Wrestling & Love part 48

wpid-pizap_1437301468174-1.jpg

Mereka semua melanjutkan perjalanan menuju ke tempat yang paling sering dikunjungi di Singapura, yaitu Merlion..
Disana terdapat lambang negara Singapura yang sangat identik dengan putri duyung berwajah singa

Maka dari itu dinamakan Merlion (Mermaid dan Lion)

Kelvin cs kembali naik taksi karena hanya itu transportasi umum yang banyak disana dan juga terjangkau

Setelah sekitar 20 menit mereka dalam perjalanan, akhirnya mereka sampai di dekat patung Merlion itu..
Terlihat dari jauh ada pemandangan 3 gedung Marina Bay Sands yang menjulang tinggi keatas, artis kelas dunia banyak yang sudah berkunjung kesana
Gedung itu memiliki desain yang menarik karena di bagian atas gedung ada seperti bentuk kapal yang menghubungkan ketiga gedung, dan menurut orang yang pernah kesana.. Ada kolam renang di bagian yang berbentuk kapal itu..

“Waah keren ya Marina Bay Sands” ucap Michelle terkagum

“Iya Syeel” Andela menyetujuinya

Kembali, kedua wanita itu merengek ke pacar masing-masing

“Zaqqa, kita kesana ya yaa” Michelle memasang muka manja dan menarik-narik baju bagian lengan Razaqa

“Iya Vinn kita kesaanna, ayo ayo” kini giliran Andela tak kalah manjanya
Sementara Shani hanya tenang dan kalem, beruntunglah Michael mempunyai pacar seperti itu

“Haduuh.. Ndel..
untuk saat ini kita ga bisa kesana..
kita foto-foto aja ya di Merlion” ucap Kelvin berusaha menjelaskan, berharap agar Andela mengerti

Begitu juga dengan Razaqa

“Iya tuh Le..
denger kata Kelvin” ucap Razaqa agak sedikit ketus..

Razaqa memang orang yang mudah sekali emosi, dia sudah sering kehilangan kesabarannya ketika Michelle berulah atau berbuat manja berlebihan, berbanding terbalik dengan Kelvin yang selalu sabar dalam menghadapi Andela atau masalah lainnya
Michelle sedikit takut dengan jika kekasihnya itu sudah marah

“Iyaa..
maaf Zaq, aku salah” Michelle menundukkan kepalanya

Andela juga kini sudah mengerti..

“Yaudah.. ayo kita ke Merlion” ucap Andela bersemangat

Kelvin tersenyum, dia senang sekali melihat Andela bersemangat seperti itu

“Iya.. ayo” Kelvin menarik tangan Andela..

Kedua pasangan di belakang membuntuti Kelvin dan Andela

Setelah mereka sampai
Mereka berfoto-foto di depan patung yang menjadi ikon Negara Singapura tersebut.
Selain berfoto mereka juga menghabiskan waktu di sekitaran Merlion untuk berjalan-jalan.
Tak terasa waktu sudah sore, senyuman menghiasi keenam wajah mereka..

“Daah yuk, kita balik ke hotel..” ucap Kelvin yang kemudian diikuti anggukan oleh yang lain

Sesampainya di hotel, mereka memutuskan mandi kemudian makan malam sebelum akhirnya beristirahat di kamar masing-masing

“Besok kita kemana lagi ya?” tanya Shani kepada Andela yang sedang berada di kasur masing-masing
Di kamar itu memang didesain agar memiliki 3 kasur yang saling berjejeran..
Kasur pojok kiri Shani, di tengah Andela sedangkan paling kanan adalah kasur Michelle

“Kata Kelvin, besok ke Sentosa Island sama Chinatown” balas Andela..

