Lost and Back, Part66

3

“Sial..aku terlambat.”

“Hey.ada apa??!!”tanya Ryu.

“Aku harus kesana.”ucap Hiro seraya berlari.

Ternyata Hiro pergi ke sebuah bandara.Namun sebagian wilayah bandara itu telah hancur dan terbakar di beberapa titik.

“Hey..mau kemana kau?Disana berbahaya.”salah seorang petugas keamaanan menghadang Hiro.

“Aku harus kesana.Aku ingin mencari ibuku.”ucap Hiro.

“Jangan.Semua korban tewas dan selamat sudah dievakuasi.”

“Dievakuasi?Kemana?”

“Korban tewas dan yang menderita luka berat sudah dibawa ke rumah sakit.Dan yang selamat diarahkan ke bilik aman.”

“Baiklah,terima kasih.”

~o0o~

“Tolong..!!!”

“Ayen..bertahanlah..!!!”

Mirai terus berenang mendekati Ayen yang terbawa arus sungai.

“Dapat.”

Setelah berhasil meraih Ayen,Mirai langsung membawa Ayen ke tepian.Sesempanya,ternyata Ayen sudah tak sadarkan diri.

“Ayen..bangun…”Mirai menggoyang-goyangkan badan Ayen.

Lalu ia menekan-nekan dada Ayen.

“Bangun….”

Tetapi Ayen tak kunjung sadar.

“Mmmm..haruskah….”pikir Mirai.

Perlahan Mirai mendekatkan wajahnya ke Ayen,dan.

“Uhukk..uhukkk….”

Niat Mirai untuk memberikan nafas buatan gagal karena Ayen sudah sadar lebih dulu.

“Akhirnya kau sadar.Ayo kita kembali.”

~o0o~

“Ibu..??”

Hiro pergi ke rumah sakit yang ditunjukkan oleh petugas tadi.

“Dia tidak ada di sini.”

Hingga akhirnya ia sampai di ruangan terakhir.

“Tidak ada.”

Lalu Hiro keluar dari rumah sakit itu.Kemudian Ryu datang.

“Bagaimana?”

“Dia tidak ada disana.”

“Kalau begitu,aku akan kembali ke rumah.”ucap Hiro.

“Hey..jangan!!Terlalu berbahaya.”cegah Ryu.

“Kenapa?”

“Makhluk-makhluk itu,mereka bisa muncul kapan saja.”

“Aku tidak pedul.Yang penting,aku harus menemukan ibuku.“

~o0o~

“Selesai.”

“Terima kasih.”

Luka di tangan Yuuto sudah diobati kembali oleh Naomi.

“Baiklah,aku keluar dulu.”ucap Naomi.

Saat pergi ke ruang tamu,

“Mmm…kemana Ryu dan Hiro.”

“Tadi itu,tiba-tiba Hiro berlari keluar.Lalu Ryu ,engikutinya.”ucap Hanna.

“Apa?Hmm..aku harus mencari mereka.”

Naomi berubah ke knight mode dan langsung keluar.

~o0o~

“Dia pergi ke mana ya?”

Acha mencari-cari keberadaan kakaknya.Lalu ia menemui Yuvia yang sedang duduk sendirian di belakang.

“Kak Yuvia,apa Kakak melihat Kak Mirai?”Tanya Acha.

“Tidak.Aku tidak melihatnya.”jawab Yuvia.

“Huufttt…kemana perginya?”

Tak lama kemudian dari kejauhan terlihat Mirai sedang menggendong Ayen.

“Itu dia..ehh..???”

Mirai pun sampai.

“Apa yang terjadi?”Tanya Yuvia.

“Nanti saja kuceritakan.Tolong gantikan bajunya.”

<skip>

“Ini..minumlah.”Acha menyodorkan segelas minuman hangat.

“Terima kasih.”

Lalu Rona meminumnya.

“Huffffttt….”

“Sebenarnya,apa yang terjadi?”

