Wrestling & Love part 63

wpid-pizap_1437301468174-1.jpg

“Zaaqqaa” geram Naachan lalu mengejar cowok Indonesia itu

“Ahahaha” Razaqa malah tertawa sambil tetap berlari menuju ke dalam kelas

Begitu sesampainya Naachan di kelas

“Ehehe maaf-maaf..
aku cuma bercanda” ucap Razaqa sambil mengacungkan kedua jari telunjuk dan tengahnya hingga membentuk huruf V

Naachan terus saja menggerutu sendiri dan mengerucutkan bibirnya

“Udah ah jangan ngambek, sini duduk” Zaqa menarik lengan Naachan dan memaksanya untuk duduk di sampingnya
Suasana di kelas itu cukup ramai, sehingga sontak banyak yang memperhatikan kelakuan mereka berdua..
Tentu saja mahasiswa mahasiswa disana lebih banyak orang Eropa, hanya Razaqa dan Naachan yang berasal dari Timur (Benua Asia)

Tak lama kemudian dosenpun datang..
Mereka berdua dan mahasiswa lainnya sibuk memperhatikan presentasi dari sang dosen..

~

Satu setengah jam kemudian, akhirnya kelas keluar..
Razaqa dan Naachan kembali pulang ke kost-an masing-masing

“Zaqa-kun, kita makan dulu yuk..
aku laper nih” Naachan mengelus perutnya

Akhirnya Zaqa mengangguk dan menyetujui sahabat Jepangnya itu..

Mereka berdua menaiki transportasi umum di Jerman sana, suasana negara itu benar-benar bersih dan terawat, sangat berbeda dengan negara Indonesia..
Razaqa sempat berpikir kapan Indonesia bisa menjadi negara maju dan seindah Jerman..
Hanya waktu dan kita sendirilah yang dapat menjawabnya

“Drrt drtt”

HP Razaqa bergetar..

Razaqa mengeluarkan HP dari sakunya, dan ternyata

“Astaga.. Michelle missed call 5 kali” batin Razaqa dalam hati

Memang selama di kampus tadi, HP Razaqa dalam mode silent, dan dia tidak menyadari bahwa kekasihnya menelepon dirinya berulang kali

“Haduh.. gimana ini ? Michelle marah ga ya?” batin Razaqa lagi, dia termenung dan nampak berpikir

“Heeii.. kamu kenapa ?” Naachan membuyarkan lamunan Razaqa

“Eh.. mmh.. gapapa kok hehe” Razaqa cengengesan

“Telepon balik atau engga ya?” ucap Razaqa dalam hati

Tapi karena suasana sedang ramai..
saat itu mereka sedang berada di dalam kereta..
Jadi, Razaqa memutuskan untuk mengirimkan SMS saja kepada
Michelle

“Le.. maaf, tadi aku ga angkat telefonnya.. HP aku di silent” kurang lebih seperti itulah SMS yang dikirimkan Razaqa kepada Michelle

Lama Zaqa menunggu balasan dari Michelle, tapi balasan yang ditunggu tidak kunjung datang

“Apa mungkin Michelle marah ?” pertanyaan itu timbul di dalam benaknya

Dia sangat takut jika Michelle benar-benar marah kepadanya

“Heei.. kamu kenapa sih ? daritadi bengong mulu gitu” Naachan menyadari sikap aneh Razaqa

“Kalo ada masalah bilang ke aku aja, siapa tau aku bisa bantu” lanjut gadis
berkewarganegaraan Jepang itu

“Mmh.. gimana ya ?” Razaqa tampak berpikir

“Ayolah cerita..
aku siap dengerin kok” Naachan membetulkan posisi duduknya dan mulai serius untuk mendengarkan masalah Razaqa

“Tentang pacar aku..”

DEG

Entah kenapa hati Naachan serasa sakit jika Razaqa selalu membahas tentang pacarnya di Indonesia

“Heei kok bengong ? mau dilanjutin gak?” tanya Razaqa yang memecah keheningan Naachan

“Eh.. i..iya iya.. lanjutin aja”

“Jadi gini..
pas kita ada kelas tadi, HP aku kan di silent, terus pacarku itu telefon aku sampe 5 kali”

“Aku takutnya dia marah sama aku, aku udh coba jelasin juga lewat SMS tadi, tapi ga dibales-bales” lanjut Razaqa menjelaskan

Naachan hanya manggut-manggut saja..