“Waah keren, aku ga sabar” Michelle menyahut

“Iyaa Syeel..
aku juga” ucap Shani

“Oiya, aku pernah berpikir kaya gini..
Pasti lucu ya kalo kita semua berenam masih terus bersama sampai kita berkeluarga nanti.. hihihi
Nanti anak-anak kita pada main bareng gitu, pasti lucu” ucap Andela berkhayal sambil tersenyum
“Haha Iya Ndel..
aku berharap kita bisa gitu, ya ga Shan?” tanya Michelle

Shani membalas dengan anggukan

“Hihi, aku jadi ngebayangin nih..” ucap Michelle sambil sedikit tertawa

“Udah ah, jangan delusi mulu, kita berdoa aja ke Tuhan semoga cowok-cowok kita serius dengan kita dan menikahi kita kelak” ucap Shani bijak

“Hehe Iya, Shani bener” ujar Andela

“Dah ah, yuk bobo.. aku capek nih” lanjut Andela, kemudian ia langsung merebahkan tubuhnya ke kasur yang empuk itu
Michelle dan Shani juga melakukan hal yang sama..
Tak lama mereka terlelap
Waktu saat itu menunjukkan pukul 9 malam, waktu yang menurut Kelvin sebenarnya masih “pagi” untuk tidur..

Dan benar saja, di kamar sebelah atau di kamar para cowok..
Mereka masih terjaga bahkan hingga jam 11 malam pada saat itu.
Mereka menghabiskan waktu dengan lebih banyak mengobrol ringan soal perjalanan mereka tadi atau tentang pacar mereka masing-masing hingga terakhir, bahasan WWE tak luput dari obrolan mereka bertiga

“Hadehh.. gw ga ngantuk-ngantuk nih, kebiasaan di rumah tidur jam 2 keatas” ucap Kelvin

“Dasar kalong lu” ledek Michael

“Yeeh emang udah dari kecil gw gitu” balas Kelvin
“Udah ah, gw tidur duluan ya Vin” ucap Razaqa

Kelvin membalas dengan anggukan

Begitu juga denga Michael yang memutuskan untuk tidur

Menurut Kelvin, tidur merupakan aktivitas yang menyia-nyiakan waktu kita untuk melihat dunia yang indah ini…

Alhasil dia masih berkutat dengan Handphonenya sekedar untuk melihat twitter atau media sosial lainnya..
Kelvin juga di saat bosan akan membaca fanfiction di fanfictionjkt48.com (cieilah promosi xD), menurutnya banyak cerita menarik disana yang dapat menghilangkan kebosanan..

Kelvin juga berpikir untuk lebih dari
sekedar membaca fanfiction, melainkan dirinya akan mencoba untuk membuat cerita menarik agar bisa di publikasikan disana

Tak terasa, waktu menunjukkan pukul 01.00 dinihari

Kelvin terlelap tak lama setelah dia selesai membaca fanfict yang berjudul wrestling & love (?)

Sudah memasuki hari Selasa 30 Juni, itu artinya 2 hari lagi WWE akan datang ke Negara Singapura tersebut..

*skip

Keesokan harinya..

Kelvin bangun terlebih dahulu, anehnya padahal Kelvin tidur terakhir dibandingkan kedua temannya itu, tapi dirinya lah yang bangun pertama..
“Dasar kebooo” pikir Kelvin dalam hati

Dia menuju ke kamar mandi untuk sikat gigi dan mencuci muka sebelum akhirnya

BRUUK

BRUKK

Suara bantal guling yang dipukulkan ke tubuh Razaqa dan Michael

“Woii bangun udah pagi” teriak Kelvin sambil terus memukuli mereka berdua dengan bantal guling

“Yaeelah Vin, ganggu tidur gw aja” Michael bangun dengan malas dan berjalan ke kamar mandi setelah itu.

Begitu juga dengan Razaqa, setelah melalui pertarungan yang sengit (?) Kelvin bisa membangunkan cowok
Michelle tersebut

“Iya-iya gw bangun..” ucap Razaqa malas lalu bergegas ke kamar mandi untuk cuci muka

Sementara di kamar para cewek..

