Arsip Tag: Cerpen Shania JKT48

Cinta Suka-Suka, Part7

“ What ??? !!! ” reaksi satu kantin.

“ sekalian aja nih telen sendok sama garpu , lebih greget. ” ucap Denvi kesal.

“ olesin ini nih , soffel jauh lebih extreme .. ” tambah Sagha mengeluarkan benda tersebut dari kantongnya.

“ makasih .. ” balas Dhani dengan wajah datarnya.

Tak lama , bergantilah topik pembicaraan mereka di sana ..

“ btw , Gha makasih ya buat novelnya. Kakak seneng banget jadinya , hehehe … ” ucap kak Melody berterima kasih.

“ iya sama-sama , itu bukan apa-apa kok. Liat ini nih semuanya .. ” balas Sagha mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.

“ tet teret tet tet .. Puzzle Extreme 2014 versi new design. Hehehe … ” ucap Sagha dengan bangganya.

“ wah .. terlihat sangat sulit tuh .. ” ucap kak Ve.

“ kali ini berapa menit kamu bisa selesai main itu ? ” tanya kak Ve.

“ 2 menit kak , aku akan berusaha. ” jawab Sagha santai.

Ketika semuanya mulai makan , Sagha pun mulai menyusun dengan tekhniknya.

“ wah .. dia kok bisa sih susun itu secara berurutan ? ” ucap Shania takjub melihatnya.

“ dia emang begitu sejak kecil Shan , dari dulu suka banget sama yang namanya main puzzle. ” jelas kak Ve kepada Shania.

“ selesai. ” ucap Sagha tersenyum.

“ kamu hebat Gha , gimana caranya ? ” tanya Shania lagi.

“ jangan marah ya denger hal ini , salah satu motto hidup aku. “ jika kau tidak bisa selesaikan gamenya , jika kau tidak bisa susun puzzle , kau hanyalah seorang pecundang” itulah yang di katakan sama ayah waktu aku masih kecil. ” jawab Sagha serius.

“ oh begitu ya , pasti ayah kamu orang hebat. ” ucap Shania.

“ makasih .. ” balas kak Ve.

Sedangkan Sagha hanya tersenyum mendengarnya. Selepas itu ..

“ lagu ini ayah aku yang buat , setiap kali aku berhasil menyusun puzzle apapun pasti dia nyanyi ini setelahnya buat aku. Katanya sih , biar aku terus bisa berkembang jadi lebih hebat lagi. Mau dengar ? ” tanya Sagha.

“ boleh tuh. ” jawab Shania bersedia.

“ kalian semua mungkin udah sering dengar soal motto gue yang tadi , tapi kalo lagu ini jauh lebih keren setiap katanya. ” mulai Sagha bersama kak Ve yang memainkan Gitar milik Denvi.

Walau masa berganti , dan tahun pun berlalu .

Namun di dalam hati , ku akan tetap maju.

Hehehe … lanjutnya tertawa lalu mulai kembali.

Walau rintangan menghadang , masalah ku hadapi .

Semua akan ku terjang , mengahadapi dunia ini .

Jika kau tak bisa selesaikan gamenya , jika kau tak bisa susun puzzlenya , kau hanyalah seorang pecundang . ucapnya di sela-sela bagian lagu.

Ingin ku coba sekali lagi , walau itu tak pasti .

Setelah ku lalui , penuh percaya diri .

Saat sesuatu menjadi , sebuah teka-teki .

Kan tetap ku jalani , tuk mengungkap misteri .

Giliran kak Veranda ..

Ingin ku coba sekali lagi , walau itu tak pasti .

Setelah ku lalui , penuh percaya diri .

Saat sesuatu menjadi , sebuah teka-teki .

Kan tetap ku jalani , tuk mengungkap misteri .

Hehehe … di akhirnya dengan senyuman.

“ kalian berdua keren duetnya , terbaik ! ” ucap Shania bertepuk tangan.

“ yups ,. ” tambah Naomi tersenyum.

Respon semuanya memberikan Aplause dengan senang hati.

“ makasih semuanya .. ” ucap kak Ve tersenyum manis.

Suasana yang tadinya bersedih karena kehilangan satu teman , berubah seketika menjadi kembali bahagia seperti biasanya. Tak terasa jam istirahat berakhir , di susul dengan jam pulang sekolah saat telah selesai semua mata pelajarannya.