“Mmh. kamu jangan terlalu cepat nyimpulin gitu aja”

“Maksud kamu?”

“Kalo pacar kamu itu belum bales SMS kamu, bisa aja kalo dia belum baca SMS dari kamu, bukan berarti dia marah kan?” ujar Naacha
“Benar juga apa kata Naachan” batin Razaqa dalam hati

Dia tampak sedikit terkagum dengan sikap dewasa yang ditunjukkan gadis Jepang itu, meskipun wajahnya masih seperti anak kecil, tapi pemikirannya sangat dewasa

“Mmh.. iya sih, kamu bener” ucap Razaqa dengan wajah lesu

“Heei.. senyum dong..
jangan cemberut gitu” bujuk Naachan

“Huh dasar..
iya-iya deh nih aku senyum” Razaqa akhirnya mau untuk tersenyum

“Nah gitu dong..
kan jadi ganteng upss” ucap Naachan keceplosan

Dia sontak menutup mulutnya

“Kamu bilang apa barusan ?” goda Razaqa

“Ah.. engga ! aku ga bilang apa-apa” Naachan menggeleng, wajahnya memerah

“Ahahaha.. muka kamu lucu, merah gitu” Razaqa malah tertawa terbahak-bahak

Untung gerbong kereta yang mereka naiki tidak begitu ramai, jadi hanya sedikit orang yang tergangu dengan tingkah mereka berdua

“Eh ?!? iya kah ?” Naachan menjadi salah tingkah dan kemudian menunduk malu

“Udah engga kok sekarang..
udah balik putih lagi muka kamu” ucap Razaqa

Naachan menarik nafas lega

“Hufft.. dasar kamu tuh..
nyebeliiiin ! Naachan mencubit lengan Razaqa dengan sangat kencang

“Aaaaw… sakit sakit.. duduh, ampun.
iya2 aku ga gitu lagi deh” Razaqa terus mengeluh kesakitan

Akhirnya Naachan melepaskan cubitannya

“Serem ih maennya cubitt” ledek Razaqa

“Bodo”

“Cie ngambek”

“Engga”

Tidak terasa akhirnya kereta sudah
sampai ke stasiun Berlin Jerman..

Mereka berdua turun, jalan berdua layaknya orang pacaran, tapi tidak berpegangan tangan..

Padahal Naachan sangat berharap Razaqa mau menggandeng tangannya. Tapi apa boleh buat, pria Indonesia itu tidak peka (?) atau juga karena dia sadar kalau sudah mempunyai pacar di Indonesia, oleh sebab itu dia tidak mau menggandeng tangan wanita lain selain Michelle

“Mau makan apa?” tanya Razaqa sambil mereka berdua berjalan di pinggiran kota Berlin

“Emmh.. apa ya ? terserah kamu deh”

“Lhaa ? kok terserah aku ? yang mau makan kan kamu” ucap Razaqa bingung

“Ya.. soalnya aku kurang tau tentang makanan, jadi apa aja boleh deh” jawab Naachan sekenanya

“Mhm.. yaudah deh, kita ke Restoran Jepang aja” ucap Razaqa

“Emang ada ?” tanya Naachan bingung

“Ada.. aku pernah makan sekali.
Jangan salah, Di Jerman juga ada Restoran Jepang looh”

“Waahh.. ayo deh buruan kesana”

“Yuk”

Razaqa berjalan diikuti Naachan disampingnya

~

Sekitar 15 menit kemudian

“Naah ini dia” Razaqa dan Naachan telah tiba di depan sebuah restoran dengan gaya khas Jepang..

Bagian model dan atap restoran tersebut didominasi warna merah dan sangat tradisional dengan budaya Jepang

“Waah bagus banget..
aku baru tau ada restoran kaya gini di Jerman” Naachan terkagum sambil matanya tidak lepas dari langit-langit restoran

Mereka berdua memutuskan masuk ke dalam restoran itu,

Cukup ramai suasana di dalam, tidak jarang juga ada orang Eropa yang suka dengan masakan Jepang..

Razaqa dan Naachan memutuskan
duduk di bagian pojok yang berdekatan dengan tembok..

Tak lama kemudian, datanglah seorang pelayan wanita yang membawakan menu menu makanan..

