Wizards and Warriors, part4

“Emm kemana ya si Ical itu, ah mungkin itu anak sudah pulang duluan ke rumahnya” pikir gue sambil keluar melewati gerbang yg sangat besar dan tinggi tapi pintu masuknya kecil dan jelek banget, masa pintu masuk ke dunia Aurora itu sepasang pohon pisang yg membentuk gerbang kan nggak logis ya. 

Malam harinya tiba,jam 7 set malam aku sedang mengerjakan buku PR nya yupi yg tertinggal di meja depan ruang Tv. Di rumahnya yupi,Yupi grusa-Grusu membolak-balik buku pelajaran yg tertata rapih di meja belajarnya.

“Mah, lihat buku Pr Aku nggak?” tanya Yupi sambil membuka Tas nya.

“Nggak tau sayang, emang kamu nyari buku tugas apa?” balas Nyokapnya yupi.

“Buku Kimia aku mah” jawab Yupi, yg masih mengodal-adil kamarnya buat mencari buku tugas kimia nya. Saat yupi masih sibuk mencari buku tugasnya, aku menelphone yupi.

“Iya kak Rio. Ada apa?”

“Kamu lagi apa sekarang?,em biar aku tebak. Pasti kamu sedang sibuk mengobrak-abrik rak Buku kan?” ucapku.

“Iya,kok kakak tau kalau aku sedang mengobrak rak buku?”

“Ya tau donk,lagi nyariin buku tugas kimia pasti nih?” tebakku lagi.

“Loh kak rio kok tau sih,ih hebat banget sih bisa nebak-nebak kayak gitu” kata Yupi heran sambil kagum.

“Ya donk Rio gitu..”

“Eh buku Tugas Kimia kamu ketinggal tuh di Rumah aku tapi udah aku kerjaiin semua tugas-tugasnya” kataku.

“Ya ampun,di rumah kakak ya. Pantesan aku cariin nggak ada eh tau-taunya ada di rumah kakak”

“Makanya jangan pelupa donk jadi orang itu, untung buku tugas aja yg ketinggalan gimana kalau hati ketinggalan hayoo?” ucapku.

“Hehehe…eh kamu ngomong apa sih kak, ga jelas banget deh kak” kata Yupi.

“Hehehe…besok pagi-pagi sekali kamu datang kerumah kakak ya,nanti pas mau berangkat sekolah kakak anterin deh” kataku.

“Iya kak,udah dulu ya. yupi mau bobo nih” balas yupi.

“Iya adek kakak yg paling imut”

“Love you kakak emuaachhh..!!”

“Eh…”

“Aku sayang kakak.”ucap yupi.

“Aku juga yup,aku juga sayang sama kamu kok” balasku.

Pagi-pagi sekali yupi dateng kerumahku dengan baju seragam osis yg sudah di kenakannya dan udah wangi pula, dengan malesnya aku membukakan pintu depan dan mempersilahkan yupi untuk masuk kedalam rumah.

“Silahkan duduk dulu dek,kalau kamu mau sarapan bikin sendiri ya. Roti sama selai jeruknya ada di kulkas, kakak tak cuci muka dulu ya. Kakak masih beleken nih” kataku sambil jalan gontai ke arah westefel deket dapur.

“Iya kak..” balas yupi sambil membuka isi dalam kulkasku. Saat aku masih di dapur yupi membuatkanku susu hangat serta dua buah sandwitch kesukaanku, serta kesukaannya juga.

“Kak, yupi bikin susu hangat nih kesini buruan deh” seru yupi dari meja makan.

“Iya sebentar, kakak lagi gosok gigi nih” balasku.

Setelah aku selesai mandi dan ganti baju, aku langsung menghampiri yupi yg sudah duduk manis di kursi depan meja makan.

“Silahkan dimakan kak” ucap yupi sambil menodongkan sandwitch kearahku.

“Iya dek,makasih ya”

“Iya kak sama-sama..”

Setelah kami selsai sarapan aku langsung menghantarkan yupi ke sekolahan. Setibanya kami di sekolahan, anak-anak yg melihatku memboncakan yupi pun langsung bersorak-sorak. Dan pada saat yupi sedang turun dari atas sepeda motorku orang yg pernah aku tonjok dulu nongol di hadapanku.

“Berani bener lo menginjakan kaki lo lagi di sekolahan gue pergi lo dari sini cepat” bentak orang songong itu.

“Iye gue juga bakal keluar kok dari sekolahan lo ini. Dek kakak pulang dulu ya, hati-hati sama orang gila ini dek” ucapku.

“Iya kak..”

“Songgong ya lo, anak blagu sini adu jotos lagi sama gue sini”

“Sabar kak sabar kak,biarin aja orang kayak gitu lebih baik kakak pulang aja”  kata Yupi sambil memegangi tanganku.

