Wrestling & Love part 56

wpid-pizap_1437301468174-1.jpg

Tak lama kemudian Razaqa kembali

“Mau masuk sekarang apa gimana?” tanya Razaqa

“Mmhh.. sekarang ajadeh” balas Michelle

“Yuk” Michelle menarik tangan Razaqa

*

Superkick dari Kelvin dan langsung mengarah tepat ke wajah Gilang, dia tampak kesakitan, Michael langsung memanfaatkan kesempatan dan melakukan Turnbuckle Powerbomb yang mengarah kearah tembok

Sontak punggung Gilang membentur keras tembok
Kelvin belum puas dengan itu, dia melakukan Attitude Adjustment untuk “menyelesaikan” perlawanan Gilang.

Akhirnya setelah melalui pertarungan yang ketat, Kelvin dan Michael berhasil mengalahkan Gilang.

“Ayo Mike” Kelvin kemudian berlari kembali untuk masuk ke sebuah ruangan tempat Andela disekap

Michael membuntuti dari belakang

Begitu mereka sampai di salah satu ruangan dimana Andela berada, Falvi menyambut mereka

“Akhirnya datang juga” kata Falvi sambil bertepuk tangan

“Kelvin” ucap Andela pelan

Bibir Andela menyunggingkan senyum
lega karena kekasihnya itu datang menyelamatkannya

“Lepasin Andela” perintah Kelvin dengan nada tinggi

“Weeits, tenang..
cewek lu bakal gw lepasin kok, tapi dengan satu syarat” ucap Falvi tertahan

“Apa?” potong Kelvin cepat

“Kalahin gw dulu, cukup gw sama lu, suruh temen lu gausah ikut” Falvi menantang Kelvin duel

“Oke, Mike lu mundur” perintah Kelvin

Michael mematuhi perintah temannya dan mundur

“Gw denger lu suka WWE ?” tanya Falvi
“Ya” jawab Kelvin singkat

“Hmm menarik, gw juga” ucap Falvi

Kelvin tanpa basa-basi langsung menyerang Falvi dengan kecepatan tinggi, tenaga Kelvin sudah banyak terkuras karena sebelumnya ia telah melawan Artha dan Gilang.

Sementara Falvi bisa dibilang masih segar staminanya..

Serangan Kelvin membabi buta, dia sangat bernafsu untuk mengalahkan Falvi..

Falvi dengan mudah menghindari semua serangan Kelvin

BRUK

Kelvin terjatuh, baru saja Falvi melakukan Clothesline
“Kelviin” Andela berteriak dengan menunjukkan raut wajah yang khawatir

“Uughh” Kelvin merasa kesakitan di punggungnya

“Ayo, gitu doang kemampuan lu” tantang Falvi

Kelvin dengan cepat bangun dan berlari kearah Falvi..

Spear !

Falvi sedikit lengah, Kelvin berhasil melakukan Spear, keduanya terjatuh di lantai..

Falvi memegangi perutnya yang terasa sakit akibat “Spear” dari Kelvin

“Ayo bangun, gitu doang kemampuan lu?” kini giliran Kelvin yang balik
meledek Falvi

“Siaaal” Falvi bangkit berdiri dan kembali bertarung..

Pukulan demi pukulan mereka lontarkan kearah lawan masing-masing, Disaat Kelvin lengah,
Falvi mencoba memberikan RKO tapi gagal..

(Falvi merupakan penggemar dari Randy Orton)

Kelvin mendorongnya, begitu Falvi balik badan, dirinya langsung “dihadiahi” Superman Punch” dari Kelvin

Kelvin bersiap melakukan gerakan andalannya Attitude Adjustment..

Falvi kembali berdiri, Kelvin mencoba mengangkatnya di pundak
Falvi berontak dan berhasil menghindari Attitude Adjustment..

Kelvin lengah, di saat dia berbalik..
Falvi langsung melakukan RKO outta nowhere

BRUK

Wajah Kelvin menghantam keras lantai, darah mengucur dari pelipis matanya

“Keelvvvin” Andela kembali berteriak memanggil nama kekasihnya itu

Tak terasa air matanya turun membasahi pipinya, Andela sangat tidak tega melihat Kelvin mati-matian berkelahi demi menyelamatkan dirinya

“Ughh” Kelvin melenguh kesakitan.

Tetapi entah kekuatan darimana dia
masih sanggup berdiri

Falvi menunjukkan wajah heran karena dia tidak habis pikir bagaimana Kelvin masih bisa bangkit dari RKO nya itu.

Kelvin kembali menyerang Falvi, dia benar-benar pantang menyerah..