Anehnya, pelayan itu berbahasa Jepang, padahal dia merupakan orang Jerman atau mirip dengan kebanyakan orang Eropa lainnya, yaitu berambut pirang

Setelah Razaqa dan Naachan melihat berbagai macam menu, akhirnya mereka berdua memesan dua mangkuk ramen, atau seperti Mie Ayam di Indonesia

“Kamu mau minum apa?” tanya Razaqa

“Jus Strawberry” potong Naachan cepat

“Ooh.. yaudah, aku jus jeruk ajadeh” ucap Razaqa

“Saya ulangi, dua mangkuk ramen, jus strawberry dan jus jeruk” ucap si pelayan

Razaqa dan Naachan mengangguk

“Terimakasih, mohon ditunggu pesanannya” ucap si pelayan sebelum akhirnya dia pergi

Mereka mengobrol ringan sebentar sambil menunggu pesanan datang..

Akhirnya 10 menit berselang..
Pesanan mereka berdua pun akhirnya datang

“Itadakimaasss” ucap Naachan sebelum melahap Ramen di depannya
Razaqa pun sudah terbiasa dengan budaya Jepang, dia juga ikut mengucapkan hal yang sama sebelum memulai menyantap ramennya

Naachan terlihat begitu lahap, nampak seperti orang yang tidak makan selama 3 hari xD..
Saking seriusnya makan, gadis Jepang itu tidak sadar ada potongan Mie (ramen) yang menempel di sudut bibirnya

“Duuh kamu ini, makannya pelan-pelan dong” ucap Razaqa

“Hehe..
abisnya aku laper” Naachan cengengesan

“Laper sih laper tapi ga sampe belepotan gitu” Razaqa mengambil tisu yang disediakan di meja dan reflek membersihkan sudut bibir Naachan

Wajah mereka berdekatan, tatapan mereka bertemu..

Razaqa sudah selesai membersihkan sudut bibir Naachan, tetapi anehnya, wajah mereka masih berdekatan satu sama lain..

Saking dekatnya, keduanya dapat merasakan nafas yang keluar, baik dari hidung Razaqa maupun Naachan

Perlahan, mata Naachan terpejam..

Terdengar bisikan dari Razaqa

“Ini tempat umum, gak mungkin kita ciuman disini ,” bisik Razaqa

Seketika Naachan langsung membuka matanya, dan terlihat pipinya merah merona

“Eh.. i..i.iya maaf” Naachan tertunduk lesu

“Eh gausah sedih gitu, justru aku yang harus minta maaf, tadi udah lancang nyentuh sudut bibir kamu, tapi sumpah itu aku refleks, ga ada maksud apa-apa” jelas Razaqa panjang lebar

Naachan hanya bisa sedikit tersenyum dan mengangguk

“Aah.. udah yuk, kita pulang..
makannya kan udah selesai” Naachan mengalihkan pembicaraan

“Iya, tapi tunggu, aku mau bayar dulu” balas Razaqa

“Oiya, nih uangnya” Naachan mengambil uang dari saku bajunya

“Eh gausah..
biar aku aja yang bayar”

“T..tapi”

“Udah ga ada tapi-tapian” ucap Razaqa

“Mmh.. iya deh, makasih ya” Naachan tersenyum manis

*skip

“Haaah.. hari yang melelahkan” Naachan merebahkan tubuhnya di kasur sambil menghela nafas panjang, kini ia sudah berada di dalam kamarnya

Baik Razaqa dan Naachan tinggal di kost, jarak antara kamar mereka berdua cukup dekat, hanya ada pembatas tembok di antara kost wanita dan kost pria.

Disaat Naachan merebahkan tubuh mungilnya, pikirannya selalu kembali ke momen di mana Razaqa hampir mencium bibirnya tadi, dia sangat
berharap jika itu terjadi, tapi apa boleh buat..
Razaqa tidak melakukannya

“Aah kenapa aku selalu mikirin Razaqa sih ?!!?” gerutu Naachan sambil mengacak-acak rambutnya sendiri

“Mending lupain aja, tidur deh” Naachan memutuskan untuk tidur, lebih tepatnya tidur siang.. karena pada saat itu waktu menunjukkan pukul 3 sore

~

“Naachan..
dia lucu juga” batin Razaqa dalam hati

Razaqa juga sedang merebahkan tubuhnya di dalam kamarnya..

