Kisah Cinta Anak Motor, Part6

Ditempat lain, tampak seorang gadis tengah menunggu seseorang, entah  mengapa dia tidak merasa khawatir, padahal sudah menjelang malam.

Saat gadis itu duduk, ada seseorang berjaket hitam mengenakan masker sebagai menutupi wajahnya.. dia mendekati gadis tersebut dan memegang bahu gadis tesebut dan sontak itu membuat orang yg sedang duduk itu terkejut
“Siapa kamu?!!” Ucap gadis itu dengan nada ketakutan

“Hey tenang, ini aku Sagha pacar kamu” ucap pria yg mengenakan jaket hitam dan masker.

“Iihh, kamu bikin aku takut tau gak, kalo aku jantungan gara-gara kamu gimana?” Ucap Shania kepada Sagha.

“Ya gapapa kalo kamu jantungan, aku tinggal cari yg baru” ucap Sagha Enteng

“Oh!” Jawab Shania sambil cemberut

“Haha, ciee ngambek,  makin cantik aja nih. Hahaha  aku becanda doang kok tadi, gak mungkin lah aku bisa move on cepet dari kamu, move on dari kamu itu perlu waktu berabad-abad.” Rayuan maut Sagha sudah keluar, dan rayuan itu mampu membuat Shania tersenyum

“Ahh, kamu gombal mulu deh” jawab Shania

Dengan pipi yg merah

“Aku gak gom. . .?”

Cups…    tiba-tiba saja Shania mencium pipi kanan Sagha, dan itu berhasil membuat yg empunya pipi hampir kejang-kejang.
~~~~()()~~~~
Pagi ini sangat cerah, seperti seorang pemuda yg sedang tertidur dengan semangat, sampai membuat kakaknya kesulitan membangunkannya

“Aha! Aku punya ide, hehehe.”gumam sang kakak

Lalu tiba-tiba saja Kakaknya langsung melompat keatas kasur si pemuda itu, tepatnya sang kakak melompat keatas tubuh adiknya, dan sontak membuat pemuda yg tidur itu membulatkan matanya, membulatkan matanya? Ya, tentu saja pemuda itu membulatkan matanya, karena lutut sang kakak tepat mengenai rambo yg lagi istirahat. #Lo bayangin aja sakitnya gimana.

“Huuaaaaaaa!!!!”Teriak adeknya yg langsung berguling-guling di atas kasur, sampai-sampai  . .. .
BRUKKK. . .

Ya itu adalah suara orang jatuh dari atas kasur.

“Adeeekk, kamu kenapa?”tanya kakaknya Khawatir.

“Aduuuhh, kak Frieska apa-apaan sih, banguninnya gak usah gitu juga kali, sakit nih Rambo aku kena lutut kak Frieska, mana kakak tadi loncat lagi, kalo ini sampai gak mau bangun lagi, kakak harus tanggung jawab!” Omel Rama kepada Kakaknya sambil memegang sang Rambo #maksudnya si Rama yg megang, bukan kakaknya.

“Maaf dek, kakak beneran gak sengaja, lagian kamu juga sih susah banget dibanguninnya.”

“Uuuuhhh, sakitnya sampe bikin perut aku mules nih” oceh Rama sambil meregangkan tubuhnya

“Jadi kakak harus gimana? Ya udah sini kakak olesin balsem”

“Apanya yg diolesin balsem? Yg ini?”Tanya Rama sambil nunjuk Rambo

“Ya enggak lah, perut kamu maksudnya,” jawab Kak Frieska

“Oohh, kirain.”

‘Ya udah sini kakak Olesin.”

“Gak usah kak, udah mendingan kok,”

“Beneran nih?”Tanya Kak Frieska

“Iya, ya udah deh, aku mau mandi. Kakak keluar gih…  hus huss” ucap Rama dengan gerakkan tangannya yg menggambarkan sedang mengusir.

“Oohh, jadi ngusir nih ceritanya? Oke.” Ucap kak Frieska
“Hehehe, udah buruan keluar, aku mau mandi.” Ucap Rama sambil mendorong kecil kakaknya menuju pintu kamarnya

~~~~()()~~~~

Sore harinya, seorang gadis tengah berjalan sendiri di pinggiran taman,  ia tak menyadari bahwa ada beberapa orang yg membuntutinya, saat gadis itu berada di tempat yg lumayan sepi, orang yg membuntutinya langsung mengelilingi gadis itu, dan terlihat mereka berjumlah empat orang dengan wajah sangar.

