Shinobi : the mission part 2

Kami pergi menuju markas akatsuki. Menurut petunjuk dari Hokage markas akatsuki berjarak kurang lebih 15 kilometer dari desa. Aku terus memikirkan tentang kekuatan mereka. Aku terus merasa cemas. Aku berhenti sejenak.

“Ada apa ?” tanya Sagha.

“Tidak ada, aku Cuma merasa takut” jawabku.

“Kenapa kau harus takut ?, kau adalah salah satu jounin terhebat di desa” tanya Sagha kembali.

“Jika Kagami sensei saja mati saat melawan mereka apa lagi aku” jawabku.

Sagha hanya tersenyum mendengar jawabanku. Kamipun pergi melanjutkan perjalanan. Tiba-tiba aku menemukan sesuatu.

~Author POV~

@ desa Konoha.

Tiga orang genin sedang berlari menuju ruang Hokage, mereka adalah murid dari Asfani. Setelah sampai di ruang Hokage, mereka langsung menghadap Hokage.

“Hokage sama dimana Asfani sensei ?” tanya Reza.

“Dia aku tugaskan dalam sebuah misi ranking S” jawab Hokage.

Mereka semua terkejut.

“Lalu siapa yang akan menggantikannya” tanya Sinka.

“Aku telah memanggil seorang jounin untuk menggantikan Asfani, mungkin sebentar lagi dia akan sampai” jawab Hokage.

*Toktoktokk*

“Dia sudah sampai” kata Hokage.

~Asfani POV~

“Berhenti !” ucapku

Seketika kamipun berhenti. Akupun mendekati benda tersebut. Alangkah terkejutnya aku ternyata benda itu adalah sebuah potongan kain dari jubah yang dikenakan anggota akatsuki.

“Kita semakin dekat” kata Sagha.

“Berarti kita harus cepat !” ucapku.

Kami melanjutkan perjalanan kami. Setelah beberapa jam kami sampai di markas akatsuki. Kami menyelinap masuk ke dalam markas akatsuki. Tiba-tiba sebuah kunai meluncur ke arah kami.

“Awas !!!” kata Sagha.

Terdengar langkah kaki mendekat menuju kami. Aku menggenggam sebuah kunai untuk berjaga-jaga.

“Ternyata kita kedatangan dua orang penyusup” ucap Shania tiba-tiba muncul bersama Naomi  dan Veranda.

“Kalian ?” kataku.

“Ya. Kami adalah ketua akatsuki” sahut Naomi.

“Hyyaaa . . .”

Tiba-tiba Sagha langsung menyerang mereka dengan pedangnya. Dia dihadang oleh Shania menggunakan pedangnya, sedangkan kedua rekannya menyerangku. Aku digiring oleh mereka ke tempat yang berbeda dengan Sagha, setelah kami menjauh. Naomi menyerangku.

“Shoton: Hasho Koryu” Naomi mengeluarkan naga kristal.

“Ternyata kau menguasai elemen kristal, baiklah kalau begitu, suiton: Suiryudan no jutsu” kataku.

Aku mengelaurkan naga air untuk menahan naga kristal milik Naomi.

*Srriingg*

“Raikiri” ucap Veranda

Dia muncul tiba-tiba menggunakan hiraishin dan menyerangku dari belakang menggunakan raikiri.

*Buusshh*

Asap muncul dari bunshinku. Aku menggunakan bunshin saat melawan mereka, supaya aku bisa mengukur kemampuan mereka.

“Sial ini hanya bunshin” gerutu Veranda.

“Mereka sangat berbahaya akan sangat sulit melawan mereka sendiri, dimana Sagha ?, apa yang harus ku lakukan ?”

Aku bersembunyi di balik tembok memikirkan strategi yang cocok untuk melawan mereka.

“Nampaknya tidak ada pilihan lain”

Aku keluar dari tempat persembunyianku. Mereka langsung menyerangku.

“Kagebunshin no jutsu” kataku, aku membuat banyak bunshin untuk menyecoh mereka.

“Shoton: Shuriken Ranbu” balas Naomi, dia menghilangkan seluruh bunshinku. Kepulan asap muncul.

“Sekarang saatnya” kataku dalam hati.

“Kuangyou no genjutsu”

Aku menjebak mereka dalam ilusi khusus, ilusi ini membuat korbannya buta.

*Buugghhh*

*Buugghhh*

Aku menyerang mereka dengan serangan fisik.

“Sial ini sebuah genjutsu” kata Naomi.

“Gay” ucap mereka bersamaan.

Mereka bebas dari genjutsu yang kugunakan.

“Sekarang giliran kami” kata Veranda.

“Kurasa tidak” jawabku.

*Srriingg*

Aku mengaktifkan Sharinganku.

“Dia memiliki Sharinggan” ucap Veranda terkajut.

“Dengan atau tanpa Sharinggan kau akan ku kalahkan” sahut Naomi.

“Shoton: Omiwatari no Jutsu” Naomi meletakkan tangannya dipermukaan tanah lalu menciptakan aliran kristal tajam panjang untuk mengikatku.

“Shoton: suisho To” Naomi membuat pedang kristal di tangannya.

“Matilah kau” teriak Naomi.

Ia berlari menyerangku. Aku  menutup mataku, mencoba berkonsentrasi, lalu.

*Srriinngg*

Aku membuka mataku, dalam sekejap aku dan Naomi berpindah posisi, sekarang Naomi yang terjebak dalam jurusnya sendiri.

*Srriinngg*

Tiba-tiba veranda menggunakan hiraishin dan mencoba menyarangku, dengan sigap aku menghindar dari serangannya, dan kuraih tangannya. Lalu kugunakan Sharinggan, dalam sekejap dia pingsan.

Tanpa kusadari Naomi telah kabur meninggalkan kami.

“Sial, bagaimana dia bisa melarikan diri” kataku dalam hati.

Aku mengikat Veranda dengan rantai yang sudah kualiri cakra agar mereka tidak dapat lepas.

Aku menunggu Sagha kembali. Kulihat tawananku, dia terlihat pasrah dengan keadaan. Pandanganku terfokus kepada Veranda, kurasa dari ketiga ketua akatsuki, dialah yang paling menarik perhatikanku, wajahnya sangat cantik. Astaga apa yang sedang kupikirkan, dia adalah buronan lima negara, dia juga telah membunuh Kagami sensei Tiba-tiba seseorang muncul.

“Kau !!!” seruku.

BERSAMBUNG

Note : Ane mau sedikit klarifikasi soal ni fanfict, memang secara konsep ni fanfict mirip ama fanfict lain yang berjudul “Battle of Love”, tapi secara alur ane bombardir abis-abisan, jadi kalo ada kemiripan dari segi apapun harap maklumi, namanya juga fanfict. Trus ane minta maaf untuk part selanjutnya mungkin agak terlambat karna UKK di sekolah ane dimulai tanggal 14 Mei, tetep pantengin terus KOG bye.

Facebook : AsFani Ex

Twitter : @As_Ex

Iklan

3 tanggapan untuk “Shinobi : the mission part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s