“Inget Zaq.. lu udah punya Lele,
jadi gaboleh lu cinta sama Naachan”
batin Razaqa pada dirinya sendiri

Kemudian, Razaqa memilih untuk melupakan sejenak apa yang terjadi di hari itu, dan merefresh otaknya dengan mendengarkan musik dari smartphonenya..

Setelah selesai dengan musik, kini ia beralih ke laptop..
Sudah jelas dia mau apa, pasti nonton JAV (?) eh bukan.. nonton WWE maksudnya

“Mmh.. mending gw nonton RAW deh” batin Razaqa

Yap, laptop dinyalakan, matanya sibuk mencari folder WWE di dalam Data D, Razaqa memanfaatkan wifi kampusnya kemarin & mendownload RAW dengan kecepatan yang luar biasa, sangat berbeda dengan kecepatan internet di Indonesia
Di saat ia ingin menonton RAW

“Drrt drrt..” smartphone Razaqa bergetar tanda ada panggilan masuk

Dan tertulis nama Michelle disana..

Tanpa pikir panjang lagi, Razaqa mengangkat panggilan masuk itu

“Halo, Le” sapa Razaqa

“Mmh.. halo Zaqa” suara yang khas dan tidak asing lagi, suara Michelle

“Heei maaf ya tadi aku ga angkat telepon kamu, itu karena aku lagi ada kelas, jadi kamu jangan marah yaaa.
please aku mohon”

“Hihi iya2 aku ga marah kok”

“Fyuhh, syukurlah”
“Oiya, gimana kabar kamu ? seru ga di Jerman ?” tanya Michelle

“Hmh.. seru!, tapi kurang seru ga ada kamu”

“Huuh gombal”

“Eh emang bener tau hehe”

“Kamu ga nakal kan disana ? awas aja sampe mata kami lirik cewek lain” ancam Michelle

“I..i.iya.. aku ga nakal kok, ihh serem maennya anceman”

“Wlee bodo”

“Huh dasar Lele..
eh kamu sendiri gimana di Indonesia, teman-teman yang lain gimana?”

“Mmh.. aku baik..
tapi ga sebaik kalo ada kamu”

“Eciee.. udah bisa gombal juga”

“Hehe, emangnya kamu doang”

“Oiya, teman-teman semua baik kok, Kelvin dan Michael lagi kerja, Andela lagi sibuk latihan masak di rumah bareng mamanya, kalo Shani jadi guru TK” sambung Michelle

“Waah keren-keren, aku titip salam ya ke mereka, sekitar 3 bulan lagi aku pulang kok”

“Iyaa nanti aku sampein..
eh udah dulu ya, kamu baik-baik disana, I love you”

“Iyaa.. love you too”

Percakapan berakhir
Seusai percakapan di telepon, Razaqa menjadi sering senyum-senyum sendiri, entahlah, mungkin dia senang karena Michelle tidak marah kepadanya atau dia sudah gila (?)

Di tengah kesendirian Razaqa, tiba-tiba seonggok author pun muncul

“Holla” sapa author

“Wanjritt.. ngagetin aja lu thor” gerutu Razaqa

“Eh, tunggu-tunggu..
lu kok bisa di Jerman juga ?” Razaqa bingung

“Lhaa ? author mah dimana aja juga ada, mau di Indonesia, Jerman, Inggris, Amerika bahkan Zimbabwe sekalipun” balas author dengan nada sombong

“Iya-iya deh”

“Huss huss sono, jangan ganggu gw” usir Razaqa

“Ah sial lu, gw udah lama nih ga muncul dalam cerita, kasih gw eksis napa” gerutu Author..

“Yaudah gw kasih lu disini, tapi gausah ngomong”

“Ya oke” balas author singkat

“Sip”

Akhirnya Razaqa menonton RAW ditemani dengan seonggok author

RAW edisi sebelum Night Of Champions..

Show dibuka dengan Triple H dan Stephanie McMahon
Mereka memberitahukan bahwa Sting akan menjalani debutnya di RAW pada malam itu melawan The Big Show, dan tidak lupa pula akan ada Nikki Bella melawan Charlotte yang memperebutkan Divas Champion..