Saat pulang sekolah . . . .

“ hey Gha , bisa ngomong sebentar gak ? ” ucap Shania.

“ mau ngomong apa ? tumben belom pulang ? kamu kok tau kalo aku di sini ? ” balas Sagha.

“ itu gak penting tau , yang terpenting sekarang itu kamu dengerin ya aku ngomong. Cuma tolong kamu jangan marah setelahnya .. ” ucap Shania lagi.

“ sip , oke apa itu ? ” balas Sagha mendengarkan.

“ tadi pagi aku gak sengaja denger kamu pas lagi sama kak Naomi , emang bener ya kalian itu udah pacaran ? ” tanya Shania tertunduk.

“ menurut kamu gimana ? ” tanya balik Sagha.

“ jadi gitu ya , maaf ya aku begini. Tapi sebenernya aku cuma mau kasih tau sama kamu kalo aku .. ” jawab Shania ragu.

“ iya .. ” ucap Sagha.

“ tuh suka sama kamu , dan kamu mau gak pacaran juga sama aku ? ” lanjut Shania pelan.

Sagha bagaikan di tinju Chris Jhon ..

“ itu berarti , aku punya 2 pacar dong ??? bercandanya bisa banget kamu Shan , kurang lucu tau caranya begitu. ” balas Sagha bingung.

Namun tiba-tiba ..

“ emangnya gak boleh ya ? aku kan juga sayang sama kamu , bukan kak Naomi aja. Aku gak rela kak Naomi bisa berhubungan sama kamu sedangkan aku enggak. ” tambah Shania mulai menangis.

“ jangan nangis Shan .. bisa salah paham nanti kalo ada yang tau , di kiranya aku ngapa-ngapain kamu. Aduh , gimana ya ? ” balas Sagha panik.

“ kamu jahat sama aku. ” ucap Shania semakin menjadi.

Ketika Shania baru saja beranjak ingin pergi dari tempat itu dengan menangis , Sagha menahannya dan langsung memeluknya.

“ iya Shan , aku mau. Kamu jangan nangis lagi ya. ” ucap Sagha menghapus air matanya.

“ makasih kamu udah mau ngertiin aku , janji ya sama aku kita gak akan putus apapun alasannya. Karena aku gak mau hal itu terjadi. ” balas Shania memintanya.

“ iiiya .. ” jawab Sagha menghela nafas.

“ love you .. ” ucap Shania lagi.

~o0o~

“ lama banget sih , kemana aja kamu sayang ? aku tungguin juga dari tadi di sini. ” ucap Naomi.

“ oh itu , tadi aku ketiduran di kelas maaf ya .. ” balas Sagha.

“ yaudah , terus kia jadi perginya ? nonton abis itu makam malam bareng ? ” tanya Naomi.

“ maaf gak jadi , hari ini tiba-tiba aja aku pusing banget. Aku mau pulang dulu ya , maaf juga gak bisa anterin kamu sampe rumah. Aku duluan ya .. ” jawab Sagha tak bersemangat.

“ yaudah gpp kok , lain kali juga bisa kita ngedate. Aku buat salah ya hari ini sama kamu , makanya kamu marah sama aku ? ” ucap Naomi.

“ tau ah , aku pusing mau pulang. Kamu ini kebanyakan tanya. ” balas Sagha pergi begitu saja.

Naomi hanya bisa sabar menghadapi kelakuan kekasihnya itu hari ini , padahal hari ini merupakan hari pertama mereka jadian. Entah kenapa Sagha menjadi seperti itu di dalam benaknya. Namun , baru saja Naomi berbalik arah pergi tiba-tiba Sagha kembali dan memeluknya dari belakang.

“ kak Naomi , Sagha minta maaf ya .. aku sayang kamu .. ” peluk Sagha dari belakang.

“ kamu kenapa sih begitu banget sama aku. ” balas Naomi yang menangis.

Sagha melepas kembali hal yang di lakukannya , kemudian pergi. Naomi hanya terdiam di tempatnya sambil menangis.

~o0o~

Ketika malam menjelang , Sagha hanya diam terduduk di pinggir kolam renang. Bahkan kak Veranda yang sejak tadi memanggilnya untuk makan malam saja tidak ia pedulikan. Menatap langit yang penuh bintang dan bulan yang terang.