“Sore cantik, sendiri aja nih.”Ucap seorang preman

“Mau kita temenin gak?.” Tanya teman preman yg lain yg sudah mencolek pipi si gadis itu

Dan salah satu preman itu langsung menggenggam tangan gadis itu dan mulai menarik dengan kasar sampai terdengar suara teriakkan. . . .

“Wooy, lepasin dia!” Teriak seorang pria kepada keempat preman itu

“Rama?”gumam gadis itu

“Heh lo bocah, mending lo pergi dari sini, kalo lo masih sayang sama nyawa lo” ucap bos preman

“Tidak sebelum kalian lepaskan Naomi!.”

“Ooohhh, jadi nama gadis cantik ini Naomi?,”

“Lepasiinn akuu . .,” ucap Naomi sambil berontak

“Heh, mending lo jangan ikut campur urusan kita.”

“Kalo kalian gak lepasin dia, maka jadi urusan gue juga.”

“Halaahh, banyak bacot! Seraaaanggg!.”perintah bos preman kepada anak buahnya

Ketiga preman anak buah bos itu langsung menyerang Rama.. Dengan lihai, Rama menghindari
serangan-serangan membabi buta para preman..

Setelah menghindar dari pukulan-pukulan mereka, Rama balik menyerang dengan pukulan dan tendangan-tendangannya. Hasilnya, ketiga preman itu terpental kesana kemari akibat pukulan dan tendangan pria itu..

“Cuma segitu doang ? udah keroyokan, beraninya sama cewek, kumpulan pengecut” ucapnya dengan dingin

Si preman menolak menyerah, kali ini preman tersebut mengeluarkan pisau lipat dari masing-masing saku celana mereka

“Hajaarr” dengan membabi buta preman itu melayangkan pisaunya kesana kemari..

Rama berhasil menghindar dengan tenangnya meskipun sesekali terkena sabetan kecil di lengannya

Dia balas menyerang, dan dengan mudahnya ia menjatuhkan preman-preman itu. Naomi hanya melihat pertarungan di depannya. Bos para preman itu hanya tercengang melihat anak buahnya dihajar habis- habisan oleh pria yg tidak dia kenal. Dia hanya bisa melihat saja tanpa bisa bertindak apa-apa

“Booss, dia gabisa dikalahin” keluh salah satu preman sambil mengerang kesakitan

“Gaada jalan lain, kabuuur” komplotan preman itu lari terbirit-birit bak tikus yang dikejar kucing

Kini tinggal Rama dan Naomi yang berada di jalanan sepi itu.

“Naomi, lo gapapa kan?,”Tanya Rama

Namun tiba-tiba saja Naomi memeluk Rama

Sambil menangis sesenggukan, Rama yg mengerti perasaan Naomi pun membiarkan dia dipeluk sampai Naomi tenang.

“Lo gapapa kan?,” Tanya Rama untuk kedua kalinya

“I.i.iyaaa, hiks. Aku gapapa kok.. hiks, makasih ya udah nolongin aku. Hiks hiks..”Jawab Naomi mulai tenang

“Ya udah kalo gitu, gw anter lo pulang, udah mau malem, bahaya kalo lo pulang sendiri.”

Naomi hanya bisa mengangguk, Rama langsung mengantar Naomi pulang, saat diperjalanan, Naomi memeluk erat Rama, dan tak terasa mereka sampai di rumah Naomi . . . .

TO BE CONTINUE. . .

Saran dan masukkannya ditunggu, biar lebih membangun.

Created :: @Ramadhanrasta18

Pin BBM :: 58337034 .. jgn lupa Invite fren. Mari berteman

Iklan

8 tanggapan untuk “Kisah Cinta Anak Motor, Part6

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s