“Tadi itu,aku terpeleset dan jatuh ke sungai.Dan ternyata sungai itu cukup dalam.Aku tidak bias berenang.Untung saja Mirai menyelamatkanku.”jelas Rona.

“Hehh..??Kak Mirai..??”

“Iya..ada apa?”

“Mmmm…tidak,hanya saja….”

“Mmm..??”

“Setahuku Kak Mirai itu juga tidak bisa berenang”ucap Acha.

“Ehh..benarkah?”

Acha mengangguk.

~o0o~

“Ibu….”

Hiro masuk ke rumahnya.

“Ibu..apa Ibu disini..??”

Tetapi tidak ada jawaban.

Sementara itu,

“Hmm..itu Ryu.”

TAP

“Ryu….”

“Eh..Naomi?”

“Kemana Hiro?”Tanya Naomi.

“Aku sedang mengejarnya.Dia pergi ke rumahnya untuk mencari ibunya.”

“Hmmm…kalau begitu ayo!”

“Huhh..??”

WUSSSSHHHH…

Naomi melesat sambil menggenggam erat tangan Ryu.

“A-aku terbang..??”Ryu cukup terkejut.

“Dimana rumahnya?”Tanya Naomi.

“Ayo,aku tunjukkan.”

Naomi pun melesat mengikuti arah yang ditunjukkan Ryu.

“Tidak kusangka.Dibalik tangan yang halus ini,dia adalah seorang kesatria.”batin Ryu.

<skip>

“Itu dia.”

“Ternyata rumahnya di luar kubah pelindung.Kita harus segera membawanya pergi.”ucap Naomi.

TAP

“Cari dia ke dalam.Aku akan berjaga-jaga di luar.”ucap Naomi.

“T-tapi….”

“Cepat.Sebelum makhluk-makhluk itu muncul lagi.”

Ryu langsung masuk.

“Hiro..dimana kau..??”

TAP
TAP
TAP

“Hiro..??”

Hiro hendak berlari keluar namun ditahan oleh Ryu.

“Mau kemana lagi kau?”

“Aku harus mencari ibuku.Dimanapun itu,aku harus menemukannya.”

“Jangan!Terlalu berbahaya.”

“Sudah kubilang,aku tidak peduli.”

“Hey..dengarkan aku.Belum tentu ibumu ada di kota ini.”

“Maksudmu?”

“Mungkin saja ibumu ketinggalan pesawat.Jadi kepulangannya tertunda.”

“Tidak mungkin,ibuku bukan orang seperti itu.”

“Tapi..ada kemungkinan lain.Bisa saja ada kendala di bandara kota ibumu pergi.”

“Hmmm…bisa saja.”

Ryu pun melepaskan Hiro.

“Berfikirlah positif,aku yakin ibumu baik-baik saja.”ucapnya.

“Huffftt…baiklah.”

Sementara itu,

“Mmmm..ada yang aneh.”batin Naomi.

TAP
TAP
TAP

“Hmmm..kalian sudah kembali.Ayo pergi dari sini.”ajak Naomi.

WUSSSSHHHH

Tanpa berlama-lama lagi Naomi langsung membawa Ryu dan Hiro melesat.

~o0o~

CKLEK

“Kak Mirai?”ucap Acha.

Mirai masuk ke kamar Rona dan menghampiri mereka berdua.

“Bagaimana keadaanmu?”Tanya Mirai.

“Sudah lebih baik.”

“Baiklah,aku keluar dulu.”ucap Acha.

Akhirnya Acha meninggalkan mereka berdua.

“M-Mirai….”

“Mmmm..??”

“Terima kasih,kau telah menyelamatkanku.”ucap Rona.

“Sama-sama,sudah seharusnya kita saling tolong-menolong.”

“Tapi…ada sesuatu yang membuatku bingung.”

“Hhh..?Apa itu?”

“Kata Acha,kau tidak bisa berenang?”

“Eh..itu..??”

Mirai terdiam sejenak.

“Hahahaa….”tiba-tiba ia malah tertawa.

“Ehh..??”