Shani bangun pertama, kemudian dirinya membangunkan kedua temannya dengan lembut

“Ndel ndell, bangun udah pagi nih” Shani menggoyangkan tubuh Andela

Andela setengah sadar membuka matanya

“Eh udah pagi ya? iya-iya aku cuci muka dulu” Andela langsung bangun dari tidurnya

Berbeda dengan Michelle
Shani perlu usaha ekstra keras untuk membangunkan dia..

“Syeel.. syeel buruan bangun..
nanti kita ditinggal lhoo” Shani berusaha menakut-nakuti Michelle

Dan usahanya berhasil

Michelle bangun

“Eh.. jangan ditinggal, iya-iya aku bangun” Michelle dengan langkah gontai menuju kamar mandi

Memang jika urusan jalan-jalan Michelle nomor satu, dialah yang paling antusias jika pergi berlibur..
Sifatnya masih kekanak-kanakan berbeda dengan Shani yang lebih dewasa

Setelah mereka semua mandi dan beres-beres..
Pukul 8 pagi mereka keluar dari kamar masing-masing..

Terlihat para cowok sudah menunggu di depan kamar para cewek..

“Eh kalian udah nunggu lama ya?” tanya Shani

“Nggak kok Shan, baru aja” balas Kelvin

“Ooh, iya-iya…
maaf kalo lama, Michelle susah dibangunin” ucap Shani

“Iiih Shani, gausah dibilangin juga kali” keluh Michelle merengut

“Benarkah? waah cocok berarti kalo gitu.. nih pacarnya juga susah dibangunin” Kelvin merangkul Razaqa

Sontak mereka tertawa
*skip

Kelvin turun ke bagian bawah hotel untuk sarapan, setelah sarapan selesai..
barulah mereka bersiap untuk kembali jalan-jalan ke tujuan berikutnya

~~

Pagi hari hingga siang hari, mereka habiskan di Sentosa Island..

Sentosa Island adalah sebuah tempat wisata di Singapura yang lengkap, namun tidak menyatu dengan pulau utama Singapura, melainkan berada di pulau yang terpisah..

Kelvin cs menggunakan kereta gantung untuk bisa sampai ke Sentosa Island..
Mereka dapat menikmati pemandangan kota Singapura dari ketinggian. Harga menaiki kereta gantung memang cukup mahal, yaitu sekitar 300,000 Rupiah, namun menaiki kereta gantung ini dapat memberikan pengalaman yang menarik untuk mereka semua, maka dari itu Kelvin cs rela merogoh kocek lebih dalam
“Waah keren ya sayang pemandangannya” ucap Andela sambil memegang tangan Kelvin

“Iya Ndel..
indah banget, tapi masih kalah indah sama cewek disamping aku nih” goda Kelvin

“Iiih mulai deh gombalnya” Andela tersipu malu, pipinya memerah

“Hahaa.. udah ah gausah merah gitu” Kelvin mencubit pipi Andela

“Iissh nyebelin” keluh Andela

Tak lama kemudian mereka sampai di pulau Sentosa yang dituju

Sejauh mata memandang, yang mereka temukan di Sentosa Island adalah pantai, hotel, spa, restoran,
tempat belanja, tempat bermain golf, berbagai macam atraksi dan lain-lain

Disana mereka bermain di pantai, tetapi tidak berenang karena mereka semua tidak membawa baju ganti.

Kemudian setelah selesai dari pantai, mereka makan siang di restoran yang ada disana sebelum pergi ke tempat-tempat atraksi..
Tak lupa mereka semua juga berfoto-foto di Sentosa Island itu

“Waah seru banget, seneng deh bisa kesini” ucap Andela sambil memegang tangan Kelvin

“Yeay, syukurlah..
kujuga seneng kalo kamu seneng” balas Kelvin tersenyum

“Ayo, kita ke tempat berikutnya” ajak Kelvin ke semua temannya
Mereka semua membalas dengan anggukan..

