JKT48

Suatu ketika di sebuah pusat perbelanjaan yg ada di ibu kota dan tempat bernaungnya sister group dari Jepang yg bernama JKT48. JKT48 itu adalah idol group berisikan 18 abg-abg muda yg berkisaran 13-16 tahun. Tapi dibalik itu semua ada kejadian yg sangat memilukan bahkan mengejutkan terjadi di dalam idol group dari jepang itu. Salah seorang membernya terbunuh dengan sangat mengenaskannya, padahal kala itu juga JKT48 sedang booming-boomingnya di kalangan para anak muda termasuk para ABG yg pengen masuk dan bergabung di Sister Groupnya AKB48. Kematian yg sangat misterius dan belum terungkap sampai saat ini. Apa penyebab kematian salah seorang member itu belum terungkap oleh para penyelidik bahkan temen satu timnya dari member yg tewas bernama Nabila Shafa(Afa) saja tidak tau apa penyebab Afa melakukan ini semua sampai mati. Darah berceceran sangat banyak di lantai F1, garis polisi ada di mana-mana. Kejadian itu udah lama berlalu sampai-sampai para Fans dari idol group itu saja sudah melupakan semua kejadian tiga tahun lalu.

 

-o0o-

 

 

Di pagi hari yg sangat cerah. Sinar matahari menyusup kedalam kamarku lewat celah-celah hordeng kamarku yg sangat tipis. Dengan malasnya aku berusaha beranjak dari atas tempat tidurku, tapi kantuk ini menahanku agar aku tidak beranjak dari tempat tidurku. Tapi aku harus segera berangkat kesekolah, satu minggu belakangan ini aku slalu bolos sekolah karena aku malas saja ketemu sama doi. Iya doi, orang yg slalu mengejar-ngejar cintaku. Padahal aku udah menjauh dari dia tapi dia tetap saja mendekatiku terus-terusan. Bagaimana pun aku ini adalah salah satu member JKT48, aku harus menjauh dari fans-fansku dan aku juga harus menahan perasaan ini yg berkecambuk dengan salah seorang fansku sendiri. Ohya tadi aku lupa ngenalin diri ya?

 

Perkenalkan nama aku Farina Yogi Devani, salah seorang member dari Gen3 Idol Group yg bernaung di bawah pimpinan Jiro-san. Aku bersekolah di salah satu sekolahan ternama yg ada di ibu kota. Setelah aku sarapan dan pamit ke mamaku, aku langsung otw sekolahanku yg letaknya cukup jauh dari rumahku. Memang aku, akui sendiri kalau aku ini cantik, tinggi semampai tak kalah dengan teman satu teamku sendiri Putri Farin Kartika yg biasa aku sapa dengan Farin/payin itu. Setibanya aku di parkiran dan benar saja cowok yg setiap hari bikin jengkel aku itu menghadangku di depan mobilku. Aku slalu memarahi cowok itu tapi cowok itu tidak jera agar tidak mengangguku untuk satu hari saja.

 

“Lo kenapa sih Yo, ganggu hidup gue aja deh. Nggak ada cewek lain apa? Selain gue yg lo gangguin setiap hari. Gue itu nggak suka sama lo ya Yo, Dan Manegement gue juga ngelarang gue buat pacaran. Lo kan tau sendiri yo!.” kataku memarahi Cowok yg setiap hati mengganguku itu yg bernama Rio.

 

“Tapi Na, gue itu suka sama lo, gue gak bisa kalau setiap hari nggak ngegodaiin lo gimana donk?.”  kata Rio.

 

 

Plakk!!!

 

 

“Lo denger ya cowok bego, dengerin omongan gue ini baik-baik. Jika lo masih ngeganggu kehidupan gue lagi, gue nggak akan segan-segan buat ngelaporin lo ke polisi. Karena lo udah buat hidup gue tidak tenang kayak gini. Jika lo masih tetep aja ngeganggu gue, gue akan laporin lo ke polisi. Paham lo cowok bodoh!!.” Geramku sambil mencengkram kerah bajunya, sambil aku toyor kepalanya.

