Wrestling & Love part 40

wpid-pizap_1437301468174-1.jpg

“Aapaa?” teriak kedua orang tua Kelvin bersamaan

“I..iya, kami mohon maaf Pak, Bu, kami sangat menyesal, tetapi ini memang yang terbaik buat Andela” ucap Papa Andela

“T..t..tapi paak, Kelvin dan Andela pasti ga akan nerima ini” ucap Papa Kelvin yang merasa keberatan

Andela Kelvim dan Yupi tiba-tiba sudah ada disana..
Mereka sedikit mendengar perdebatan antara orangtuanya

“Paah, maah, ada apa?” tanya Andela bingung

“Ga ada apa-apa sayang, kita pulang
sekarang” Papa Andela langsung bangkit dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan restoran itu

Kemudian Papa Andela menarik tangan anaknya dengan diikuti oleh Mama Andela dibelakang

“E..eh t..tapi Paah” Andela sedikit tidak rela harus meninggalkan tempat itu begitu cepat

Andela hanya menatap Kelvin yang perlahan sudah semakin jauh dari pandangannya

“Sebenernya ada apa sih Paah Maah?” kini giliran Kelvin bingung, dia bertanya kepada kedua orangtuanya

Papa Kelvin terlihat menarik nafas sejenak

“Ntar aja ya Vin, Papa ceritain di rumah
kasian adik kamu tuh kayaknya ngantuk” ucap Papa Kelvin yang menunjuk Yupi yang sedang menguap

“I..iya deh Pah”

Tak lama kemudian Kelvin dan keluarganya juga pulang

*

Sesampainya Andela di rumah

Andela menuntut penjelasan tentang ada apa yang sebenarnya terjadi, Andela berpikir sepertinya ada suatu masalah antara orangtuanya dengan orangtua Kelvin tadi

“Paah, Maah.. sebenernya ada apa sihh ?” tanya Andela bingung

“Udah deh, kamu gausah banyak nanya.. cepat masuk kamar !!” bentak
Papa Andela

“Papa Jahaaat !!” Andela menangis dan langsung menuju kamarnya..

Dia hanya menangis seharian sambil memeluk boneka doraemon kesayanganya..

Hari-hari telah terlewati
Andela tetap murung saja di kamarnya, karena sikap Papanya yang tidak mengijinkan dirinya untuk keluar.

Andela memutuskan untuk menceritakan keluh kesahnya kepada kekasihnya melalui chat bbm di hp nya

Andela : Viiinn “

Kelvin : Ya Ndel ?

Andela : Papaku jahaaat, dia bentak aku
Kelvin : Sabar ya, begitu2 juga kan Papa kamu

Andela : Aku punya firasat kayaknya
Papaku ga suka hubungan kita berdua :'(”                                                        
Kelvin : Hmm.. sabar ya, kita pasti bisa bertahan kok, aku akan coba jelasin ke Papa kamu nanti

Andela : Makasih ya, aku senang bisa pacaran sama kamu, aku juga ga pengen hubungan kita berakhir

Di tengah-tengah mereka sedang chat

Andela mendengar kegaduhan dari luar, sepertinya Papa dan Mama nya sedang beradu pendapat

“Paa.. papa ga bisa seenaknya gitu jodohin Andela..
Mama kasian sama dia” ucap M
ma Andela

“Udaaah cukup ! mama gausah ikut campur, cowok yang Papa pilih buat jadi pendamping hidup Andela nanti siang akan datang kesini” seru Papa Andela

“T..tapi kenapa Papaah mutusin hubugan mereka berdua baru sekarang ? disaat hubungan mereka sudah semakin erat?” tanya Mama Andela

“Karena ini semua permintaan Atasan Papa di kantor yang minta untuk jodohin anaknya dengan anak kita.. kalo Papa nolak, Papa terancam bisa kehilangan pekerjaan Papa Maah.. apa mamaah mau kalo papa ga kerja ?” jelas Papa Andela panjang lebar

