Wrestling & Love part 58

wpid-pizap_1437301468174-1.jpg

“Yeaay Gooll” teriak Razaqa kegirangan

Kedudukan saat itu 1-0 untuk Barcelonanya Razaqa

“Yaelaah slow.. masih lama pertandingan” ucap Kelvin santai

“Alaah, liat aja, gw yang bakal menang” Razaqa terlihat yakin sekarang

Dia sudah berlatih untuk melawan Kelvin di permainan PES ini, dan sekarang terbukti dia berhasil unggul terlebih dahulu

Sementara Michael di belakang mereka hanya tidur-tiduran sambil melihat kearah HPnya
Dia seperti asik sendiri dengan smartphonenya dan melupakan Kelvin dan Razaqa yang sebenarnya bermain sambil teriak-teriak.. 

Michael fokus untuk membalas chat dari kekasihnya, Shani

Shani : Malam ^^
lagi ngapain kamu ?  Kelvin Razaqa jadi dateng ke rumah kamu ?

Michael : Heii malem juga sayang, jadi kok, ini mereka lagi maen PS di kamar aku, berisik Shan mereka berdua wkwkw

Shani : Hihi dasar..
ya emang gitu kelakuan mereka, kamu udah makan ? jangan telat makan yaa nanti sakit

Michael : Udah kok tadi sebelum mereka dateng hehe.. kamu sendiri ?
Shani : Udah dong..

Michael : Ooh bagus deh hehe

“GOOOOLLL” teriakan Razaqa kembali disaat timnya kembali menciptakan gol

Skor kali ini 2-0 untuk Barcelona

Kelvin tetap menanggapinya dengan santai, dan kembali fokus bermain..

Alhasil, Kelvin dapat menciptakan gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 lewat gol dari Eden Hazard

“Ah shit” keluh Razaqa

Waktu tersisa 10 menit lagi, Chelseanya Kelvin benar-benar  menguasai pertandingan dan mengurung pertahanan Barcelona, tetapi Barca bertahan total dan
mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan

“Yeaay gw menang”

Razaqa kegirangan seperti sudah memenangkan sebuah kompetisi

“Yaelah, cuma menang hoki” Kelvin mencoba mengelak dari kekalahannya

“Adduh kalah mah kalah aja” Razaqa membalas tidak mau kalah

Kedua sahabat itu terus berdebat satu sama lain, Michael seakan tidak memperdulikannya

“Woiii asik bener maenin HP..
chat sama siapa sih?” tanya Razaqa sambil mengagetkan Michael

“Anjir lu Zaq ngagetin gw aja, sono maen aja” usir Michael
“Udah selesai woi.. gw menang” teriak Razaqa di kuping Michael

“Aduh gausah teriak-teriak napa.. gw ga budek kali” keluh Michael

“Ya elu abisnya asik bener kayaknya sama HP” balas Razaqa

“Iya lah, lagi chat sama Shaniku” jawab Michael

“Iya dah, chat mulu sama pacarnya…
tadi juga siang ketemu” ucap Razaqa

“Serah gw, sirik aja lu” balas Michael

Setelah selesai mereka bermain PS, mereka hanya saling berbicara satu sama lain di kamar Michael sambil mulut mereka menguyah makanan ringan yang disediakan Michael

“Lu jadi Zaq ke Jerman ?” tanya
“Mmh.. jadi Mike kenapa ?” Razaqa balik bertanya

“Kenapa sih lu ga S2 di Indo aja?” tanya Michael lagi

“Ya.. emang saran orang tua gw kesana, lagian gw juga mau banget kali ke Jerman..
buat pengalaman” jawab Razaqa

Kelvin lebih banyak menjadi pendengar pada saat itu

“Yaa tapi gw ga bisa bayangin Michelle nanti gimana kalo ditinggal sama lu” ujar Michael

“Dia pasti ngerti kok” jawab Razaqa yakin

“Lu berdua jagain dia ya, gw bakal balik secepatnya kok” pesan Razaqa
“Pasti” jawab Michael

Kelvin hanya menjawab dengan anggukan

“Oke thanks ya, lu berdua emang sahabat gw”

Setelah selesai berbicara satu sama lain, waktu sudah semakin larut malam..