“Iya,itu benar.Aku juga tidak tau kenapa tiba-tiba bisa mengeluarkanmu dari sungai itu.”

“Hmmm…kau itu cukup aneh ya?”

“Ya..seperti inilah aku.”

“Oh,iya.Ada yang ingin kuberitahukan padamu.Sebenarnya,namaku bukan Ayen.”

“Hhh..??Lalu,kau itu siapa?”

“Namaku Graymon Rona.Panggil saja aku Rona.”

“Begitu ya?Salam kenal,aku Mirai.”

“Eh..bukankah kita sudah saling mengenal?”

“Oh iya.Hahahaa….”

“Hahahaa….”

“Oh iya,aku yakin ada alasan kenapa selama ini kau menyembunyikan nama aslimu.”ucap Mirai.

“Eh..kalau itu….”Rona berfikir.

“Pasti ada,kan?

“Entahlah.Waktu itu aku hanya disuruh Kak Naomi untuk mengganti namaku.”

“Kak Naomi?”

“Iya,orang yang membawa aku dan Kak Yuvia kembali ke sini.Mungkin karena kami berasal dari luar dunia kalian,termasuk Kak Yuuto.”

“Kak Yuuto?Siapa lagi dia?”

“Mmmm..mungkin kau lebih mengenalnya sebagai Kak Kazama.”

“Ohh…Kak Kazama?”

Rona mengangguk.

“Hmmm..tidak kusangka.Selama ini aku menyukai alien.”gumam Mirai.

Dan ternyata gumamannya terdengar oleh Rona.

“Mmmm..??Kau bilang apa?”tanyanya.

“Emh..tidak,bukan apa-apa.”sangkal Mirai.

<skip>
Keesokan harinya,

Yuuto terbangun.

“Hmmm….”

Yuuto terbangun.

“Hmmm….”ia menatap ke luar jendela.

“Perasaan ini….”

Lalu ia keluar dari kamarnya.

“Ehh…O-ohayou gozaimasu.”sapa Yuvia.

“Ohayou.”balas Yuuto.

Lalu Yuvia bergegas ke kamar mandi.

“Ada apa dengannya?”pikir Yuuto.

Ia pun menuju ke kamar Ikha.Dan ternyata Ikha juga sudah bangun dan menatap ke luar jendela.

“Kau juga merasakannya?”Tanya Yuuto.

Ikha mengangguk.

“Kira-kira..apa yang akan terjadi?”tanyanya.

“Entahlah.Apapun itu,aku akan menghadapinya.”ucap Yuuto.

“Chh…andai saja kakiku tidak seperti ini,aku pasti akan bertarung bersamamu.”sesal Ikha.

Lalu Yuuto menepuk-nepuk pelan bahu Ikha.

“Tenanglah,aku yakin kakimu pasti sembuh.”ucapnya.

Lalu Yuuto menuju ke dapur.

“Ohayou….”sapa Naomi yang ada disana.

“Ohayou.”balas Yuuto.

“Hey..ada apa?Kenapa wajahmu murung seperti itu?”

“Ahh..tidak ada apa-apa.”

Yuuto menuju ke belakang rumah.Dan ternyata ada Mirai disana.

“Mirai?”

“Ehh..Kakak sudah bangun?”

“Iya.”

<skip>

“Jadi..kau sudah tau siapa kami sebenarnya?”

“Iya,Rona yang memberitahuku.”

“Hmmm..kami berasal dari dimensi yang sangat jauh dari bumi kalian ini.Di sebuah planet bernama Grathz.Disana terdapat kerajaan bernama Arcneal,disitulah kami tinggal.”

“Hmmm..ternyata benar,kalian itu alien.”

~o0o~

“Alien adalah semua makhluk yang berasal dari luar bumi.”ucap Yuvia.

“Mmmm…apa yang dimaksud Mirai tadi….”batin Rona.

“Memangnya ada apa?”Tanya Yuvia.

“Emhh..bukan apa-ap….”

JDUMMM

BLARRRRR

 

*to be continued

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s