 

“Iya aku paham na. Maafin aku ya? Aku janji sama kamu kalau aku nggak akan ngeganggu hidup kamu lagi na!.” Ucap Rio

 

 

“Bagus kalau gitu..”  Aku langsung saja meninggalkan cowok itu sendirian di parkiran mobil. Jam masuk berbunyi, kali ini guru mata pelajaran Fisikaku memberikan tugas yg sangat banyak keaku, karena aku udah dua kali tidak mengikuti mata pelajarannya. Soal yg sangat susah bisa aku kerjakan dengan mudah. Memang aku ini di anugrahi IQ diatas rata-rata. Banyak temen satu teamku saja kagum akan kepintaranku dalam soal mata pelajaran. Melody saja yg lebih tua dariku saja terkadang memintaku untuk membatunya buat mengerjakan soal mata kuliah yg masih ia tak pahaminya. Makanya sampai sekarang melody belum lulus-lulus dari S1 nya. Menurutku Melody itu termasuk kakak pembimbing kami yg sangat baik. Kalau kami tidak paham soal tentang dasar gerakan dance ini, pasti dia langsung kasih tunjuk gerakan yg kami tidak paham itu. Saat Elaine sedang berada di dalam toilet, tanpa Elaine sadari ada seorang perempuan berdiri di sampingnya sambil mencuci tangannya di westafel.

 

“Kak melody belum pulang? Kok kak melody masih disini bareng aku.” kata Elaine tanpa menoleh. Tapi cewek di sebelahnya itu hanya diam saja. Langsung saja Elaine menengok kesebelahnya. Alangkah terkejutnya Elaine ketika Elaine melihat Cewek bermuka pucat seperti mayat sedang mau mencekek lehernya. Elaine mencoba untuk berteriak sekencang-kencangnya tapi sayang. Kala itu kondisi Ruang make Up sedang sepi oleh staff JKT48 yg sedang melayani para fans setiap membernya di Booth Marcendaise. Elaine di cekek oleh sesosok hantu wanita itu sampe ke atas, elaine berusaha mengapai alat kejut buat menyetrum hantu itu. Tapi sayang Elaine terburu terbunuh oleh sesosok hantu wanita itu.

 

 

“Njel, lo mau ikut gue ke toilet bentar nggak? Gue kebelet pipis nih. Anterin gue ya.” Kata Okta.

 

“Ayo deh kak Okta, lagian Angel juga lagi kebelet juga.” balas Angel. Angel dan Okta langsung berjalan kearah toilet. Pada saat mereka berdua membuka pintu Toilet, alangkah terkejutnya mereka berdua. Ketika melihat temen satu teamnya tak sadarkan diri di lantai.

 

“Kak Elaine bangun kak…. Bangun!!” Teriak-teriak Okta dan Angel sambil mengoyang-goyangkan badannya Elaine. Sontak para Staff yg mendengar Teriakannya Okta dan Angel pun langsung berlari ke arah suaranya mereka berdua. Staff yg sudah sampai di dalam toilet itu terkejut juga ketika ada bekas Cakaran dilehernya Elaine. Para Staff Berpikir mungkin ini salah satu ancaman yg di katakan para normal tiga tahun yg lalu, ketika membantu menyelesaikan tugas polisi buat menguak misteri kematiannya Afa. Para Staff manager langsung saja membawa Elaine yg sudah tak bernyawa lagi kerumah sakit. Aku yg kala itu sedang cuti libur bersama keempat kawanku itu. Kaget mendengar kabar dari akun resmi staff aku bernaung dan belajar soal dance dan nyanyia. Kalau salah seorang teman yg paling aku sayang telah meninggal dunia dengan sangat teragisnya. Aku yg kala itu tak kuasa menahan tangisku hanya bisa menangis bersama keempat orang temanku yg sedang main kekost-kostanku.

 

 

“Tega sekali orang yg ngelakuiin ini semua ke Ci Ilen!.” kataku sambil nangis di pelukannya teman-temanku.

 

 

Banyak fans-fans kami yg mengucapkan turut berbela sungkawa ke akun twitter pribadi dan ke akun pribadinya Elaine yg sekarang di pegang oleh Staff manager kami. Satu bulan kejadian tentang kematiannya Elaine telah berlalu dan satu bulan Staff manager kami meliburkan kami semua. Memang agak aneh rasanya, ketika ada salah seorang teman/ bagian keluarga kami yg terbunuh. Tapi di acuhkan seperti itu tanpa ada konspensasi buat keluarga yg ditinggalkannya.