Baik Kelvin dan Razaqa pamit pulang dari rumah Michael

“Gw balik dulu ye” ucap Kelvin

“Balik Mike, mama lu mana ? mau pamit pulang” tanya Razaqa yang celingak celinguk mencari keberadaan Mama Michael

“Udah di kamar kali, nanti aja gw sampein” jawab Michael
“Oke deh”

Lalu Razaqa dan Kelvin berlalu dari rumah Michael..

Di perjalanan, Kelvin teringat akan pesan adiknya yang menyuruhnya untuk membelikan martabak..

Kebetulan di depan sana ada penjual martabak, Kelvin menepi dan membeli martabak manis isi coklat untuk adiknya..

Yupi memang sangat suka sekali makan martabak, lebih tepatnya dia suka semuanya yang berbau manis, mungkin oleh karena itu wajahnya jadi manis *cieilah

Ditambah lagi rambut nya yang lucu dan sifat kekanak-kanakannya membuat Kelvin sangat menyayangi adik kecilnya itu
Sesampainya di rumah

“Kakak pulang” teriaknya di depan pintu

“Yeaay kakak pulang” adiknya, Yupi langsung menyambut kakaknya, lebih tepatnya menyambut martabaknya

“Mana kak pesenan aku?” tanya Yupi dengan wajah yang kebingungan

Kelvin sengaja menyimpan bungkusan martabak itu di motornya untuk mengerjai adiknya itu, tangannya kosong hanya membawa kunci motor saja

“Maaf dek kakak lupa” jawab Kelvin dengan rasa menyesal

Yupi sontak cemberut dan menggembungkan kedua pipinya
“Yaah kakak maah, padahal aku laper” Yupi memegangi perutnya

Kelvin lalu bergegas keluar rumahnya lagi dan mengambil bungkusan martabak di motornya

“Hehe nihh martabak kamu..
kakak ga lupa kok, cuma mau ngerjain kamu aja ahaha” ucap Kelvin sambil sedikit tertawa

“Iiih kakak maah”

“Yeaay, martabak..
mam mam” Yupi langsung mengambil bungkusan martabaknya dan segera masuk untuk mengambil piring

“Hufft dasar” Kelvin menggelengkan kepalanya

Kelvin masuk ke kamarnya, dan langsung mengistirahatkan tubuhnya
yang sudah terasa lelah..

Dia menyempatkan diri untuk mengirim pesan kepada Andela melalui BBM, tetapi tidak ada balasan setelah itu

“Mungkin Andela udah tidur” batin Kelvin dalam hati

Hari itu berakhir..

*

Tak terasa semuanya berlalu dengan sangat cepat, Kelvin Andela dan teman-teman lainnya sudah lulus dari kuliah, mereka nampak sangat senang sekali.

Kelvin berencana untuk membuat suatu perayaan akan kelulusan mereka sekaligus pergi berlibur bersama teman-temannya
Kelvin cs berkumpul di rumah Andela

“Eh ga kerasa ya, kita udah 4 tahun jalanin kuliah” ucap Andela kepada yang lain

“Iya Ndel.. akhirnya lulus juga” jawab Michelle dengan wajah berseri-seri

“Eh, gimana kalo kita ngerayain kelulusan kita.. sekalian pergi berlibur gitu.. enaknya kemana ya?” Kelvin terlihat berpikir

“Pantai” usul Andela cepat

“Puncak” usul Razaqa

“Dufan” usul Michelle

“Mmh usul Andela boleh juga tuh, ke pantai aja ya?”

“Usul pacarnya pasti yang didenger”
celetuk Razaqa

“Yoi” lanjut Michael

Sontak mereka semua tertawa..

“Yaelah bukan gitu, tapi emang kayaknya pantai tempat yang pas gitu buat ngelepas penat dari kemarin kita udah belajar buat sidang skripsi” jelas Kelvin

“Iyadah, gw setuju-setuju aja” ucap Razaqa akhirnya menyetujui

“Aku juga” ucap Michelle

“Lu gimana berdua?” Kelvin mengalihkan pandangannya kearah Michael dan Shani

“Mmh.. oke deh kayaknya seru” kata Michael
Shani juga menyetujui..