“Iya dek,ini juga kakak mau pulang kok” balasku sambil melajukan sepeda motorku menjauh dari area sekolah. Jam 8 set, setibanya aku dirumah. Aku langsung menunggu Ical untuk lewat di depan rumahku. Tapi sekian lama aku menunggu ical lewat depan rumah tapi ical juga nggak lewat-lewat depan rumahku. Karena ical nggak juga lewat-lewat depan rumahku, aku langsung berangkat langsung ke Dunia Aurora.

“To,Ical udah kesini belum?” tanyaku.

“Belum yo, emang kenapa?”  kata anto.

“Loh,dari semalem ical belum pulang ke rumahnya”

“Hah yg bener yo, jangan-jangan dia…”

“Jangan sembarangan kalian ngomong,ical masih hidup nggak mungkin ical mati. Ical kan kuat orangnya” kataku.

Duaaaarrr!!!!

Tiba-tiba di atas langit keluar muka salah satu muka penyihir putih di atas langit aurora.

“Hi Silent Rider,kalian jangan berani-berani menyerang kami dengan mengirimkan seorang pasukan bodoh seperti ini. Kirimlah pasukan yg lebih banyak lagi biar kami binasakan semua orang-orang yg menghalangi kami itu.hahahahaha”

“Kurang ajar bener Ratu Melody,awas kau akan ku binasakan lo!!!” Geram Anto.

“Perhatian kepada Semua Peserta Silent Rider mohon berkumpul di ruang tengah Istana cepat,Kepala sekolah mau membicarakan ancaman yg di ganjarkan ratu melody” ucap Yoga menggunakan Mic

Kami semua langsung berkumpul di ruang tengah istana, di tengah istana black town  sudah banyak siswa-siswi yg sudah duduk manis di tengah-tengah aula tengah istana.

“Dengarkan kalian semua,kalian semua jangan bertindak gegabah seperti murid kesayanganku yg mati konyol itu. Ical sebenarnya tidak dapat di kalahkan oleh mereka tapi karna kesombongannya sendiri yg membuatnya terbunuh seperti itu. Aku peringatkan sama kalian semua,jangan pernah sesekali keluar dari istana black town jika tidak di temanin oleh senior kalian masing-masing. Jika kalian melanggar laranganku itu. Jika terjadi apa-apa aku tidak mau mengambil resiko berat.”

“Sekarang kalian kembalilah berlatih pedang dan jangan sesekali berlatih sihir tanpa sepengetahuanku atau kalian akan menyesal..” kata kepala sekolah silent rider yg bernama Shinta Naomi.

“Baik bu…” jawab semua kecuali aku yg tidak menjawab itu semua.

“Aku akan mencoba berlatih sihir..”

“Suara dari mana itu tadi?” tanya Naomi.

“Gue disini,gue yg tadi ngomong” kataku.

“Oh anak baru itu rupanya,ayo kalian bubar semua” printah Naomi,Naomi sambil jalan ke arah kantornya. Pada saat Naomi meninggalkan aula tengah,aku arahkan tanganku kearahnya naomi dan secara tiba-tiba Naomi tersungkur ke tanah. Anak-anak yg melihat itu hanya bingung dan heran akan serangan yg mengenai kepala sekolah Silent Rider itu.

“Berani benar kau ngehajar gue kayak gitu,rasakan ini.” marah naomi.

“Phtyporstyakusleveno!!”

Duakk!!!

Aku tersyungkur juga ke tanah gara-gara pukulan yg sangat dahsyat itu mengenai perutku, aku mencoba bangun tapi tidak bisa-bisa. Alhasil aku di seret keluar anto dan Sagha dari Istana Blacl Town gara-gara aku melanggar peraturannya Naomi itu. Di tengah-tengah hutan Phantom,aku di hampari seorang gadis yg sangat cantik jelita yg membawa keranjang bunga yg penuh dengan buah-buahan.

“Hai kenapa kamu,kok kamu tersyungkur ke tanah seperti itu?”

“Aku kena serangan sihir kepala sekolah silent rider” kataku.

“Jahat bener kepala silent rider itu,kok berani bener kepsek silent rider ngelukaiin penduduk biasa seperti kamu ini. Sini biar aku bantu nyembuhin kamu” kata Cwe di hadapanku itu sambil menotok semua saraf-sarafku yg tertutup semua gara-gara serangannya naomi tadi.

“Makasih ya kamu udah mau nolongin aku” kataku.

“Iya sama-sama, mau mampir dulu nggak kerumahku nggak jauh dari sini kok tempatnya” kata cwe itu.

“Boleh…” jawabku.

Setibanya aku dirumahnya cwe yg menolongku tadi dihutan,aku langsung di suguhkan teh hangat serta cemilan-cemilan yg sangat lezat yg ditaruh di meja.

“Nama kamu siapa? Kalau aku Shania” tanyanya.

“Aku Rio salam kenal” balasku.

Created:@lastwota

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s