 

Saat Aku dan Cia sedang shooping di tempat perbelanjaan tempat idol group kami semua bernaung. Cia melihat seorang gadis yg sangat cantik memakai seifuku Heavy rotation sedang masuk kedalam Theater. Cia yg kala itu penasaran dengan cewek yg memakai seifuku heavy rotation itu pun langsung menarik lenganku agar aku masuk ketheater yg saat masih disegel oleh pihak berwajib, karena tugas pihak berwajib belum tuntas mengenai kematiannya teman kami itu.

 

“Kita jangan masuk kesana ya Cia, itu sudah ada larangan dari bapak polisi.” kataku menghentikan langkahnya Cia.

 

“Tidak kak, aku sangat penasaran sekali dengan cewek yg tadi masuk kesini.” ucap Cia langsung saja masuk kedalam Theater tanpa menghiaraukan perkataaanku.

 

Di dalam theater kami berdua dekejutkan oleh kedatangan teman-teman kami dari gen3 yg penasaran sekali dengan tingkah laku staf kami dan para kakak-kakak pendahulu kami di JKT48.

 

“Ngagetin aja lo sih Shan, ngapain kalian semua ada disini?”. Tanyaku.

 

“Kami semua ada disini karena kami semua curiga akan gerak-gerik Staf manager dan para member gen1 dan 2 yg sepertinya menutup-nutupi sesuatu yg seharusnya tak harus kita semua mengetahuinya.” Kata Andela.

 

“Oh..” balas kami berdua.

 

 

“Terus kalian berdua ngapain ada di dalam theater aku tanya ?” Tanya balik Shani.

 

“Ini nih si Cia narik-narik tanganku buat masuk kesini, katanya Cia tadi. Cia lihat cewek yg tingginya kayak okta pakek seifuku heavy rotation masuk kedalam sini.” kataku.

 

“Bener cia? Lo tadi lihat cewek pakek seifuku heavy rotation masuk kedalam sini?.”Tanya Feni untuk memastikan kebenaran dari perkataanku.

 

“Iya mpen bener, tadi gue lihat cewek masuk kedalam sini. Tapi gue nggak kenal sama itu cewek.” balas Cia.

 

 

Saat mereka sedang berbincang-bincang staf manager yg datang ke theater untuk mengambil dokumen pemasaran yg ketinggalan itu. Mengetahui ada anak didiknya yg diam-diam masuk kedalam theater yg sedang di segel oleh polisi. Staf itu langsung memarahi para member gen3 dan para training termasuk aku pula.

 

“Kalian semua ngapain disini? Bukankah kalian semua aku suruh cuti untuk sesaat. Kalian ini nggak tau apa kalau theater untuk sesaat tidak akan dijalankan kembali sebelum penyelidikan oleh polisi selesai.” Kata Staf Manageman pemasaran itu.

 

Aku dan teman-temanku hanya menurut dengan perkataan staf manager kami itu. Walau pun kami sedang mati penasaran kenapa kita semua tidak di perbolehkan masuk kedalam theater lagj. Setelah kami semua pergi dari theater, staf manager kami itu langsung menelphone seseorang. Entah menelphone siapa staf manager kami itu.

 

“Pak, sepertinya para ladies sudah mulai curiga dengan tindakan kita deh!.” Staf kami menelphone dengan seseorang.

 

“Waduh gawat ini. Jangan biarkan para gen3 tau tentang kejadiannya.” kata orang yg ada di telphone.

 

“Baik pak…” balas Staf langsung menutup sambungan telphone dengan seseorang.

 

 

-o0o-

 

 

“Shan, lo lapar nggak?” Tanya Michelle.

 

“Gue lapar le..”

 

“Kalau gitu kita makan bareng anak-anak yg lain yuk!”. Kata Michelle.

 

“Ide bagus tuh le, sekalian ngebahas keanehan manager kita itu” balas Shani.

 

 

 

Setibanya mereka semua di kafe yg sudah di bilang Shani di Group Chat. Mereka langsung memesan makanan dan minuman. Tapi ada salah satu temen kami yg tidak bisa hadir ngebahas keanehan staf manager, karena sedang menghadiri pernikahan saudaranya.

 

“Kalian aneh nggak sih sama gerak-gerik staf kita itu?” Tanya Nadse.

 

“Aku juga curiga sama gerak-gerik staf yg tadi pagi kita temui itu.” kata Andela dengan bahasa medoknya.