Tiba-tiba Shania menelfon .,

“ haloo sayang .. lagi apa ? ” tanya Shania.

“ kenapa kamu telfon ? ” balik Sagha.

“ emang gak boleh ya telfon pacar sendiri .. kamu udah makan belum ? ” kembali Shania.

“ tapi .. belum. ” jawabnya singkat.

“ oh gitu ya , terus sekarang lagi ngapain ? aku lagi beresin buku nih buat besok. ” ucap Shania.

“ Shan , kenapa sih kamu begitu menyebalkan hari ini. ” ucap Sagha dalam hati.

“ kok diem ? aku kangen nih sama kamu. ” lanjut Shania.

“ gpp , makasih .. ” jawabnya singkat.

Lalu kak Ve berteriak dari dalam , kalau Naomi juga telfon. Di bawakannya telfon itu kepada Sagha adiknya.

“ nih Naomi telfon , katanya kenapa kamu gak bisa di hubungin. ” ucap kak Ve.

“ kakak masuk gih , iya sini. ” balas Sagha datar.

“ ada apa sih ? yaudah , kakak masuk dulu. Nanti telfonnya bawa masuk aja lagi sendiri , kamu tuh kakak suruh makan juga dari tadi. Awas kalo 10 menit lagi masih gak mau juga. ” ucap kak Ve memarahi Sagha.

“ iya sebentar sih. Cepetan kakak masuk .. ” balas Sagha ketus.

Kak Ve biasa saja menghadapi sikap adiknya itu , memang terkadang ia suka labil seperti itu. Akhirnya kak Ve pun kembali masuk ke dalam menunggu Sagha.

Sagha mematikan handphone miliknya secara tiba-tiba , sehingga telfon dari Shania terputus. Sedangkan dari Naomi …

“ iya ada apa sayang ? maaf tadi hp aku emang mati , biasa lowbat. ” mulai Sagha.

“ oh gitu ya , kamu lagi ngapain ? kok tadi kata Ve kamu lagi gak mau makan sih , emangnya masih sakit ya kepalanya ? ” tanya Naomi.

“ enggak , aku cuma lupa aja kalo udah waktunya makan. Kamu sendiri gimana ? lagi ngapain sama udah makan ? dan juga please … jangan putusin aku ya karena sebab tadi di parkiran , aku khilaf .. biasa labilnya lagi keluar. ” ucap Sagha meminta maaf.

“ iya sayang .. aku sayang kok sama kamu , jadi aku positif aja mikirnya tentang tadi. Udah aku maafin kok , lain kali jangan begitu lagi ya. Aku kan sedih jadinya. ” balas Naomi.

“ oke , kalo begitu aku mau makan dulu ya .. nanti jam 8 aku telfon lagi. Tungguin ya , jangan sampe ketiduran. ” ucap Sagha terakhir.

“ sip sayangku .. selamat makan ya , jangan lama-lama kangen nih .. hehehe … ” ucap Naomi mengakhiri.

Setelah itu Shania kembali menelfon Sagha.

“ kok putus sayang ? ” tanya Shania.

“ iya tadi ada kak Ve , aku gak mau dia tau. Nanti jam 8 telfon lagi ya , aku mau makan dulu soalnya. ” jawab Sagha menyudahi.

“ iya deh , makan yang banyak jangan lupa minum. ” ucap Shania terakhir.

Selepasnya emosi Sagha menjadi tak stabil , di buangnya handphone dan telfon rumahnya ke kolam. Dia pun masuk ke dalam untuk makan bersama kakaknya.

*to be continued

Created by: @DSagha

The Grim Angel (Part2)

“Ehh itu kan rizal.”ucap sinka dengan kaget

“hah rizal?jadi kamu udah kenal dia ya, ih kenalin ke aku dong tuh cowo pliss”ucap yupi teman sinka sambil memohon

“eh..eh bukan..mmmaksudnya dia tuh mirip temen aku yang namanya rizal gituuu”

“hmmm kamu boong ya sin kan biasanya ucapan yang pertama selalu bener”

“ih..ih bener kok akuuu…”

“baiklah kamu sudah memperkenalkan namamu sekarang kamu duduk ditempat yang ada saja”ucap guru kepada murid baru itu

Kemudian murid baru itu mulai berjalan mencari tempat yang kosong dan kebetulan tempat yang kosong itu berada tepat di belakang bangku sinka dan yupi

“eh..eh jadi kamu namanya rizal ya, kenalin nama aku Cindy Yuvia panggil aja yupi dan kalo yang ini namanya…”yupi menatap sinka yang hanya menyembunyikan wajahnya dari rizal dengan sebuah jaket.