“Oke sip, fix kita ke pantai, masalahnya ke pantai mana?” tanya Kelvin

“Gimana kalo Anyer ?” usul Michael

“Boleh juga tuh” Kelvin mengangguk-angguk

Setelah pembahasan selesai, akhirnya mereka setuju untuk pergi ke Pantai Anyer esok hari, kali ini Yupi juga diajak oleh Kelvin..

Adiknya itu suka sekali dengan pantai, makanya dia tidak akan lupa untuk mengajak adiknya

*

“Aku ga nyangka deh, hubungan kita bisa jalan mau 5 tahun kaya gini, dan udah lulus kuliah juga” Andela
menyenderkan kepalanya di bahu Kelvin, saat itu teman-temannya yang lain sudah pamit pulang, hanya menyisakan sepasang kekasih Kelvin dan Andela

“Iya Ndel..
aku juga ga nyangka, makasih ya atas segalanya” balas Kelvin sambil mengelus kepala Andela di bahunya

“Hihi iya sama-sama, justru aku yang bilang makasih karena kamu udah selalu lindungin aku kalo lagi ada masalah” Andela kini menatap mata Kelvin

“Itu udah kewajiban aku” jawab Kelvin

“Dan aku janji akan selalu ada disamping kamu gimanapun caranya hingga maut memisahkan” Kelvin memegang tangan Andela
Andela tersenyum, sekaligus terharu..
matanya mengeluarkan bulir bening yang jatuh mengalir ke pipinya

“Heei kok nangis sih?” kenapa? Kelvin terlihat bingung

Andela menggeleng

“Engga, aku cuma terharu aja” jawab Andela

Kelvin menghapus air mata Andela dengan tangannya

“Dan aku janji, sebentar lagi aku akan jadi sukses dan setelah itu aku akan menikah sama kamu” ujar Kelvin dengan penuh keyakinan

“EH?” Andela nampak tidak percaya akam perkataan Kelvin

Andela menunduk, wajahnya sontak memerah

“K..ka..mu serius ?” tanya Andela terbata

“Aku serius Ndel” jawab Kelvin

Andela menaikkan kepalanya dan menatap wajah Kelvin

“Makasih ya” Andela sontak memeluk Kelvin dengan erat

Dia sangat bahagia sekali bahwa orang yang ia cintai akan segera melamarnya..
“Mmh.. udah sore nih, aku pamit pulang dulu ya, jangan lupa besok kita ke pantai” Kelvin pamit pulang dan berlalu keluar rumah Andela

Andela mengangguk diiringi senyuman

Selepas kepergian Kelvin, Andela masuk ke kamarnya dan senyum-senyum sendiri, mungkin terlalu bahagia karena Kelvin akan melamarnya..

Malampun tiba

Kelvin berkutat dengan HP dan Laptopnya seperti biasa, Kelvin memutuskan untuk menonton RAW

* Kali ini Brock Lesnar dan The Undertaker tidak dijadwalkan muncul, hanya akan ada John Cena melawan Seth Rollins pada main event
Sambil menyeruput kopi di sebelahnya, Kelvin tetap fokus pada layar laptopnya, pertandingan demi pertandingan dilalui, hingga akhirnya tiba di partai puncak antara John Cena melawan Seth Rollins

Seth Rollins mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu, John Cena sedikit membalas dengan beberapa serangan seperti dropkick, bulldog.

Pertandingan lama-kelamaan menjadi sengit, Seth Rollins melakukan Diving High Knee, John Cena masih bisa bangun sebelum hitungan ke 3, begitupun Rollins..

John Cena melakukan gerakan Five Knuckle Shufflenya, Cena bersiap untuk Attitude Adjustment, Rollins berhasil menghindar dan membalas dengan Enzuigiri Kick
Cena masih berdiri, keduanya menjual beli pukulan, Rollins dengan tendangan ke perut, Cena membalas dengan pukulan ke wajah..