Gerakannya semakin cepat dan membuat Falvi kewalahan dalam menahan serangan-serangan Kelvin

Five Knuckle Shuffle dari Kelvin kemudian diikuti oleh Attitude Adjustment, kali ini Kelvin berhasil melakukannya, gantian Falvi yang terkapar kesakitan

Kelvin tanpa ampun langsung memukul wajah Falvi bertubi-tubi, dia sudah seperti kesetanan
Wajah Falvi sudah mengeluarkan darah

“Stop !! gw ngaku kalah” ucap Falvi

Kelvin menghentikan pukulannya

Falvi terkapar, Kelvin berjalan ke arah Andela, lalu melepaskan ikatan tangan Andela

“Viinn” Andela langsung memeluk Kelvin dengan erat

Begitu juga Kelvin yang memeluk Andela dengan erat.

“Kamu ga apa-apa kan ?” tanya Kelvin sambil memegangi kedua pipi Andela

Andela menggeleng

“Justru aku yang nanya, kamu luka-luka gitu” Andela nampak khawatir
dengan keadaan Kelvin

“Ini cuma luka biasa kok, nanti juga sembuh” kata Kelvin

Falvi kembali berdiri

“Vin, maafin gw
gw sadar kalo perbuatan gw salah” Falvi tertunduk menyesal

“I..iya Kak, lu udah gw maafin kok” jawab Kelvin

“Kalo boleh, gw mau minta satu permintaan ke lu” ucap Falvi pelan

“Apa kak?” tanya Kelvin

“Bujuk Ve supaya mau balikan sama gw” ucap Falvi memohon

“Karena cuma lu doang orang yang dia percaya” sambung Falvi lagi
“Gw bisa aja, tapi lu nya nyakitin perasaannya dan gw ga tega ada perempuan disakitin kaya gitu” jawab Kelvin

“Gw udah putusin selingkuhan gw kemarin, gw sekarang sadar kalo gw salah dan udah nyia-nyian Ve begitu aja” Falvi nampak menyesali kesalahannya

“Kalo lu emang bener mau berubah, gw bisa bilang ke Kak Ve” ucap Kelvin

Falvi menyunggingkan senyum dan berkata

“Terimakasih”

Kelvin mengangguk

Selepas kejadian itu, Falvi meminta maaf baik kepada Kelvin, Michael dan juga Andela
“Maafin Kakak Ndel, kakak udah buat kamu takut dengan nyulik kamu, kakak udah dibutakan dengan dendam semata”

“I..i.iya kak, aku maafin kakak kok” balas Andela

*

“Gimana filmnya ? seru kan” tanya Razaqa disaat dirinya dan Michelle baru saja selesai menonton

Michelle dengan cepat mengangguk

“Iya seru banget”

“Boong ah, aku perhatiin tadi kamu ga fokus nonton filmnya, merhatiin wajah samping aku mulu”

“Eh ?? kamu liat ?” Michelle nampak
malu, memang sepanjang film berlangsung Michelle hanya sesekali menonton film, sisanya dia memperhatikan wajah samping dari Razaqa

“Liat dong, emangnya kamu kira aku galiat”

Michelle makin salah tingkah, wajahnya memerah

“Ahaha udah gausah merah gitu, ayo pulang” Razaqa menarik tangan Michelle untuk segera keluar dari bioskop

Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam pada saat itu, Razaqa mengantarkan Michelle pulang ke rumahnya seperti biasa

“Okeee.. sampe!” ucap Razaqa sambil menghentikan laju motornya

“Yeaay..
thanks for today yaa..
aku seneng banget hari ini” ucap Michelle dengan wajah yang bahagia

“Iya, sama-sama Leleku” balas Razaqa

“Hihi, yaudah aku masuk dulu ya..
sampe ketemu besok di kampus”

“Hehe iyaa, langsung istirahat ya..
good night”

“Siap! good night too” Michelle lalu masuk dan berjalam kearah pagar rumahnya

Razaqa juga berjalan kembali ke motornya

Tetapi tiba-tiba Michelle berbalik dan menahan tangan Razaqa
“Eh.. ada apa lag….

CUPS

Michelle mencium dengan cepat pipi Razaqa

“Hehe anggep aja rasa terimakasih aku atas hari ini..

“Bye” sambung Michelle lagi lalu dia benar-benar masuk kedalam rumahnya

Razaqa mengelus pipinya perlahan..
Dia senyum-senyum sendiri

Razaqa seakan masih tidak percaya bahwa kekasihnya itu menciumnya

~oOo~

“Aaaw pelan-pelan Ndel.. sakit” keluh Kelvin

Kini mereka berdua berada di rumah Andela,
Andela sedang mengobati luka Kelvin

“Eh.. iya
maaf-maaf” Andela merasa bersalah

“Aku minta maaf ya Vin, aku selalu aja nyusahin kamu, demi nyelamatin aku, kamu jadi selalu jadi korban” Andela mengucapkan kata-kata itu dengan pelan sambil terus mengobati Kelvin