*skip

Waktu menunjukkan pukul 2 siang pada hari itu, matahari bersinar cukup terik yang membuat suasana menjadi panas..

Kelvin melihat ada penjual es krim di pinggir jalan sana

“Aahh.. biar ga haus, kita beli es krim dulu yuk disana?” ajak Kelvin sambil menunjuk sebuah restoran es krim di pinggir jalan

“Setuju” balas para temannya bersamaan

Sesampainya mereka disana
Kelvin berbicara dengan bahasa Inggris..

Memang terlihat penjual es krim itu bukan merupakan orang Singapura apalagi Indonesia, karena terlihat dari wajahnya yang seperti orang Eropa

“Ndel, kamu mau rasa apa?” tanya Kelvin

“Kamu rasa apa? Andela balik bertanya

“Aku rasa melon, gasuka durian sama lemon *abaikan

“Aku rasa coklat campur vanila” balas Kelvin

“Yaudah aku itu, ngikut kamu” ucap Andela

“Iyadeh”
“Oiya kalian apa?” tanya Kelvin kepada teman-temannya yang lain

“Mmh.. Strawberry” ucap Michelle

“Gw Vanila” ucap Razaqa

“Kalo kita berdua coklat aja” ucap Michael

“Oke” Kelvin kemudian memesan es krimnya

Sambil menunggu mereka duduk di kursi yang telah disediakan, banyak orang selain Kelvin cs yang mengunjungi restoran es krim itu..
Kebanyakan turis asing karena bisa dilihat dari rambutnya yang berwarna kuning

Tak lama kemudian, es krim yang dipesan datang
Es krim itu bukan dalam bentuk cone melainkan dalam sebuah tempat kecil, yang diatasnya ada tambahan seperti oreo dan astor yang makin menggugah selera

“Yeaay… selamat makan” ucap Andela kepada semua temannya

“Selamat makan” balas semuanya

Mereka pun memakan es krim itu sambil diselingi candaan maupun obrolan ringan

Setelah selesai dari restoran es krim itu, cuaca sudah mulai bersahabat..
Sinar matahari sudah tidak terlalu terik seperti tadi, Kelvin dan yang lainnya melanjutkan perjalanan ke China Town
Sesuai dengan namanya, Chinatown adalah sebuah kawasan dengan suasana seperti di China. Mayoritas penduduk di daerah Chinatown adalah keturunan China, sehingga sangat terasa kentalnya budaya China di daerah ini, misalnya di bentuk bangunan, hiasan, barang dagangan, dan lain-lain.

Chinatown sudah menjadi salah satu tempat wisata di Singapura yang paling disukai wisatawan karena merupakan perpaduan menarik antara wisata kuliner, belanja, budaya, dan juga sejarah

Chinatown buka di waktu sore hari hingga malam hari..

Kelvin cs terkagum melihat pemandangan disana dengan berbagai macam barang dagangan yang dijajakan
“Waah, lucu-lucu ya barang-barang disini, bernuansa merah” ucap Andela..

“Iyalah, Ndel.. kan China identik merah” balas Kelvin

Di antara mereka, Andela, Kelvin, Michelle dan Michael lah yang keturunan China, sementara Shani dan Razaqa adalah orang pribumi

Mereka seperti biasa memutuskan untuk berpencar, karena setiap orang ingin mempunyai kepentingan berbeda

Setelah 1 jam, mereka kembali berkumpul di pintu masuk, terlihat Michelle Andela Shani membawa barang belanjaan masing-masing, tetapi tidak terlalu banyak seperti di Orchard Road lusa kemarin..
“Dah sore nih.. yuk kita balik ke hotel, biar besok bisa istirahat terus lusa bisa nonton WWE deh” ucap Kelvin