“iih sin liat aku udah kenalan tinggal kamu.”

“i..iya iya “sinka pun menampakan wajahnya kepada rizal dengan keadaan gugup

“hmmm ternyata kita satu ruangan ya sin”

“eh iya yah kok bisa ya”ucap sinka dengan nada gugup

“tuh kan kalian udah kenal ya, ah sin kamu boong ni certain dong kamu gimana bisa kenal dia”

“iya aku certain….”

“hey yg belakang perhatikan saya sedang mengajar jangan mengobrol terus!!”

“i..iya pak”

Tidak terasa bel istirahat pun berbunyi, semua murid keluar kelas untuk menuju kantin begitu pun dengan yupi dan teman-temanya.

“sin kantin yuk laper nih pengen mam”ucap yupi

“eh kamu duluan aja ya aku nyusul aja”

“ciieeeee yang mau Pdkt sama murid baru cihuy”ucap Shania

“ih apaan sih aku cuma gak mau jajan aja tau, lagian kan rizal juga diem aja gk ngapa-ngapain”

“iya-iya lah terserah kamu, kita duluan ya sin bye”

Mereka semua akhirnya keluar kelas dan hanya tersisa rizal dan sinka disana kemudian rizal pun pergi keluar kelas dan diam di depan kelas untuk melihat-lihat sekitar.

“eh rizal mau kemana ya aku ikutin aja ah”ucap sinka dalam hati

“hmm ternyata kamu sin kamu gk ikut mereka ke kantin ya?”

“engga ah aku lagi gk laper aja, kamu itu sebenernya siapa sih dan dateng dari mana upps”sinka pun sontak menutup mulut akibat pertanyaanya tadi kepada rizal dan rizal pun hanya menatap sinka

“eh..eh maaf kalo itu nyinggung kamu ya zal”

“gpp , tapi tumben sekali kamu bertanya seperti itu”

“i…iya habis aku bingung sih, kamu ini aneh banget tau,pas tadi pagi2 tau-tau kamu udah ada di atas genteng aja ntah kamu naik apa kesana terus sekarang kamu sekolah disini gk tau lagi siapa yang biayain kamu, terus pas aku pertama ketemu kamu, kamu itu keliatan luka gitu kan aneh jadinya”

“hmm hahahaha jadi cuma itu yang mau kamu bicarain, sudahlah lebih baik kamu makan sama teman-teman mu dikantin ya aku mau lihat-lihat sekolah ini dulu”ucap rizal dan sambil mengusap-ngusap kepala sinka dan wajah sinka pun mulai me merah akibat malu.

“ta..ta..tapi zal a..aku..”eeh aku gk percaya dia ngusap kepala aku tadi apa ini mimpi, ah bukan ini bukan mimpi ,ucap sinka dalam hati

“heiii sinka nduuuutttt”teriak seseorang dari arah belakang sinka

“eh..eh hai vit kamu tumben ke kelas aku ada apa sih?”

“iih gpp kali ke kelas kamu sekali-kali, eh kita makan yuk aku yang traktir aja”

“eeehh tapi vit akuu…”

“ahhh udah lah yuk keburu bel masuk lagi”vito pun menarik tangan sinka menuju kantin

“eeh vito aku gk ngerepotin kamu kan?”

“engga lah gpp santai aja kale kalo sama LeaderBlade kaya aku ini hehe”

(Note:LeaderBlade adalah ksatria pedang dari tiap-tiap sekolah untuk melindungi sekolahnya dari serangan musuh)

“wleee LeaderBlade kaya kamu mah sama aku sentil juga klepek-klepek “ucap sinka

“iih kamu ini “ucap vito sambil menyubit pipi sinka

“ih-ih sakit tau, eh udah sampe ni yuk cari kursi”

Akhirnya mereka berdua pun duduk di kursi yang kosong dan lalu memesean makanan.