“Eh, enggak Ndel.
Enggak sama sekali,  itu udah            kewajiban aku sebagai pacar kamu” jawab Kelvin

“Makasih ya”

“Makasih buat ?” tanya Kelvin

“Buat segalanya..
aku sayang kamu” Andela memeluk Kelvin dengan erat

“Hihi iya..
aku sayang kamu juga” Kelvin membalas pelukan Andela

“Ehem ehem” Mama Andela tiba-tiba datang

Otomatis Kelvin dan Andela langsung melepaskan pelukannya

“Eh mama hehe” Andela cengengesan

“Ada apa kalian peluk-pelukan segala ?” goda Mama Andela

“Iih mama apaan sih” Andela tersipu malu
Mama Andela bergabung bersama Kelvin dan Andela, mereka mengobrol ringan sebentar di ruang tamu sebelum akhirnya Kelvin pamit untuk pulang karena hari sudah larut malam

“Tant, pamit pulang dulu ya” ucap Kelvin ramah

“Iya Vin hati-hati di jalan”

Kelvin mengangguk lalu keluar dari rumah Andela, Andela mengikuti kekasihnya dari belakang untuk mengantarkan kepergiannya

“Sugeng Ndellu
Kamu istirahat ya
I love you” ucap Kelvin begitu dia sampai di depan pagar rumah Andela

“Iya.. kamu juga, love you too”
Andela balas dengan tersenyum sambil melambaikan tangannya
*

“Aku pulang” ucap Razaqa yang baru saja sampai di rumahnya

“Heei sayang, kemana aja kamu ? larut malem gini baru pulang” Mamanya langsung menyambutnya

“Hehe, abis nonton ama Michelle maah” balas Razaqa cengengesan

“Yaudah, buruan kamu mandi sana, pake air hangat..
mama udah masakin tadi” perintah Mamanya

“Siap maah” Razaqa mengikuti perintah Mamanya

Setelah Razaqa selesai mandi

“Zaqa” panggil Papanya yang kebetulan sedang ada di ruang tamu
“Mmh.. iya Paah ada apa ?” tanya Razaqa

“Soal kamu nanti ngelanjutin S2 di Jerman, Michelle udah tau ?” tanya Papanya

Razaqa menggeleng pelan

“Buruan kasih tau Michelle, kalo waktunya terlalu mepet, kasian dia pasti akan berat ngelepas kamu ke Jerman” saran Papanya

“Iya Paah..
nanti Zaqa akan bilang ke dia, lagi nunggu waktu yang tepat” jawab Razaqa

“Yaudah.. kamu tidur gih, udah larut malem, besok kan kuliah juga” perintah Papanya

“Iya Pah” Razaqa masuk ke kamarnya
dan tak lama kemudian dia pun terlelap.

Razaqa memang setelah lulus kuliah nanti, akan melanjutkan studi S2nya ke Jerman. Keputusannya sudah bulat,
Itu merupakan impiannya sejak kecil.
Kelvin dan Michael sudah tahu akan kepergian Razaqa ke Jerman, tetapi tidak dengan kekasihnya. Meskipun berat meninggalkan Michelle, Razaqa berharap agar Michelle mengerti dan merelakannya pergi sekitar kurang lebih 2 tahun.

*

Hari demi hari berlalu.

Sesuai permintaan Falvi, Kelvin membujuk Kakak kelasnya Ve agar mau kembali menjalin hubungan dengan Falvi
Kelvin menceritakan semuanya, mulai dari tentang Falvi yang berjanji akan merubah sikap mempermainkan wanitanya hingga menyuruh dirinya untuk membujuk Ve agar mau balikan dengan Falvi

“Benerankah dia mau berubah ?” tanya Ve menatap wajah Kelvin

Saat itu mereka sedang duduk di bangku taman kampus mereka, Kelvin sudah meminta izin kepada Andela untuk memperbolehkan dirinya berbicara empat mata dengan Ve.

“Iya Kak, Kak Falvi janji akan berubah..
apakah kakak mau maafin dia ?” tanya Kelvin

Di saat Ve lagi memikirkan tentang hal itu, Falvi datang dan menghampiri Kelvin dan Ve, tangannya disembunyikan kearah belakang
seperti sedang membawa sesuatu, tersungging senyum di bibirnya

Kelvin bangun, dan membiarkan sisanya dikerjakan Falvi, kemudian dia mengisyaratkan agar Ve berdiri.

“Ve” Falvi berlutut di hadapan Ve

“Ya ?”

“Maukah kamu maafin kamu dan nerima aku sekali lagi jadi kekasih kamu ?” ucap Falvi sambil tangannya mengeluarkan bunga dari balik punggungnya

Ve kaget dan menutup mulutnya menggunakan tangan kanannya.