 

“Aku benar-benar curiga sama staf kita itu. Kayak ada yg ditutup-tutupin dari kita anggota gen yg baru. Apa kita harus tanyakan ke para gen terdahulu tentang apa yg terjadi di JKT48.” kata Desy.

 

“Bagus juga tuh ci des, ide lo.” ucap Zebi.

 

 

Malam harinya tiba, saat Andela sedang masak di dapur. Tiba-tiba dari depan pintu rumahnya ada yg mengetok-ngetok pintu sangat kerasnya. Andela yg pada saat itu takut langsung menghubungiku buat menemani Andela di dalam kost-kostannya itu. Aku langsung mengajak Cia buat menemaniku ke kost-kostannya Andela, karena Andela menyuruhku kerumahnya juga pas larut malam. Andela itu orangnya penakut banget, walau pun bahasa medok sebagai ciri khas bicaranya. Tapi kalau kita sudah membahas soal yg serem-serem. Andela adalah orang pertama menangis ketakutan. Setibanya kami berdua di depan pintu kost-kostannya Andela. Kami berdua melihat bangkai ayam yg terpotong lehernya di depan pintu kost-kostannya Andela.

 

“Ndel, cepat buka pintumu ndel!!” Ucap Cia panik sambil mengedor-gedor pintu kost-kostannya andela. Andela langsung membukakan pintu buat kami berdua. Saat andela sedang membukakan pintu kost-kostannya buat kami itu. Andela terkejut ketika melihat seekor bangkai ayam yg terbakar di depan rumahnya.

 

“Hah! Bagaimana ini bisa terjadi CiNa?” kata Andela parno.

 

“Kami berdua juga tidak tau ndel, pas kami sampai di depan pintu kost-kostan lo ini. Kami sudah ngelihat bangkai ayam ini”. Kataku sambil menutup Hidungku dengan kaos.

 

Saat aku sedang mengajak Andela untuk masuk kedalam rumah. Cia yg kala itu masih di depan pintu kostnya Andela itu, Cia melihat sesosok bayangan wanita yg melintas sangat cepat di balik pohon mangga. Memang Cia itu punya kelebihan yg tidak dimiliki oleh para member JKT48 lainnya. Cia bisa melihat kejadian dimasa lalu dengan cepat ketika Cia dirasuki oleh makhluk halus yg pengen ia ajak berkomunikasi itu. Jika tidak dirasuki oleh makhluk halus, cia tidak bisa masuk kedalam masa lalu. Cia hanya bisa melihat makhluk halus di sekitarnya tak kala juga kejadian yg telah lampau yg terjadi di depan rumahnya itu sendiri.

 

“Kamu nggak usah takut Andela sayang, kan Aku sama Cia ada disini buat menemani kamu tidur. Kamu nggak usah takut ya!.” Aku sambil menenangkan Andela yg sedang menangis ketakutan di pelukanku.

 

“Tapi aku takut sekali Na…” kata Andela yg masih menengelamkan mukanya diketiakku.

 

“Gak usah takut kenapa ndel, kan disini ada Cia yg bisa ngusir yg begituan. Kamu lupa ya?” ucapku. Tapi Andela tetap saja tidak mau berhenti menangis. Saat Cia menghampiri sesosok bayangan di samping pohon depan kost-kostannya Andela itu. Sesosok bayangan itu langsung menghilang.

 

“Siapa cewek itu sih?” pikir Cia sambil masuk kedalam kamar kostnya Andela.

 

 

Di dalam kamarnya Andela, aku langsung ngelonin Andela sampe Andela tertidur dipelukanku. Sedangkan Cia masih terjaga sambil main playstation 3 miliknya Andela.

 

 

 

Prankk!!!

 

 

Suara benda jatuh dari atas saat Michelle sedang tidur satu kamar dengan Shani dan Nadse. Mereka bertiga terbangun dari tidurnya dan langsung menghampiri suara benda jatuh diruang tengah rumahnya. Saat mereka sudah berada di ruang tengah, mereka bertiga tidak mendapati ada pecaham piring atau gelas sama sekali.

 

“Suara apa yg barusan itu le?.” ucap Shani dan Nadse mulai parno.

 

“Gue juga nggak tau ShaNad..” balas Michelle yg sedari tadi mengenggam erat lengannya Shani. Saat mereka bertiga mau berjalan menuju kekamarnya Michelle, mereka di kejutkan oleh sesosok hantu perempuan yg memakai seifuku Heavy Rotation.

