Lost and Back, Part67

BLARRRRRR

“Huhh…Apa yang terjadi..??”Rona terkejut.

~o0o~

“Tadi itu apa?”Tanya Mirai.

“Kau masuklah ke rumah.”ucap Yuuto.

Mirai mengangguk dan menuruti ucapan Yuuto.

KNIGHT MODE ACTIVED

WOARRRRR

Api di tubuh Yuuto menyala dan ia pun pergi.

~o0o~

“Dimana Yuuto?”pikir Naomi.

“Kak Naomi,tadi itu apa?”Tanya Rona.

“Entahlah.Apa kau melihat Yuuto?”

“Tidak,aku tidak melihatnya.”

Lalu Naomi menuju ke belakang rumahnya.Dan ia bertemu dengan Mirai.

“Mirai,apa kau melihat Yuuto?”

“Tadi Kak Yuuto di luar dan menyuruhku masuk.”

“Begitu ya?”

Naomi langsung keluar.

SRiNKKKK

WUSSSSHH

Naomi mengsktifksn mode kesatria dan pergi mencari Yuuto.

~o0o~

WOARRRR

TAP

“Hahaha…akhirnya kau keluar.”ucap Hanzai.

“Kau…lepaskan orang-orang yang kau bangkitkan itu.Biarkan mereka beristirahat dengan tenang.”ucap Yuuto.

“Masalah itu,kau tidak perlu khawatir.Pada saatnya nanti mereka akan kulepaskan.Dan mereka bisa istirahat dengan tenang…BERSAMAMU…..”

“Cihh….”

SRATTTTT

Yuuto melesat ke arah Hanzai.

“Huhh..??”

Namun tiba-tiba ia berhenti.

“Hahahaa….”

“T-tolong aku..!!!”

Tiba-tiba di belakang Hanzai ada seorang wanita tua dengan keadaan terikat.

“Kau..Lepaskan dia..!!!”ucap Yuuto.

“Kalau kau ingin menyelamatkannya,lepaskan sendiri.”

WOARRRRR

”Hhhhh….”

SRATTT
SRATTT
SRATTT

“GRRRRR….”

Tiba-tiba makhluk-makhluk aneh itu muncul lagi.

“Ch….”

BUAGKKK
BUAGKKK
BUAGKKK

Tentu saja Yuuto harus menghadapi mereka dulu sebelum mencapai Hanzai.

“WOAAHHH….”

Beberapa makhluk itu membuat bola peledak seperti milik Jiro dan melesatkannya.

JDUMMM

BLARRR
BLARRR
BLARRR

Tetapi Yuuto menendangi bola itu sehingga berbalik dan meledak ke arah mereka lagi.

SYUUUUTT

Benda hijau seperti milik Sinka tiba-tiba melilit Yuuto.

WOARRRR

KRRKK
KRRKK

CTARRRR

Yuuto membakarnya hingga hancur.

WUSSHHH

Tetapi dari belakang muncul puluhan bola peledak melesat ke arah Yuuto.

SRATTTT

BLARRR
BLARRR
BLARRR

“Kau tidak apa-apa?”

“Iya.”

Ternyata Naomi datang dan menangkis bola-bola peledak itu.

“Apa yang terjadi?”tanya Naomi.

“Hanzai menyandera seorang nenek.Aku harus menyelamatkannya.”

“Tapi…bagaimana kalau itu hanya jebakannya?”

“Aku tau itu.Tapi aku juga tidak bisa membiarkan nenek itu menjadi korban.”

Yuuto melawan makhluk-makhluk itu bersama Naomi.

BUAGKKK
BUAGKKK
BUAGKKK

Tiba-tiba makhluk-makhluk yang hendak menyerang Yuuto terpental jauh.

“Hehh..??”

Sebuah bola menggelinding dan berhentidi depan kakinya.

“Ini…ck,dasar!”gumam Yuuto.

“Yuuto…oper bolanya padaku..!!!”

“Minato?Kenapa kau ada disini?”tanya Naomi.

“Hehehe….”

Kemudian Ryu dan yang lainnya menyusul.

“Kalian juga..??”ucap Naomi.

“Kami tidak akan membiarkan kalian bertarung sendirian.Ayo kita hajar mereka!”seru Minato.

“Tapi….”

Yuuto memegang bahu Naomi.Ia mengangguk lalu menendang bola itu ke Minato.

“Lakukan..Minato..!!”

“Yeaaahhhh…..”

JDUMMMMM

BRUAGKKK
BRUAGKKK
BRUAGKKK

“Ayo..kita juga.”ajak Ryu.

Ia berlari dan menghajar makhluk-makhluk itu.

JDUGKKK

“GRRRRR…..”

“Lidya….”seru Viny.

Dengan sigap Lidya mengangkat badan Viny dan memutarnya.

BUGKKK
BUGKKK
BUGKKK

“Heyaahhh….”

Hiro menerjang makhluk-makhluk itu.

BRUAGKKK

“GRRRRR….”

“Tolong bantu mereka.Aku akan melepaskan nenek itu.”ucap Yuuto.