Tak terasa air mata jatuh membasahi pipi Ve
“Eh kenapa ? aku salah ya? jangan nangis dong” Falvi merasa bersalah ketika melihat Ve menangis

“Mmh.. kamu janji ga akan kaya kemarin lagi ? aku sebenarnya masih cinta banget sama kamu” ucap Ve pelan

“Janji” Falvi dengan cepat mengatakan itu

Ve kemudian tersenyum dan menganggukan kepalanya

“Eh ? anggukan itu maksudnya apa?” tanya Falvi polos

“A..a..aku mau jadi pacar kamu lagi” ujar Ve akhirnya

Falvi seperti kelihatan tidak percaya
“K..ka.mu serius Ve ?” tanya Falvi memastikan

“Iiih ga ada siaran ulang” Ve memalingkan wajahnya dan memasang wajah ngambek yang sangat lucu aargh :v

“Ahahaha.. iya-iya makasih ya” Falvi masih canggung, Falvi hanya terdiam di depan Ve

“Iiiih pacarnya peluk dong” rengek Ve

“Eh ? Huu dasar” kemudian Falvi memeluk erat Ve, begitu juga sebaliknya

Kelvin dari belakang melihat hal itu semua, dia sangat senang bisa menyatukan kembali kedua kakak kelasnya itu
“Gimana ? Kak Ve mau nerima?” tanya Andela antusias saat Kelvin berada di dalam kelas

“Mau Ndel” jawab Kelvin singkat

“Syukurlah, aku ikut senang”

Tak lama kemudian, semua mahasiswa balik ketempat masing-masing untuk memulai pelajaran.

“Vinn” panggil Razaqa saat mereka di lorong kampus

Saat itu Andela ada di samping Kelvin

“Eh elu Zaq ada apaan ?” Kelvin membalikkan badannya dan melihat ada Razaqa disana yang mengejarnya

“Besok ke rumah Michael yuk, udah luma kita ga maen bareng lagi” usul Razaqa
“Hadeh, gw kira mau ngomong apaan..
yaudah deh, gw ikut.
besok sore gw dateng” ucap Kelvin

“Oke” balas Razaqa singkat

“Oiya, Michelle mana ?” tanya Kelvin bingung

Biasanya di samping Razaqa, selalu ada gadis berpostur kecil itu, tetapi sekarang entah kemana

“Lagi ke toilet bentar” jawab Razaqa

“Oooh oke deh

Selepas kejadian itu, Kelvin pulang dan mengantarkan Andela pulang seperti biasanya

“Makasih ya, mau mampir ?” tanya Andela lembut
“Mmh.. gausah deh Ndel, udah sore lagian.. salam ke papa mama kamu aja” ucap Kelvin

“Iya, nanti aku sampein” jawab Andela

“Okedeh, aku pamit pulang dulu byee”

“Byee” Andela melambaikan tangannya seiring motor Kelvin menjauh

Sesampainya Kelvin di rumah

“Halo kak, gimana hari ini?” tanya adiknya yang selalu menyambut kakaknya pulang

“Baik dek” jawab Kelvin tersenyum

“Ooh bagus deh, kakak buruan ganti baju abis itu kita mam” ucap Yupi dengan suaranya yang lucu
“Iya-iya, kakak ganti baju dulu ya” Kelvin kemudian pergi ke kamarnya untuk segera mengganti pakaian kemejanya dengan kaos biasa

Setelah selesai, seperti yang Yupi perintahkan..
Kelvin bergabung ke meja makan bersama Mamanya disana.

“Ayo kak, sini” Yupi bangun dan menarik tangan kakaknya kearah meja makan

“Eh iya dek”

Setelah mereka semua selesai makan, Kelvin kembali ke kamarnya dan mulai memainkan HP nya

Ada chat masuk dari Razaqa

Razaqa : Vin
Kelvin : Iya apa?

Razaqa : Gimana ya bilang ke Michelle nya, gw takut dia shock dan ga nerima gw pergi ke Jerman

Kelvin : Yaaa terserah lu, mungkin harus lu bilang dari sekarang supaya Michelle siap dan mau menerima kepergian lu

Razaqa : Emmh.. iya juga sih

Kelvin : Yaudah buruan bilang

Razaqa : Nanti dulu deh.. gw belom berani ngomongnya, takutnya Michelle malah marah ke gw lagi

Kelvin : Hadeeh -_- ga bakalan lah

Razaqa : Udah ah ganti topik

Kelvin : Serah deh
Kemudian Razaqa dan Kelvin melanjutkan percakapan mereka seputar WWE dan rencana mereka esok hari mengunjungi rumah Michael, tak terasa malam semakin larut..

Hingga akhirnya Razaqa pamit untuk tidur dan mengakhiri percakapan mereka berdua

*To Be Continued*

Created by @KelvinMP_WWE

Iklan

2 tanggapan untuk “Wrestling & Love part 56

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s