“eh sin kamu mau pesen apa ni?”

“gimana kamu aja deh vit bebas”ucap sinka

“yaudah samain aja yah, bu chicken katsunya 2 “

“ciieeee udah sama vito aja ni si sinka yang murid baru kemanain sin”ucap Shania

“eh sin yang murid baru buat aku aja ya hehe upps “ucap yupi sambil menutup mulutnya

“ih apaan sih kalian aku tuh gk ada apa-apa sama murid baru itu tau”

“hey-hey sin emang ada murid baru ya dikelas kamu?”Tanya vito

“iya namanya rizal, aku gk tau dia itu pindahan darimana,soalnya dia gk sebutin sih pas perkenalan”

“owh gitu, dia seorang LeaderBlade?”

“Soal itu aku gk tau sih mungkin belom kelihatan”

Tidak terasa bel masuk pun berbunyi dan aktivitas belajar pun berjalan seperti biasa hingga bel pulang pun berbunyi.TEET TEET

“akhirnya pulang juga”ucap Shania

“eh shan kamu pulangnya mau kerumah viny dulu gk?”Tanya yupi

“eh iya benerjuga, kan dia lagi sakit yaudah tar aku nyusul kerumah vinynya,aku juga mau ngajak beby nanti”

“yaudah tar nyusul ya, eh sin kamu juga mau nengokin dia kan?”

“pasti lah dia kan best friend kita masak kita gk jengukin dia”

“yaudah tar kamu perginya sama siapa?”ucap yupi

“sinka bakal pergi sama gw”ucap seseorang dari belakang pintu

“oooh sama vito ni yaudah yuk berangkat keburu hujan ni”

“ayo”vito pun menarik tangan sinka

“eh..eh vit aku gk ngerepotin kan?terus aku juga bisa bareng kak Naomi”

“udah gpp lagian motor aku juga kosong gk ada yang ngisi”

“yaudah deh kalo gitu yuk pergi keburu hujan”

Mereka pun pergi kerumah viny saat di jalan sinka melihat seseorang yang tidak asing lagi untukknya, dia sedang berjalan sendirian.

“eh itu kayak rizal tapi..ahsudahlah”dan saat sudah melewati rizal sinka pun menoleh kembali kearah belakang dan ternyata yang sinka lihat sudah tidak ada disana.

“eh mana tuh kok cepet banget ilangnya”

“siapa yang ilang sin?”

“eh nggak kok Cuma perasaan aku aja”

Sesampainya dirumah viny, mereka pun berhenti dan terlihat disana sudah ada yupi dan juga Shania bersama beby.yang sudah menunggu

“ahh kamu telat ni sin, oh aku tau pasti kamu pacaran dulu kan sama vito, ciee-ciee”ucap Shania

“ih apaan sih kalian nggak tau, tadi Cuma macet aja dijalan, eh kok kalian gk masuk kerumah viny sih?”

“kita nungguin kalian biar bareng aja gitu”ucap beby

“yaudah yuk masuk”tok-tok-tok viny…

“eh kalian yuk masuk dulu”ucap viny

“eh vin kamu sakit apa sih kok sampai 3 hari gk sekolah”ucap yupi

“nggak apa-apa kok Cuma butuh istirahat aja kata dokter”

“eh..eh vin ada murid baru loh terus dia duduk di bangku sebelah kamu lagi”ucap Shania

“iya loh vin dia ganteng banget lagi, ehh salah ngomong”ucap yupi

“owh murid barunya laki2?”

“yaiyalah masak ada cewe ganteng sih -_-“ucap shania

“hehe lupa maaf, eh mulai besok aku udah masuk sekolah lagi kok“

“oh yaudah, eh kalo kamu udah baikan kita pulang dulu ya udah mau ujan lagi takutnya pas kita dijalan hujan lagi”

“yaudah makasih ya udah jengukin aku”

“ya masama, kita pergi duluan ya vin”ucap sinka

Mereka semua pun pulang kerumah, tetapi vito malah membawa sinka pergi ketaman.