Tak ketinggalan, John Cena akan beraksi menghadapi Mr. Money In The Bank, Sheamus..
Nampaknya RAW kali ini akan seru..

Match pembuka antara The New Day melawan Primetime Players untuk memperebutkan Tag Team Champions..
Pemenangnya akan melawan Dudley Boyz di Night Of Champions untuk gelar Tag Team..

*skip

Midnight Hour 1,2,3
The New Day meraih kemenangan

Segmen The Wyatt Family dengan member barunya Braun Strawman yang diundang ke acara Miz TV..

Akhir-akhir ini, Wyatt Family selalu menyerang superstar yang berhubungan/ berteman dengan Ambrose dan Reigns, itu semua bertujuan untuk menghindari Ambreigns dalam mencari partner ketiga untuk match mereka di Night Of Champions..

Randy Orton dan Jimmy Uso tak luput dari serangan Wyatt Family, dan kini The Miz mewawancarai mereka dan menanyakan apa alasan mereka dalam penyerangan itu..

Tetapi Wyatt menolak menjawab dan malah mengancam The Miz, Tak lama kemudian Ambrose dan Reigns datang
Mereka memberitahu bahwa mereka akan menang, dan mereka sudah menemukan partner ketiga yang cukup gila untuk melawan Wyatt Family..

Segmen berakhir dengan kedua tim,  bertatap-tatapan di dalam ring

John Cena melawan Sheamus..

*skip

STF !! Sheamus counter dengan Rolling Senton.. Disaat Sheamus ingin melakukan Brogue Kick..
John Cena dengan Attitude Adjustment 1,2,3

John Cena memenangkan pertandingan !

Charlotte vs Nikki Bella..
Sejarah akan terjadi, apakah Nikki akan mengalahkan rekor AJ Lee
sebagai pemegang Divas Champion terlama, ataulah Charlotte berhasil meraih impiannya sejak kecil dengan menjadi Divas Champion untuk pertama kalinya dan menggagalkan rekor Nikki Bella..

*skip

Setelah match berjalan kurang lebih 6 menit..
Alicia Fox menahan Charlotte dari belakang, wasit tidak melihatnya..

Charlotte protes dan berbicara dengan wasit.. Nikki dengan licik memanfaatkan kesempatan dan bertukar posisi dengan saudara kembarnya Brie Bella
Twin Magic !

Tetapi alhasil, Charlotte berhasil pin Brie Bella yang wasit kira adalah Nikki 1,2,3.. Charlotte New Divas Champion

Nikki mencoba protes dan mengatakan bahwa yang tadi di pin oleh Charlotte adalah saudara kembarnya Brie bukan dirinya, Brie mengeluarkan busa dari dadanya lol..

Ya karena perbedaan yang paling mencolok diantara keduanya terletak di payudara..
Nikki lebih besar karena operasi silikon yang dulu pernah dilakukannya, sementara Brie merupakan payudara alami dan ukurannya kecil..

Stephanie McMahon keluar, dan menjelaskan hasil pertandingan..

Match dianggap berakhir dengan DQ (Diskualifikasi) untuk kemenangan Charlotte, karena ada campur tangan Alicia Fox dan Brie Bella..

Karena gelar hanya dapat berpindah
tangan jika seseorang menang melalui pinfall atau submission, jadi Still Divas Champion Nikki Bella !!!

Nikki mengalahkan rekor 295 hari milik AJ Lee !!

*skip

Main Event

Sting melawan The Big Show

*skip

Seth Rollins datang di tengah match dan menyerang Sting..
Big Show pun ikut menyerang Sting, kondisi 2 melawan 1 sekarang, Sting membutuhkan bantuan..

Seakan pahlawan, John Cena datang untuk menyelamatkan Sting..

Triple H memutuskan untuk mengubah match menjadi tag team, antara Seth Rollins dan The Big Show melawan John Cena dan Sting..

*skip.

Setelah Match yang lumayan seru, Cena AA The Big Show..

Rollins dari belakang mencoba Pedigree John Cena, Sting menyelamatkan Cena dan melakukan Scorpion Death Drop ke Seth Rollins, kemudian diikuti Scorpion Death Lock (Sharpshoote) .. Rollins menyerah !!

John Cena dan Sting keluar sebagai pemenang !

*To Be Continued*

Created by : @KelvinMP_WWE

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s