Rollins membalas lagi dengan lutut yang mengarah tepat ke hidung John Cena..

Nampaknya hidung Cena berdarah, terlihat dia kesakitan dan wasit mengeluarkan sarung tangan untuk menyeka darah yang keluar dari hidungnya.

Hidung Cena mengalami patah yang cukup parah, terlihat dari bentuk batang hidungnya yang agak bengkok dan bengkak.

John Cena menolak menyerah dan melanjutkan pertandingan kembali, Rollins nampak frustrasi
Rollins tanpa ampun langsung menyerang Cena bertubi-tubi dengan Turnbuckle Powerbomb miliknya, tetapi Cena kembali bangkit sebelum hitungan ketiga.

Sorakan dari penonton mulai terdengar, sepertinya mereka sangat menyukai pertandingan ini..

Kelvin yang menonton lewat laptopnya pun sampai terkagum..
Benar-benar pertandingan yang sangat berkelas dari kedua juara ini..

Rollins ingin menyelesaikan Cena dengan Pedigree, Cena berhasil menghindar dan membalikkan keadaan dengan mengirimkan Attitude Adjustment..

1,2,… Rollins kembali bangkit, kini giliran Cena yang menunjukkan wajah frustrasi
Tak lama berselang, Cena akhirnya berhasil memenangkan pertandingan setelah membuat Seth Rollins menyerah karena kuncian STF dari John Cena..

John Cena kembali memenangkan pertandingan..
Penonton memberikan standing applause atas perjuangan Cena yang terus berjuang hingga akhir, meskipun hidungnya mengalami patah, RAW berakhir dengan selebrasi John Cena..*

Kelvin menutup laptopnya, menghabiskan kopinya dan mulai merebahkan tubuhnya sambil tangannya tidak terlepas dari smartphonenya

Setelah sebentar mengecek twitter dan media sosial lainnya, Kelvin terlelap dan siap akan liburan esok hari
Keesokan harinya

“Viin bangun sayang, katanya mau ke pantai” ucap Mama Kelvin dengan lembut sambil menggoyang-goyangkan badan anaknya

“Eh.. mamah, udah pagi ya maah ?” tanya Kelvin setengah sadar

“Udah sayang” jawab Mamanya

“Tumben mama yang bangunin, biasanya adek yang bangunin aku” Kelvin mengucek matanya dan meregangkan tubuhnya

“Adek kamu juga barusan mama bangunin, mungkin kecapekan kali..
semalem dia begadang” ujar Mamanya

“Eh iya mah ?? aku ga tau.. hufft dasar adek” Kelvin bangun dari tempat tidurnya dan mencuci mukanya

“Iya, katanya lagi packing buat hari ini mau ke pantai, dasar emang adek kamu tuh..
kalo soal liburan nomor satu”

“Hehe iya maah”

“Yaudah, Mama tunggu di meja makan ya.. kita sarapan” pesan Mamanya

“Iya maah” jawab Kelvin

Mamanya lalu keluar dari kamar anaknya

Setelah selesai membasuh mukanya..

Kelvin kemudian mandi, sebelum akhirnya sarapan bersama dengan keluarganya

“Pagi semuaa” sapa Kelvin ramah kepada semua anggota keluarganya

“Pagi Vin” ucap Papa Kelvin sambil membaca koran

“Pagi Kak”

“Pagii” Mamanya tersenyum melihat anaknya yang sudah rapi dengan kemeja..

“Dek.. kok belom ganti baju, sebentar lagi kita berangkat looh” pesan Kelvin

“Iya kak, abis sarapan aku ganti baju” jawab Yupi

Kelvin lalu duduk dan makan bersama

“Kak” ? panggil Yupi di sela-sela makan

“Mmh… iya apa dek ?” tanya Kelvin

“Nanti aku berenang ya di pantai, hehe..
pasti seru” ujar Yupi
“Mmh.. iya boleh, tapi jangan jauh-jauh sampe tengah ya, di pinggir aja”

“Siap kak”

“Jangan nakal ya disana dek, turutin perintah kakak kamu” pesan Mama mereka

“Siap maah”

“Dan kamu juga Vin, jagain adek kamu ya yang bener..” pesan Mamanya

“Iyaa maah.. pasti aku jaga adek”

Setelah selesai sarapan, Yupi kembali ke kamarnya untuk berganti baju..