Andela mendengar semua percakapan kedua orangtuanya itu dengan jelas
Dia semakin menangis di kamar ketika mengetahui bahwa dirinya akan dijodohkan oleh orang yang bahkan dia pun belum bertemu

Andela keluar dari kamarnya dan menuju ke tempat kedua orangtuanya yang sedang bertengkar di ruang tamu

“Paaah.. Andela mohon, Ndela ga mau dijodohin kayak gitu..
aku udah dewasaa paah
udah bisa nentuin mana pasangan yang baik buat aku.. dan Kelvin adalah pasangan yang terbaik buat aku” Andela menangis di depan Papanya

“Cukuup! kamu gausah nolak keinginan Papa..
keputusan Papa sudah bulat, cepat sana kamu mandi terus siap-siap karena sebentar lagi calon suami kamu akan datang” ucap Papa Andela dengan tegas kemudian pergi dari
ruang tamu..

Andela sudah putus asa untuk mengubah pikiran Papanya itu

“Kamu yang sabar ya sayang” ucap Mamanya menenangkan anaknya yang sedang menangis

Kemudian Mamanya memeluk Andela

“..I..iya maah” Andela terisak di dalam dekapan Mamanya

Sementara di lain tempat

Kelvin sudah mengetahui dari Papa nya mengenai Andela yang akan dijodohkan

“Paa.. kenapa Papa Andela kayak gitu yaa? padahal aku udah cinta banget sama Andela” curhat Kelvin kepada Papanya di ruang tamu
“Papa juga ga habis pikir Vin, kamu ysng sabar aja ya.. Tuhan pasti akan mempersatukan kamu sama Andela lagi kok, papa yakin itu” ujar Papanya

“Amin, makasih ya Paa” Kelvin sedikit bersemangat karena ucapan dari papanya,

Kelvin percaya bahwa cinta sejati meskipun dipisahkan pasti ujung-ujungnya akan kembali bersatu

Sudah 3 hari Kelvin tidak bertemu Andela semenjak mereka bertemu di mall itu

Kelvin padahal sudah mengunjungi rumah Andela tetapi hasilnya nihil. Andela tidak kunjung muncul, yang ada malah Papa Andela yang keluar dan mengusirnya pergi
Dan parahnya lagi, saat Kelvin ingin chat Andela melalui BBM, tetapi chat itu malah tidak terkirim

“Paaah.. Ndel mohon jangan ambil HP aku” mohon Andela sambil menangis

“HP kamu Papa sita, soalnya kamu masih aja berhubungan sama Kelvin” ujar Papanya tegas

Tangis Andela semakin menjadi-jadi, padahal hanya HP itulah yang menjadi penghubung antara dirinya dengan Kelvin kekasihnya, tetapi sekarang, Andela sudah tidak bisa berkomunikasi lagi dengan cowok yang dicintainya itu

“Viin aku kangen” batin Andela dalam hati sambil diiringi tangisan

“Ndeel kamu kenapa ga bales bbm aku sih, aku kangen” batin Kelvin juga di
kamarnya

Andela kemudian bergegas mandi dan makan siang..
semua aktivitas itu dilalui dengan wajah yang lesu dan tidak bersemangat, Mama nya sampai kasihan melihat anaknya itu yang tidak mempunyai gairah

Andela memakai sebuah gaun hitam selutut, baju itu memang sudah disiapkan oleh Papanya untuk menemui atasan papanya sekaligus anak atasannya yang ingin dijodohkan dengan Andela

Waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore, ada sebuah mobil hitam yang berhenti di depan rumah Andela

Papa Andela bergegas keluar
untuk menyambutnya

“Selamat datang Paak
apa kabar ? sapa Papa Andela ketika seorsng pria paruhbaya itu keluar dari mobilnya