“Iya,berhati-hatilah.”ucap Naomi.

Yuuto mengangguk dan melesat ke arah Hanzai.

“Lepaskan dia..!!”seru Yuuto.

“Kau mau aku melepaskannya?Baiklah,ini…!!!”

Hanzai melempar nenek itu sangat jauh.

“Huhh..gawat….”

Dengan cepat Yuuto melesat untuk menangkap nenek itu.

SRETTT

“Dapat….”

TAP

Yuuto mendarat sambil menggendong nenek itu.

“Anda sudah aman.Tunggulah disini.”

Nenek itu hanya bisa mengangguk.Lalu Yuuto kembali menghadapi makhluk-makhluk itu bersama yang lainnya.

WOARRRRRR

SRATTTTTTT

“GRRRRRR….”

Hingga akhirnya makhluk-makhluk itu kalah dan menghilang semuanya.

“Hosshh..hosshh….”

Minato dan yang lainnya tampak terengah-engah.

“Sekarang,giliranmu..!!”

Yuuto melesat ke arah Hanzai.

SRATTT
SRATTT
SRATTT

Hanzai menyerang Yuuto dengan bayangan hitam andalannya.Tetapi Yuuto menangkis semuanya dengan tongkatnya.

SRETTT

Hanzai melompat menjauh.Kemudian Yuuto kembali melesat ke arahnya.

“Hhhh….”gumam Hanzai.

“Huhh…??!!”

Tiba-tiba Yuuto berhenti.

“A-apa..??!!”batin Yuuto.

“TOLOOONG..!!”

“TOLONG KAMI..!!”

“KELUARKAN KAMI DARI SINI…!!!”

Tiba-tiba dari belakang Hanzai muncul kubah besar yang berisi orang-orang yang disanderanya.

“Cih..lepaskan mereka…!!”ucap Yuuto.

“Kalau kau mau,coba saja sendiri!”ucap Hanzai.

Yuuto langsung melompat tinggi,namun.

WUSSSHHH

Tiba-tiba sebuah bola peledak besar melesat ke arahnya.

JDUMMM

BLARRR

Untung saja Yuuto sempat menendangnya sehingga bola itu terhempas dan meledak.

“Yuuto….”teriak Naomi.

Lalu ia berlari untuk membantu Yuuto.

SYUUUUTT

“Huhh..??”

Benda hijau seperti akar menjalar ke Naomi.

SRATTT
SRATTT
SRATTT

Naomi memotong-motong benda itu.

TAP
TAP

“Jiro..??!!”batin Minato..

“S-Sinka?”ucap Lidya..

“Kalau kau ingin menyelamatkan mereka,hadapi kami dulu.”ucap Jiro.

“Tapi..aku tidak ingin bertarung dengan kalian.Kita kan….”ucap Naomi.

“Hentikan!Jangan ucapkan itu lagi!!”potong Sinka.

“Ayo,kita lawan mereka!”ajak Yuuto.

“T-tapi..aku tidak bis….”

“Aku tau,Sinka adalah temanmu.Jiro juga temanku.Tapi,kita tidak bisa membiarkan mereka menjadi korban.”ucap Yuuto.

Yuuto pun melesat ke arah Jiro.Semetara Jiro berubah wujud menjadi monster seperti biasanya.

“Yuuto,tunggu..!!”

Tetapi Sinka menghadang Naomi.

“Mau kemana kau?Akulah lawanmu.”ucapnya.

TRANKK
TRANKK

Sinka menyerang,tetapi dapat  ditangkis oleh Naomi.

SRATTT
SRATTT
SRATTT

Jiro melesatkan duri-duri hitamnya ke Yuuto.

WOARRRRR

Yuuto membakarnya hingga musnah.

Sementara itu,

“Aku harus membantu mereka.”ucap Minato.

JDUMMMMM

Minato menendang bolanya kea rah Jiro.

SRATTTT

JLEBB

Tetapi duri Jiro menancap ke bola Minato hingga kempis.

“WOAAAHHH….”

WUSSSSHHH

Jiro membuat bola peledak dan melesatkannya ke arah Ryu dan Hiro.

“Gawat..”

Minato langsung berlari dan mendorong mereka berdua.

JDUMMM

BLARRRR

Untungnya Minato masih sempat menendang bola itu ke udara sehingga tidak meledaki dirinya sendiri.

“A-astaga..aku baru sadar kakiku sekuat ini.”batin Minato sambil menatap kakinya sendiri.

“Arrrghhh….”

“Hiro..kau tidak apa-apa?”Tanya Ryu.

“Maafkan aku.”ucap Minato.

“T-tidak,aku tidak apa-apa.Terima kasih telah menyelamatkanku.”ucap Hiro.

Lalu ia melihat ke sekumpulan orang yang di sandera Hanzai.

“Emhh..??”

Matanya tertuju pada seseorang disana.Seorang wanita berkacamata.

“Huhh…??!!!”Hiro tampak terkejut.

Ia meyakinkan penglihatannya lagi.

“IBU…???”

 

 

*to be continued

Iklan

3 tanggapan untuk “Lost and Back, Part67

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s