 

 

“KYAAAA!!!!”

 

Sontak mereka bertiga langsung berlari kedalam kamarnya Michelle, mereka bertiga langsung bersembunyi di dalam selimut. Ruang Tamu rumahnya Michelle diacak-acak oleh sesosok hantu yg memakai seifuku heavy rotation itu. Pagi harinya aku terbangun dari tidurku. Pagi hari ini aku dan cia mau pulang kerumah kami masing-masing tapi kami berdua ditahan oleh Andela agar kaki tidak pulang kerumah kami masing-masing.

 

“Kak Nana sama kak Cia disini aja ya. Aku masih takut soal yg semalem kak!” ucap Andela. Kami berdua hanya mengangguk saja, karena kami tau kalau Andela itu oranya kayak gimana, kalau kami berdua tinggal pulang.

 

 

Pingg!!

 

 

Pingg!!

 

 

Elo-elo pada datang kerumah gue cepet deh. Ada yg pengen gue omongin sama elo-lo pada.”  Michelle langsung mengeping semua member JKT48 dan menyuruh mereka semua datang kekediamanannya Michelle.

 

 

-o0o-

 

“Ada apa le? Kok lo nyuruh kami semua datang kerumah lo?” Tanya Jeje.

 

“Ini Kak Je, Kami bertiga tadi malem baru di tampakin sesosok hantu perempuan dirumah aku kak Jeje.” kata Michelle. Sontak seketika itu juga para member gen pertama dan kedua terdiam.

 

“Loh kok samaan sama kita-kita sih le, kita semua juga ditampakin sesosok hantu wanita yg memakai seifuku Heavy rotation.” Timpal Member Gentiga. Andela yg kala itu masih parno hanya diam saja sambil gue peluk dari samping.

 

“Lo kenapa ndel? Kok lo diem gitu” Tanya Desy.

 

“Nggak apa-apa mbok, gue lagi kurang enak badan aja.” kata Andela berbohong.

 

“Oh..”

 

“Kenapa sesosok hantu wanita itu nampakin ke kita semua ya? Kayaknya kita nggak punya salah sama dia deh!” kata Angel.

 

“Iya nih ngel, yg masih menjadi pertanyaanku itu. Siapa hantu wanita yg memakai seifuku single pertama kita itu?.” balas Farin.

 

“Hai kenapa kalian semua pada diem gitu kak melody. Ada yg kalian sembunyiin dari kita semua ya.” Ucap Sisca yg membuyarkan keheningan dari kakak gen pendahulu kami.

 

“Eh nggak apa-apa sis..” balas Melody.

 

“Kak Melody, siapa hantu yg memakai seifuku heavy rotation itu kak?” Tanyaku ke Melody.

 

“Kakak juga nggak tau, siapa hantu cewek itu.” kata Melody, tapi Cia masih curiga dengan gerak-gerik matanya melody. Cia langsung mendekat ke Melody dan langsung mengangkat kerah bajunya melody.

 

“Heh lo cebol, lo boong sama kita semua. Lo pasti tau siapa hantu yg menghantui kita semua tadi malam, jangan bohong deh lo. Lebih baik lo ceritaiin saja ke kita semua dari pada gue tonjok muka lo yg halus itu cebol” kata Cia sambil bersiap memukul Melody.

 

“Heh lo, apa-apaan sih lo. Lepasin nggak tangan lo dari kerah baju kakak gue itu.” ucap Frieska sambil mendorong Cia kedepan.

 

“Diem aja lo cabe..” kata Cia sambil mendorong Frieska sampai tergeletak kelantai. Member yg lainnya yg melihat Cia begitu itu pun langsung saja terdiam semua. Tak kala aku yg mencoba menghentikan tingkah Cia ke Melody, tapi aku juga didorong Cia sampai jatuh kelantai.

 

“Lo mau ngomong apa gue tonjok lo bener!!” kata Cia lagi.

 

Tapi Melody masih saja membisu, saat Cia mau melayangkan tamparannya ke pipinya Melody. Lengan kanannya Cia ditangkap Shania.

 

“Biar gue yg kasih tau semua, tentang apa yg lo pengen tau semua dari kita semua ini.”kata Shania sambil menurunkan lengannya Cia.