“Baik Paakk.. ” jawab Bapak itu

“Perkenalkan ini anak saya” ucap Bapak itu lagi sambil memperkenalkan anaknya yang berpostur tinggi, rambutnya sedikit acak-acakan, wajahnya menarik

“Andre Om” ucap pria muda itu yang menjulurkan tangannya

“Eh.. iya nak Andre silakan masuk” jawab Papa Andela yang menjabat tangan Andre dan kemudian mempersilahkan dia untuk masuk
Andela sebenarnya ingin kabur dari rumahnya itu, tapi apa daya.. penjagaan di luar rumahnya itu sangat ketat dengan satpam yang berjaga di dekat pagar rumahnya

“Duuh Vinn gimana ini?” pikir Andela panik karena sebentar lagi dia akan dipertemukan dengan seorang pria yang nantinya akan dijodohkan olehnya

“Aku harap kamu datang kesini” batin Andela dalam hati, matanya memejam seperti sedang berdoa

Papa Andela mempersilahkan kedua tamunya itu duduk, sedangkan Mama Andela sedang menjamu mereka berdua dengan membuatkan minum

“O..iya jadi gimana ? apa anak Bapak sekarang ada ? Andre ingin bertemu”
ucap Atasan Papa Andela itu

“Ah..iya
dia ada, lagi di kamarnya” jawab Papa Andela

“Saya panggilkan dulu” ucap Papa Andela lalu berlalu pergi meninggalkan kedua tamunya dan bergegas menuju kamar anaknya

“Ndeel.. ndell.. ayo keluar” teriak Papa Andela dari luar pintu kamar Andela

Andela sangat berat sekali untuk keluar.. tetapi apa boleh buat, dia tidak ingin durhaka karena telah menolak keinginan Papanya itu.

Mata Andela sembab seperti habis menangis, dia berusaha mengelap air matanya agar tidak terlihat oleh Papanya
Andela membuka pintunya

“I..i..iya paah ?”

“Ayo ikut Papa, orang yang ingin papa jodohkan sama kamu udah dateng” Papanya menggandeng tangan anaknya lalu kemudian pergi ke ruang tamu

“Andelaaa” teriak Kelvin terbangun dari tidur siangnya

“Semoga kamu baik-baik aja” batin Kelvin dalam hati

Andela lalu keluar menemui cowok yang kelak akan dijodohkan dengan dirinya

Andela menunduk, lalu duduk di samping Papanya

Andre terkagum dengan kecantikan Andela, dia tidak bisa berhenti menatap wanita di depannya itu

“Ini Pak anak perempuan saya” ucap Papa Andela

“Waah cantik banget..
Haloo Andela.. benar kan namanya ?” tanya Papa Andre

Papa Andela mengangguk

“Kenalin, ini anak Om, namanya Andre” ucap Papanya Andre yang
memperkenalkan anaknya kepada Andela

Andela sedikit tersenyum, senyumnya agak dipaksakan

“Halo, aku Andre” ucap Andre mengajak bersalaman

“An..de…la” Andela menyambut tangan Andre dan kemudian mereka bersalaman

“Gilla lembut banget tangannya” batin Andre dalam hati

Lalu kedua Papa mereka membiarkan mereka berdua sendirian

“Eh.. pah mau kemana ?” tanya Andela panik saat tau dirinya akan ditinggalkan bersama pria yang baru dikenalnya
“Papa mau ngobrol tentang perusahaan sama Papa Andre di kamar Papa, kalian ngobrol aja” jawab Papa Andela tersenyum

Andela tampak keberatan, tetapi akhirnya dia menganggukan kepalanya

Tinggallah mereka berdua di sofa ruang tamu itu..
Suasana terlihat canggung
Andela lebih memilih untuk menundukkan kepalanya karena menurutnya pria didepannya itu melihatnya dengan tatapan aneh