Kelvin menunggunya di ruang tamu,
Tak lama berselang Yupi muncul dengan kaos berwarna pink dengan celana panjang
“Ayo kak berangkat yeaay” Yupi nampak kegirangan

“Ayo”

Setelah berpamitan kepada kedua orang tua mereka, Kelvin menarik tangan adiknya dan masuk ke dalam mobil.

“Jemput Kak Andela dulu ya Dek” ucap Kelvin setelah mereka berdua berada di dalam mobil

“Iya kak” patuh Yupi

Kelvin dan teman-temannya akan berkumpul di rumah Andela, sebelum akhirnya mereka pergi ke pantai menggunakan dua mobil, mobil Kelvin dan Mobil Michael.

“Heei udah lama nunggu ya ?” sapa Kelvin ramah kepada Andela
“Eh, engga kok, aku baru keluar juga” jawab Andela

“Yang lain mana?” tanya Kelvin sambil celingak celinguk

“Katanya sih Michael dan lainnya lagi otw” jawab Andela

Kelvin hanya manggut-manggut

Tak lama kemudian, ada sebuah mobil yang berhenti di dekat mereka

“Eh itu kayaknya dia” kata Kelvin

Dan benar saja, disaat mobil berhenti, keluarlah Michael dan yang lainnya

“Ooi Vin, sorry lama..
macet dikit” ujar Michael

“Yoo gapapa” jawab Kelvin
“Daah yuk berangkat, kamu udah bilang mama kamu kan Ndel?” tanya Kelvin

“Udah dong” jawab Andela singkat

Andela naik ke mobil Kelvin, Dia duduk di samping kemudi..
Yupi duduk di kursi tengah

Sedangkan mobil kedua diisi oleh Michael Shani bagian depan dan Razaqa Michelle di kursi tengah

Selama perjalanan, tidak banyak pembicaraan yang terjadi antara Kelvin dan Andela, hanya ada musik yang diputar dan sesekali Andela seperti menikmati lagunya sambil menyenderkan kepalanya.

Yupi terlelap di kursi tengah, dia memang paling suka tidur selama perjalanan
“Ndel ? panggil Kelvin

Dia mengecilkan volume suara musik

“Eh iya apa?” jawab Andela sambil menengok kearah Kelvin

“Papa Mama kamu gimana ? mereka baik-baik aja kan ? udah lama aku ga ketemu mereka” tanya Kelvin basa-basi

“Baik kok..
Mereka selalu ngomongin kamu juga” ucap Andela

“Eh ngomongin yang kaya gimana?” tanya Kelvin yang mulai diliputi rasa penasaran

“Mmh.. ya gitu, Papa Mamaku selalu bicarain kamu kalo mereka pengen punya menantu kaya kamu..” ucap
Andela pelan sambil terlihat malu

“Eh ? Ahahaha.. lucu” Kelvin malah tertawa sambil matanya fokus kedepan untuk mengemudi

“Iih kok kamu ketawa sih ?” Andela terlihat menggembungkan pipinya

“Hehe gapapa kok..”

“Muka kamu tuh lucu banget..
pas tadi barusan cerita jadi merah gitu” sambung Kelvin lagi

“Eh iya kah?”

“Iyaa.. tapi sekarang udah engga lagi kok” jawab Kelvin

“Huuu dasar…
Setelah menempuh waktu selama kurang lebih 3 jam perjalanan, mereka sampai di kawasan Pantai Anyer Banten..

Mereka bersiap turun dari mobil

Yupi sudah bangun dari tidurnya, lebih tepatnya dibangunkan oleh Andela tadi

“Kamu nanti mau berenang?” tanya Kelvin

“Mmh.. mungkin, tapi gatau juga deh, nikmatin pasir pantai dan pemandangan juga udah lebih dari cukup buat aku” jelas Andela

Kelvin hanya manggut-manggut

*To Be Continued*

Created by @KelvinMP_WWE

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s