ketika melihat idolanya menang..
Setelah pertandingan selesai, Rollins dijadwalkan untuk melawan Sting untuk gelar WWE nya, tetapi Rollins menolak, dia malah ingin kembali ke belakang panggung.. Cena menghalangi jalan Seth Rollins dan menyuruhnya untuk kembali ke dalam ring untuk bertanding..

Namun Rollins bersikukuh untuk tidak mau bertanding, Cena memaksa dan mengirimkan Attitude Adjusment ke lantai ! Oucch nampak sangat sakit..

Rollins dipaksa kembali ke dalam ring oleh John Cena..

Main Event Time

Sting masuk ke dalam arena sebelum kemudian memasuki ring..
Rollins yang sebelumnya sudah melawan Cena, nampak lemas karena tenaganya mungkin sudah terkuras

Di saat akhir pertandingan, Sting menggunakan Scorpion Death Lock andalannya, Seth Rollins menolak untuk menyerah, dia berhasil membalikkan badannya dan malah balik mengunci Sting 1,2,3

Seth Rollins mempertahankan gelarnya..

Sementara Sting nampak tidak percaya akan kekalahannya..
Sting nampak kelelahan, lehernya juga mengalami cedera yang cukup parah karena Turnbuckle Powerbomb tadi..

Tiba-tiba, ketika show akan diperkirakan selesai..

Sheamus datang !!

Dia adalah Mr.Money In The Bank, seorang Mr.Money In The Bank bisa
menukarkan koper yang berisi kontrak dengan pertandingan memperebutkan gelar kapan saja dan dimana saja, dan mungkin sekarang saatnya Sheamus ingin menukar kopernya..

Sheamus dengan Brogue Kick !!!

Seth Rollins terkapar, wasit akan membunyikan bel tanda pertandingan akan dimulai, tetapi tiba-tiba

DUAAR ” Suara ledakan api di keempat sisi ring..

Masked Kane telah kembali !!

Chokeslam ke Seth Rollins dan Sheamus..
Kane menutup show itu dengan berdiri di tengah ring sambil Seth Rollins terkapar..

~
Setelah Kelvin selesai dengan tontonan WWE nya, barulah ia terlelap di sisi ranjang Papanya, karena di bagian sofa sudah diisi dengan adiknya dan Mamanya

*Skip

Keesokan harinya..

Ketika Kelvin membuka matanya, disana sudah terlihat Mamanya yang sedang mengobrol dengan seorang perempuan, entah siapa..

Kelvin lalu pergi ke kamar mandi yang ada di ruangan itu untuk sekedar mencuci mukanya..

Akhirnya setelah dikira fresh, Kelvin kembali ke dekat Papanya, dan alangkah terkejutnya ia ketika ia mendapati sosok wanita berambut pendek sebahu di depannya

“Y..Y..Yona ?!?” Kelvin bengong

“Hai” Yona menyapa Kelvin

“E..e.eh.. kok kamu tau Papa aku dirawat disini ?

“Aku tau dari Gre” kata Yona

“Gre ?” Kelvin bingung

“Iya, Gre itu sepupu aku” jelas Yona

“Haah ? aku baru tau lho” Kelvin terkejut karena mengetahui Gre merupakan sepupu dari Yona

“Eh, btw Gre tau dari siapa ?” tanya Kelvin

“Entahlah, kata dia.. dari temennya..
mmh.. kalo ga salah namanya Cindy Yuvia”

“Eh, itumah adik aku”

“Beneran ?”

“Iya, tuh dia orangnya” Kelvin menunjuk Yupi yang baru saja datang, entah dia darimana sebelumnya

“Pagi Kak, eh ini siapa Kak ?” tanya Yupi

“Hai dek..
kenalin, nama Kakak Viviyona Apriani, biasa dipanggil Yona..kakak ini sepupu dari Gre dan juga rekan kerja kakak kamu di kantor” jelas Yona panjang lebar

Yupi hanya mengangguk-angguk tanda paham

“Oiya, Gre nya sendiri mana ? kok dia ga dateng?” tanya Kelvin

“Dia lagi ada urusan keluarga, jadi aku wakilin deh” ucap Yona

“Oiya Vin, nih aku bawa buah..” Yona lalu mengeluarkan parcel yang berisi buah-buahan

“Eh.. makasih banget lho Yon..
maaf ngerepotin”

“Ah engga kok, ga repot sama sekali, semoga Papa kamu cepet sembuh ya” kata Yona tersenyum

Kelvin mengangguk

“Iya, makasih doanya”

“Eh, Dek.. kita keluar bentar yuk, biarin Kakakmu sama Kak Yona berdua” ajak Mama kepada Yupi

“Iya Ma” Yupi menaati perintah Maman
ya..

“Eh.. eh, mama mau kemana ?” tanya Kelvin

“Nyari angin aja..” balas Mamanya

“Huft iyadeh” jawab Kelvin lesu

Yupi dan Mamanya berlalu dari ruangan 480 itu, meninggalkan Yona dan Kelvin berdua..

Sepanjang mereka bersama, mereka terlihat akrab.. ya memang mereka sudah akrab karena mereka berdua bekerja di tempat yang sama, bahkan di satu ruangan yang sama

“Eh Yon, kamu udah sarapan ?” tanya Kelvin

“Hehe belom sempet” Yona cengengesan

“Issh kamu tuh.. nanti kalo kamu sakit gimana coba, sarapan dulu lah kamunya” Kelvin nampak terlihat perhatian

Yona sedikit tersenyum karena perhatian Kelvin itu

“Hehe iya deh nanti”

“Janji ya, abis ini langsung makan ?
aku ga mau rekan kerjaku ini sakit, nanti di kantor aku sendirian deh” ucap Kelvin sambil bercanda

“Huu dasar” Yona mencubit lengan Kelvin

Di saat-saat mereka berdua berbicara dengan akrab, tiba-tiba pintu terbuka dan muncullah Andela dan teman-teman mereka yang lain

“Eh Ndel ?”

*To Be Continued*

Created by : @KelvinMP_WWE

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s