Mereka semua menyetujuinya

Kelvin dan yang lainnya kembali ke hotel menggunakan MRT, lalu turun di stasiun di dekat hotel mereka

Setelah sampai di hotel, Kelvin cs pergi kembali ke kamar masing-masing, meletakkan barang belanjaan yang terasa berat sekali yang sedari tadi para cowok yang membawanya, padahal belanjaan kepunyaan cewek
-_-

*skip

Malam harinya mereka turun ke kantin hotel untuk makan malam, di sela-sela Kelvin makan..
HPnya berbunyi
Percakapan dalam telepon
“Eh, sebentar ada telepon” ucap Kelvin sambil berjalan menjauh dari teman-temannya menghindari kebisingan

“Eh Yupi nelepon” batin Kelvin dalam hati begitu melihat nama pemanggil itu bertulisan Cindy Yuvia

“Halo Dek”

“Halo Kakk… kakak apa kabar ? ga nakal kan ? baik baik aja kan disana ? udah mam belum?” Kelvin dihujani berbagai macam pertanyaan

“Haduhh, nanyanya banyak amat dek, kakak bingung mau jawab yang mana” keluh Kelvin

“Hehe, maaf, abisnya aku kangen kakak..”

“Iih baru juga 2 hari ditinggal”
“Tapi udah kayak 2 tahun bagi aku” jawab Yupi dengan nada sedih

“Eh gausah sedih gitu dong, nanti kakak ikutan sedih nih..”

“Hehe iya kak” suara Yupi kembali ceria

“Oiya, kakak sama temen-temen kakak gimana kabarnya? udah mam?

“Baik Dek.. udah mam kok..
kakak juga belanja banyak oleh-oleh nih buat kamu, Mama, sama Papa dirumah”

“Waah beneran Kak?” tanya Yupi antusias

“Iya Dek”

“Waah aku gasabar pengen kakak pulang cepet”
“Hehe iya-iya, tungguin 3 hari lagi”

“Iya, kirim salam ke teman-teman kakak semua, terutama calon kakak ipar” goda Yupi

“Iih apaan deh kamu..
bisa yaa godain kakak”

“Ahahaha.. ” Yupi tertawa dibalik teleponnya

“Salam juga ke mama papa di rumah” giliran Kelvin yang menitip salam

“Siap Kak, ntar aku sampein”

“Oke, dadah yaah sampai ketemu”

“Dadah kak”

Percakapan berakhir
Kelvin kembali ke tempat teman-temannya makan..

“Siapa sayang ? tanya Andela

“Yupi Ndel” jawab Kelvin

Andela hanya manggut-mangut

“Dia nanya apaan ? tanya Razaqa kepo

“Ya biasa, kangen sama gw” ucap Kelvin datar

“Ciee dikangenin” goda Michael

“Ya iyalah gw kakaknya, dari dia kecil gw selalu yang ngerawat dia, ngajak maen dia..
ya pokoknya Yupi adik yang terbaik deh” ucap Kelvin

Setelah mereka selesai dari aktivitas makan malam.
Mereka semua kembali ke kamar masing-masing, waktu menunjukkan pukul 8 malam..

Para cewek seperti biasa menghabiskan waktu dengan curhat satu sama lain, berbeda dengan para cowok yang lebih bercanda satu sama lain sambil bermain menggunakan monopoli yang dibawa oleh Kelvin

“Maen monopoli asli lebih enak ya hahaha” ucap Michael tertawa

“Yoi, ga kaya jaman sekarang orang sukanya maen monopoli di Get Rich” seru Razaqa

“Iya, maen monopoli kaya gini lebih seru, kaya berasa kita orang kaya, megang duit dolar banyak..
hahaha” kini giliran Kelvin yang membuka suara sambil tertawa
Ketiga orang itu terus melanjutkan permainan mereka hingga kantuk menyerang..

Sekitar jam 11 malam, mereka semua terlelap

*To Be Continued*

Created by @KelvinMP_WWE

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s