 

 

“Dulu ada salah seorang teman kami yg bernama Shafa Nabila(Afa) yg mati mengenaskan gara-gara terjatuh dari lantai F4. Pasti kalian tau tentang itu semuakan, kami semua menutupi kejadian buruk ini. Agar JKT48 tidak dipandang jelek oleh masyarakat luas pada kala itu.” Kata Shania.

 

“Dengan kalian semua menutupi ini semua. Kakak kami semua, elaine terbunuh oleh Afa. Elaine yg tidak tau apa-apa soal Afa itu terbunuh dengan tidak wajarnya seperti itu. Apa kalian paham hah!!” bentak Cia sambil nangis.

 

“Kami semua tau, apa yg kalian rasakan saat ini. Kami juga ikut sedih kala kami mendengar Elaine jadi korban Afa selanjutnya.” kata Naomi.

 

“Maafkan kami semua, kalau kami tidak memberitahu ke kalian soal ini semua.” kata Melody.

 

Kami yg kala itu sangat sedih, hanya bisa terdiam dan berpelukan satu sama lain. Jam 12 set malam datang. Semua member masih berada di rumahnya Michelle. Saat aku mau pipis di kamar mandinya Michelle. Secara tiba-tiba Afa mendorongku dari belakang sampe aku terbentur westafel, darah mengucur dari dahiku sangat banyak. Untung saja ada Cia yg dateng buat menolongku, ketika aku berteriak tadi.

 

“Lo ngapain ngeganggu kita semua hah! Padahal kita member baru tidak tau apa-apa soal kematian lo itu. Lo juga ngapain ngebunuh temen kita hah!.” Cia sambil membentak-bentak Hantu Afa. Tapi Afa hanya diem dan melayang-layang di depan kami itu. Afa mau menghilang tapi Cia berhasil menarik energi negatifnya Afa sampai kedalam dirinya Cia. Cia seketika itu juga pingsan di pelukanku. Aku hanya bisa berteriak saja, untuk meminta tolong ke member yg tengah asik terlelap tidur di kamarnya Michelle. Melody yg mendengarku teriak langsung mengajak Frieska dan Shania untuk menengokku.

 

 

“Astaga Nana, kenapa jidat kamu Na? Dan kenapa pula dengan Cia itu.” Tanya Melody.

 

“Nggak usah banyak nanya, entar aku ceritaiin semuanya. Sekarang bantuiin aku bawa Cia ke kamar.” kataku mencoba membantu membangunkan badannya Cia dari atas pangkuanku.

 

Setelah aku diobati Naomi, aku langsung menceritakan semua kenapa aku bisa sampai berdarah begini. Begitu pula dengan Cia yg tak sadarkan diri dipangkuanku.

 

“Oh gitu rupanya. Jadi Afa masuk kedalam badannya Cia gitu.”

 

“Iya..”

 

 

-o0o-

 

 

~Memori Of life by Nabila Shafa Kaleb~

 

 

 

Pagi hari itu aku sedang ada perfome di salah satu pusat perbelanjaan yg ada di ibu kota. Memang aku, akui sendiri. Memang aku ini cantik orangnya dan juga sexy lagi, banyak cowok-cowok jatuh hati kepadaku dan mencoba untuk mengambil hatiku. Tapi aku sudah terikat kontrak dengan idol group asal negri matahari terbit. Aku tidak boleh berpacaran ketika aku masih terikat kontrak dengan JKT48. Ya itulah nama Idol Group dari jepang yg ada di Indonesia. Pagi hari ini banyak bunga-bunga di depan teras rumahku, ketika pagi itu aku sedang mau pergi buat show di salah satu tempat perbelanjaan. Memang belum genap satu tahun JKT48 ada di indonesia tapi segitu banyaknya Fans-fans fanatic datang ke kami. Aku punya sahabat dekat namanya Nabilah Ratna Ayu Azali. Dia itu gadis yg baru saja berusia 13 tahun, tapi mukanya yg imut-imut itu dapat meluluhkan separuh fansku Afanistic. Saat aku sedang perfome di booth produk mobil yg ada di lantai empat, tidak sengaja atau bagaimana nabila menyengolku sampai aku goyah dan akhirnya aku terjatuh dari F4. Memang tragis kejadiannya. Sahabatku sendiri tega melakukan hal itu semua kepadaku, gara-gara fans nya kalah banyak dariku.

Detik-detik kematianku tiba, aku berjanji barang siapa ada member baru di group idol ini. Akan aku bunuh satu persatu tanpa kecuali staf manager yg baru.