“Andela” sapa Andre membuka pembicaraan

“Eh.. iya apa ?” tanya Andela

“Mmh.. wajah kamu natap aku dong jangan nunduk terus” ucap Andre
Andela kemudian menaikkan kepalanya dan melihat pria di depannya

“Ini udah” lanjut Andela datar

“K..kamu cantik banget” puji Andre

Andela menanggapinya dengan sedikit tersenyum

“Makasih” ucap Andela

Andela mulai risih dengan tatapan Andre yang dari tadi melihat tubuhnya dari atas sampai bawah

“Eh.. maaf, bisa ga liatin aku gak kayak gitu” ucap Andela yang membuyarkan lamunan Andre

“Eh.. iya maaf” balas Andre

Mereka terus canggung satu sama lain
Andela lebih memilih kebanyakan diam diselingi sedikit senyuman..

Andela selalu menjadi pendengar jika pria itu berbicara tentang masa-masa dia bersekolah dan kuliah

*

Sementara di tempat lain..

Kelvin berada di kamarnya, pikirannya selalu tentang Andela, Andela dan Andela..
Dia sangat khawatir sekali terhadap keadaan kekasihnya itu

Kelvin lebih memilih untuk menghilangkan pikiran buruk mengenai Andela, oleh karena itu dia membuka laptopnya untuk bermain games dan menonton WWE acara gulat kesukaannya itu
“Mending gw maen sama nonton dulu deh.. semoga aja Andela ga kenapa-napa” pikir Kelvin dalam hati

Kelvin fokus ke layar laptopnya..
Dia sedang bermain games balapan mobil Need For Speed Most Wanted di laptopnya..

Telinganya terpasang headset, dia mendengarkan musik sambil bermain game itu

Setelah selesai dari aktivitasnya bermain game, tiba-tiba pintu kamarnya terbuka..

Kelvin menengok kearah pintu yang terbuka itu, ternyata itu adalah adiknya Yupi

“Haai kak, lagi ngapain ?” sapa Yupi

“Lagi maen laptop aja nih dek” jawab
Kelvin lesu

“Yaah kakak, semangat dong..
jangan lesu gitu, aku yakin Kakak pasti cepat atau lambat nanti ketemu sama Kak Andela” ucap Yupi menyemangati kakaknya

“Iya dek, kakak harap juga gitu..
makasih yaah” Kelvin mengelus kepala adiknya

“Hehe iya kak” balas Yupi tersenyum

“Udah sore nih, kamu mandi gih.. abis kamu baru kakak” perintah Kelvin

“Oke deh..
aku mandi dulu ya kak” Yupi kemudian keluar dari kamar Kakaknya

Sementara menunggu Yupi mandi, Kelvin kembali bersama laptopnya
Dia menonton WWE RAW pada sore hari itu sambil chat dengan kedua sahabatnya yaitu Michael dan Razaqa dalam multiperson chat

Kelvin : Ooii..

Razaqa : Ooitt ada apa ? tumben lu chat?

Michael : Oy oy oy.. udah seminggu nih kita ga ketemu

Kelvin : Gimana hubungan lu sama cewek-cewek lu ?

Razaqa : Baik Vin, kenapa ?

Michael : Sama kaya Zaqa

Kelvin : Lu mah enak, lah gw..
sedih banget

Michael : Mank kenapa
Kelvin : Entahlah, tiba-tiba Papa Andela ngejodohin Andela sama cowok lain katanya

Razaqa : Apaaa ? serius lu ?

