Pengejar Rahasia : Dua Anggota Baru, Part 4

Anak itu telah dikembalikan pada klien mereka. Sebagai imbalannya,
mereka dibayar oleh kliennya. Misteri selanjutnya menanti, tinggal
menunggu seseorang yang mengadu pada mereka.

Esok hari, tim Pengejar Rahasia memutuskan untuk bersantai di
apartement pribadi mereka. Ingin melepas penat setelah semalaman di
teror oleh hantu Slendrina dan neneknya.

“Apa ada misteri lagi?” Rusdi tiba-tiba bertanya, memecah keheningan.
“Tidak!” Naomi menjawabnya singkat.
“Oh, yaudahlah…” Rusdi kembali bersantai.

“Apa mereka bertengkar lagi?” bisik Boim.
“Entahlah.” jawab Epul pelan.
“Kayaknya hubungan mereka merenggang. Gak kayak dulu, padahal dulu
mereka romantis banget.” sambung Epul.

“Ada saatnya kita mengalami hal serupa saat kita pacaran. Kalian tidak
tau karna belum pernah pacaran.” Nabilah tiba-tiba berbisik pada
mereka berdua, Boim dan Epul hanya terkekeh.

“Eh, ngomong-ngomong aku punya temen yang mau gabung sama kita di tim
Pengejar Rahasia. Besok aku jemput dia di bandara.” Nabilah tiba-tiba
memecah keheningan, bertanya pada mereka.

“Akhirnya! Setelah dua tahun, tim Pengejar Rahasia akhirnya punya
anggota baru.” Epul tiba-tiba bersemangat.
“Tapi kenapa harus jemput dia di bandara? Emang dia orang mana?” Boim bertanya.

“Dia orang Jepang, seorang gadis muda!” Nabilah tersenyum, menggoda
Epul dan Boim.
“Hmm… hmm… hmm…” mereka berdua tiba-tiba pura-pura batuk.

“Adik aku juga mau kesini besok. Katanya mau gabung sama kita,
gimana?” tanya Naomi, tersenyum riang.
“Sinka Juliani?” Epul kembali bertanya.
“Iya, mana lagi kalo bukan dia?” jawab Naomi.

“Hah? Mana lagi? Kayak yang di iklan itu. Mana lagi? Mana lagi selain
di MCD!” Nabilah berusaha bergurau dengan menirukan iklan di tv,
seketika semuanya tertawa riang.

“Baiklah, besok kita jalani rutinitas kita masing-masing. Kumpul
disini lagi jam tujuh malem.” ucap Rusdi, ia selalu memerintah karna
memang dialah pemimpinnya di tim Pengejar Rahasia.

Rusdi kemudian membubarkan mereka, tapi Naomi tetap diam disana.
“Apalagi?” tanya Rusdi jutek.
“Enggak!” Naomi meninggalkannya, tanpa berkata apapun lagi.

Esok malam, tepatnya jam 7. Sesuai janji, mereka kembali berkumpul.
Terlihat ada dua orang wanita yang tidak mereka kenali. Satunya
terlihat seperti orang Jepang, satunya lagi sangat mirip dengan Naomi.

“Perkenalkan, namaku Haruka Nakagawa. Aku datang kesini karna aku
ingin bergabung dengan tim fenomenal kalian, memecahkan segala
misteri. Salam kenal, Haruka Nakagawa!” ia membungkukkan badannya.

“Aku Sinka Juliani, aku itu orangnya pemalu. Kebetulan aku baru lulus
SMA. Aku ingin bergabung dengan kakakku, Shinta Naomi. Bekerja sebagai
detektif, memecahkan segala misteri yang belum terungkap!” Sinka
tersenyum polos, ikut membungkukkan badan seperti orang Jepang di
sebelahnya.

“Baiklah, cukup perkenalannya. Besok kita kedatangan klien baru,
namanya Seena Grace. Entah apa misteri selanjutnya, persiapkan diri
kalian. Besok kumpul disini jam 7 pagi.” perintah Rusdi.

Rusdi kemudian meninggalkan mereka, diikuti oleh Epul dan Boim. Besok
akan ada klien baru. Misteri selanjutnya segera terpecahkan. Mereka
sudah terbiasa menghadapi hantu. Jadi, bukan masalah besar jika
misteri selanjutnya mereka harus berhadapan dengan hantu.

“Siapa dia?” tanya Haruka.
“Dia pacar kakak aku, dan pemimpin kita di tim Pengejar Rahasia.” jawab Sinka.
“Namanya?” Haruka melirik Sinka.
“Rusdi M Wahid!” Sinka tersenyum menatap wajah polos Haruka.

“Jadi, sudah berapa misteri yang terpecahkan selama dua tahun ini?” tanya Sinka.
“Entahlah!” jawab Naomi, mengangkat bahunya.

“Kalo tidak salah, ada 25. Dan rata-rata kami harus berhadapan dengan
hantu di setiap misteri. Bahkan untuk memecahkan satu misteri saja,
kita butuh waktu lama.” Nabilah tiba-tiba menjawab.

“Sinka, tidur yuk! Ini udah malem. Besok jam 7 kita kumpul disini
lagi. Klien baru kita akan tiba disini besok pagi.” ajak Naomi.
“Iya kakak!” tatapannya datar.

“Haruka, kamu tidur di kamar aku.” ucap Nabilah.
“Sendiri?” tanya Haruka.
“Sama akulah!” jawab Nabilah.
“Ohh…” wajah Haruka kembali terlihat polos.

BERSAMBUNG

Author : @RusdiMWahid

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s