Kutukan Pohon Anggur, Part10

Tiba-tiba adri langsung kaget mendengar perkataan dari eki dan alex. Dan dia langsung batuk-batuk

Nindy “eh eki cepat ambil air”panik

Eki “nih adri”

Saat semua sedang sibuk dengan adri tanpa pikir panjang gua langsung ambil aja nasi bungkus yang tersisa 3 di meja terus gua lari (jahat emang)

Saat gua sedang lari gua nggak lihat ada pohon di muka gua yaaa alhasil (di pikirkan sendiri aja) dan gua langsung jatuh

Aku “woi lu mau cari ribut”

Karena sudah naik darah, gua nggak sadar kalo lagi marahin pohon

Ayana “yuda kalo jalan jangan tidur haha”

Aku “huuu mulai ngeledek nihh” “gua Cuma nggak lihat aja tuh pohon”jelasku

Beby “emang kenapa kamu bisa nabrak pohon gitu yud?”

Aku “hmm. Gimana yahh, ah nggak usah di bahas. Eh kenapa kalian bisa disini, udah melem lagi”

Beby “nggak iseng aja hehe”

Ayana ‘eh iya beb kita harus cepat nihh harus anterin ini nihh”

Beby “eh, yuda kita balik dulu ya”

Aku “iya hati-hati”

Setelah itu gua nyari tempat duduk. Dan gua habisin saja tuh nasi bungkus (licik bener) setelah puas makan gua kembali ke tenda, berharap mereka semua udah tidur

Saat sampai di tenda

Gua lihat mereka semua sudah tidur. Yahh gua cari saja tempat buat gua tidur. Setelah dapat Gua akhirnya tidur

Keesokan harinya gua ternyata udah bangun jam02:45 pagi

Aku “huaah”

Yupi “eh yud udah bangun luh”

Aku “eh buset kalian semua kok sudah bangun padahal inikan masih gelap lihat tuhh”sambil nunjuk kearah langit yang memang masih gelap sihh

Yupi “emang iya tapi kita semua nggak mau terlambat”

Aku “terlambat maksudnya?”

Yupi “emang kamu nggak di kasih tahu kita bentar pagi sekitar jam 6:30 sudah kumpul di lapangan”

Aku “emang sekarang jam berapa?”

Yupi “02:45”

Aku “busetttt kalian semua bangun jam berapa sih?”

Yupi “12:36”

Aku “mati gua. Ngapain kalian bangun tengah malam gini”

Yupi “lihat aja mereka sendiri”sambil nunjuk ke arah yang lain

Saat gua lihat yang lain ternyata mereka semua lagi antri ke kamar mandi dan antriannya panjang banget

Aku “eh buset masih gelap-gelap gini mau mandi kalian”teriaku

Yupi “yuda bisa di pelankan suaramu itu”

Aku “emang kenapa?”

Yupi “kamu nggak tahu yaa?”

Aku “nggak!”

Yupi “eh sekarang kamar mandinya di sini tinggal satu jadi dari pada sebentar kelamaan karna antrianya kebanyakan mending jam seginikan orang yang lain pada belum bangun kan jadi manfaatkan saja”jelasnya panjang lebar(kepanjangan kali yaa)

Aku “terserah deh”sambil melangkah pergi

Saat itu gua lihat viny masih tidur, munculah ide berlian di kepala gua (berlian kalo dijual mahal pasti) (woi bukan berlian tapi brilian. Soory ya salah tulis heheh) yaudah gua isengin aja haha (jahat emang)

Aku “woi ada tikus eh salah ular, ada ular di bantal”teriak gua

Sontak viny langsung lompat lompat kaya main skiping

Viny “haa mana tikus dan ularnya”sambil memeluk ke arah gua

Dan tanpa di sadari kami jadi perhatian

AdriAlexEkiYupiNabilah “ciee mereka mesra banget”

Viny “ah kamu yuda cari kesempatan yaa?”

Aku “buat apa coba, ah mending gua jalan jalan dulu ah”sambil melangkah pergi

Saat gua sedang jalan sendiri tiba – tiba badan gua merinding

Aku “kenapa gua merinding yaah, ah mungkin dingin kali yaaa atau jangan jangan”

Saat gua melihat ke arah belakang gua ternyata ada kuntilanak. Badan gua jadi kaku, mau lari masih gemeteran kaki gua tapi kalo diam aja bisa mati gua. Wahh pilihan yang sulit memang. Tapi gua punya ide, yahh gua bacain mantra aja mungkin bisa hilang hantunya. Lebih tepatnya mantranya kayak gini ni “#$^$%<?:;][.+_9*&” yahh kurang lebih mantranya seperti itu. Tapi alhasil malah nambah hantunya

“sialan kenapa ada genderuwo segala yahh”batinku

Tanpa pikir panjang gua langsung lari sekuat tenaga dan teriak sebisa suaraku

-saat sampai di tenda-

Aku “setan setan”

Viny “haa ada dimana?”

Aku “disana”

Viny “setan apa?”

Aku “kuntilanak dengan gende…”

Adri “yaelah cuman setan huu bilang aja lu takut jalan sendirian yuda hahaha”

Nabilah “iyanih yuda kayak anak kecil aja haha”

Aku “emang kamu berani jalan sendiri malam-malam gini”

Nabilah “beranilah!. Emang kamu”

“sialan bener nih orang” batinku

Aku “ok gua tantang lu ambil daun di sana tuh”sambil nunjuk kearah hutan yang sangat gelap

Nabilah “ohh kalo di situ gua nggak berani

Aku “jiiiiaaahhh nih orang”

Singkat cerita sekarang sudah pukul 04:30

“untuk semua anggota pramuka harap baris di lapangan sekarang”teriak panitia lewat TOA

Alex “ayo cepetan”…

Bersambung

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s