Kelvin : Iya lah gw serius, mana gw ke rumahnya, terus diusir ga dikasih ketemu.. padahal udah kangen sama Andela

Michael : Waah kasian banget lu, yang sabar ya

Kelvin : Pasti. Udah sabar tiap hari juga

Razaqa : Gw doain hubungan kalian kayak semula

Kelvin : Amin, makasih ya lu berdua, bahkan gw ga yakin kalo kita nonton WWE di Singapura nanti Andela bisa ikut
Razaqa : Yo sama sama itulah gunanya teman

Michael : Sip-sip, jangan pesimis gitu Vin, gw yakin sebelum hari H WWE di Singapura, hubungan lu berdua bisa balik normal

Razaqa : Iya, gw setuju tuh…
Never Give Up!! masa Cenation give up nyerah sih

Kelvin : Semoga aja deh, hehe iya Zaq never give up

Percakapan mereka terus berlanjut,
tetapi berganti topik menjadi seputar WWE..
Sambil Kelvin berkutat dengan HP nya itu, dia menonton RAW di laptopnya

*RAW dibuka dengan segmen Seth Rollins yang berterima kasih kepada J&J Security dan Kane karena telah
berjasa menolongnya dalam RAW minggu lalu, berkat bantuan mereka, Seth Rollins dapat menumbangkan Brock Lesnar

Untuk mengapresiasi jasa mereka, Seth Rollins memberikan hadiah berupa jam tangan Apple kepada mereka bertiga..
Dan kemudian Rollins juga memberikan liburan gratis ke Hawaii untuk Kane

“Haha…”

Kelvin tersenyum bahkan tertawa melihat Seth Rollins yang memberikan hadiah-hadiah seperti itu..
Menurutnya itu adalah tindakan yang konyol yang jarang dilakukan oleh pemain manapun
Belum selesai sampai disitu, Seth Rollins yang mana merupakan pemain favorit dari temannya Michael itu masih mempunyai hadiah untuk Jamie Noble dan Joey Mercury atau yang lebih dikenal dengan J&J Security

Seth Rollins menunjukkan mobil keluaran terbaru kepada mereka berdua..

Terlihat sebuah mobil mewah berwarna merah itu diberikan oleh Seth Rollins secara percuma kepada mereka berdua

“Thank You Boss” kata Jamie Noble dan Joey Mercury berterima kasih

*

Segmen berikutnya yang ditunggu Kelvin, John Cena kembali melakukan US Open Challengenya
Kali ini giliran Cesaro yang menerima tantangan John Cena

“Let’s Go Cena” ucap Kelvin di depan laptopnya memberikan semangat kepada pemain favoritnya itu

Pertarungan dimulai..

Keduanya saling jual beli serangan

Kelvin sampai terkagum-kagum akan penampilan kedua pegulat ini..

“Woww mantep matchnya”! batin Kelvin dalam hati sambil bibirnya menyunggingkan senyum tipis

15 menit pertarungan berjalan..

Cesaro sedang melakukan Sharpshooter kepada Cena..

Tetapi Kevin Owens tiba-tiba datang
dan menyerang Cesaro kemudian menyerang Cena..

Pertarungan berakhir dengan kemenangan Cesaro dengan cara diskualifikasi, tetapi John Cena tetap mempertahankan gelarnya

“Shiit ada-ada aja ganggu” keluh Kelvin yang marah atas tindakan Kevin Owens

Owens melakukan gerakan andalannya yaitu Pop-Up Powerbomb kepada Cesaro dan juga Cena

*

Main Event atau pertandingan utama pada show itu adalah tag team no disqualification match antara Dean Ambrose dan Roman Reigns melawan Kane dan Seth Rollins
Ambrose dan Reigns mendominasi jalannya pertandingan, tetapi berkat bantuan dari J&J Security dan juga ada gangguan dari Bray Wyatt yang mempunyai “urusan” dengan Roman Reigns..

Akhirnya team Kane dan Seth Rollins keluar sebagai pemenang

Setelah pertandingan berakhir, Rollins dan yang lainnya terus-terusan menghajar Roman Reigns

Chokeslam, Powerbomb ke meja, Pedigree dan terakhir Sister Abigail dari Bray Wyatt..*

*To Be Continued*

Created by : @KelvinMP_WWE

Iklan

Satu tanggapan untuk “Wrestling & Love part 40

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s