 

 

~Show Of Memories by Afa~

 

 

 

“Cia kamu nggak apa-apa?” Tanyaku sambil memegangi kepalanya, pada saat ia tersadar dari alam bawah sadarnya.

 

“Iya tak apa-apa..” Balas Cia langsung saja menampar keras pipinya Nabilah.

 

 

Plakk!!!

 

 

“Dasar cewek bodoh, cewek yg haus akan kekuasaan. Gara-gara lo Afa meninggal, gara-gara lo juga Elaine Orang yg gue sayang selama ini ikutan meninggal.” kata Cia.

 

“Whetss!! Maksutnya gara-gara gue Afa meninggal maksutnya apa ya? Aku tak paham sama ucapan lo itu.”Tanya Nabila sambil menepis tangannya Cia yg mau mendaratkan tamparan di pipinya lagi.

 

 

“Jangan munafik lo jadi orang. Lo kan yg ngebunuh Afa? Ngaku aja deh, sebelum gue laporin lo ke polisi.” kata Cia.

 

“Ngebunuh kata lo, hahahaha dengerin kalian semua, ngebunuh katanya. Gue aja megang pisau aja kagak berani eh lo malah nuduh gue yg ngebunuh Afa. Dasar muna lo ci.” kata Nabila.

 

“Lo pasti inget dengan perfome JKT48 yg sebelum Afa meninggal dunia kan. Dulu lo dan Afa adalah sahabat terbaik, tapi lo iri dengan kecantikannya Afa yg ngelebihin lo. Lo menghalalkan segala cara buat mendaptkan semua fans fanaticknya Afa. Sampai-sampai lo tega nyengol Afa pada saat gen pertama sedang perfome di booth produk mobil, sampai-sampai Afa terjatuh kedasar lantai Fx.” Ucap Cia yg mengagetkan Nabilah begitu juga denga aku yg sedari tadi duduk disebelahnya Cia. Nabila hanya terdiam membisu dan menyesali perbuatan yg dilakukannya dulu ke sahabat paling baiknya itu.

 

“Saran gue ke lo itu. Lebih baik lo minta maaf sama Afa langsung atau gue akan seret lo masuk ke dalam penjara gara-gara lo udah ngakibatin dua orang meninggal dunia.” kataku.

 

Saat Aku Mau berdiri dari duduku, badanku iba-tiba di rasuki oleh Rohnya Afa yg masih gentayangan di. Aku langsung mendekat ke Nabilah dan langsung menyekek lehernya Nabila sampai keatas.

 

 

“Apa-apaan kamu kak, turunin Nabilah itu. Cepat turunin kak!” kata Yupi.

 

“Dia bukan Nana, dia Afa..” ucap cia, sontak semuanya terkaget-kaget mendengarku.

 

“A..faa…mohon…maafin aku. Aku mengaku salah sama kamu, aku mohon sama kamu, mohon ampunin aku.” Kata Nabila terbata-bata karena nabila susah untuk buat napas. Aku langsung melepaskan cekekanku dari lehernya Nabila.

 

 

“Semuanya Aku minta maaf kalau aku selama ini sudah neror kalian, aku berterimakasih banyak sama kamu gadis berponi yg telah membantuku untuk membuat orang ini jera. Aku akan pergi dengan tenang dan tak akan lagi menganggu kalian lagi. Buat kak melody tolong jebloskan dia kepenjara gara-gara kesalahannya dia ini kepadaku.” kata Afa sambil keluar dari ragaku.

 

“Baik Afa. Akan aku bawa nabila ke polisi.” balas Melody sambil menolong melody yg sudah tidak sadarkan diri gara-gara kesakitan karna habis di cekek Afa. Afa hanya tersenyum ke kami dan langsung menghilang dari hadapan kami semua. Pagi harinya, nabila yg sudah di laporkan melody kepolisi gara-gara pembunuhan yg dilakukannya itu langsung saja kembali bersktifitas seperti biasanya. Theater yg satu bulan ini di tutup tlah dibuka kembali oleh management. Theateran pertama di bulan ini setelah kami semua libur panjang. Setelah kami selesai Show, kami semua langsung memanjatkan doa ke Afa menurut agama dan kepercayaan masing-masinh.

 

 

-the ends-

 

Created by:@lastwota

 

Iklan

Satu tanggapan untuk “JKT48

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s