“eh vit kok kita kesini udah mau hujan ni”

“udah ikut aja, sekalian ada yang mau aku omongin ke kamu”vito pun menarik sinka ke sebuah kursi dan duduk disana

“sin berhubung kita ini masih kelas X sma terus perjalanan kita disekolah masih lama kan, terus pas awal aku kenal sama kamu entah kenapa aku merasa lebih nyaman di deket kamu, lama kelamaan aku jadi sayang sama kamu”

“ehh.maksud kamu apa vit?”Tanya sinka denga bingun lalu vito pun berlutut sambil membawa sebuah bunga dan..

“sin kamu mau gk jadi pacar aku ?”

“eh aku……

To Be Continued…

created by: @Sinkadorable13

Cinta Suka-Suka, Part4

Dan . . .

“ Sagha .. tungguin aku dulu .. ” teriak seseorang dari belakang.

Meski dalam keadaan terburu-buru , Sagha yang mendengar itu langsung saja menghentikan langkahnya dan membalikkan badan ,.

“ ada apa Shan ? kenapa ngejar aku ? ” tanya Sagha.

“ kamu liat kakak aku gak ? kak Melody. Dari tadi aku tunggu di mobil dia gak dateng-dateng. ” jawab Shania.

“ aku gak liat tuh dari tadi. Lagi gak fokus mungkin. ” ucap Sagha berbohong.

Entah kenapa , di dalam hati Sagha malas sekali menjawabnya dengan jujur. Dan seperti tadi barusan , ia menjawabnya dengan berbohong.

“ oh begitu ya , yaudah maaf aku ganggu kamu yang lagi buru-buru mau ke parkiran. Pasti kak Naomi udah tungguin kamu dari tadi , buruan gih kasian dia tau. Have fun terus ya .. ” balas Shania.

“ gpp kok Shan , nanti deh kalo aku ketemu kak Melody pasti kasih tau kalo kamu nyariin dia. ” ucap Sagha tersenyum.

“ makasih ya , oiy satu lagi. Besok kamu mau gak temenin aku cari Novel baru buat kak Mel , soalnya kemaren punya dia aku ilangin di jalan. ” ajak Shania.

“ sip , oke aku mau pergi sama kamu. Sampe besok ya .. ” balas Sagha lalu pergi meninggalkan Shania sendirian.

Mereka berdua berpisah dan saling melambaikan tangan. Shania kembali ke mobilnya untuk menunggu kakaknya.

Sedangkan di parkiran . . .

“ loh , kak Naomi ada di sini. Aku kira di pintu gerbang depan. ” ucap Sagha bertemu kak Naomi.

“ iya , abis kamu lama banget sih. Kirain motor kamu lagi ada apa. ” balas kak Naomi.

“ maaf .. tadi ke toilet dulu cuci muka. ” ucap Sagha lagi berbohong.

“ yaudah yuk , udah mau sore nih. Nanti pulangnya jangan terlalu larut ya .. ” pinta kak Naomi.

“ siap laksanakan komandan. ” balas Sagha singkat.

Mereka berdua pun berangkat menuju mall , tujuannya hanya satu yaitu nonton bioskop. Baru sampai gerbang sekolah , keduanya sudah di sambut oleh teman-temannya ,.

Sinka bersama pacarnya Dimas , Della dan Hanna bersama pacar mereka masing-masing Reza dan Octo. Terlihat Dhani bersama kekasih barunya Lidya, sedangkan kak Veranda bersama Denvi. Kak Yona dan Viny adiknya di dalam mobil kak Melody dan Shania.

“ jaga baik-baik kakak gua , jangan sampe lecet apalagi luka. ” ucap Sinka.

“ masbroo , sombong dikit depan satpam nanti. ” ucap Dhani.

“ kamu jangan lupa makan , jangan sampe telat. ” pesan kak Ve.

“ cepet jadian ya .. ” ucap Denvi.

“ ciee .. sekali lagi Han. ” ucap Della

“ ciee .. ciee .. ” tambah Hanna.

“ good luck ya kamu dek. ” ucap kak Yona.

Reza , Octo , Dimas , dan Viny hanya menyemangati dengan senyum dan jempol tangan.
Lalu kak Melody ..

“ jangan ngebut , hati-hati di jalan. ” ucap kak Melody.

Dan Shania terlihat hanya tertunduk diam tanpa sepatah kata pun. Wajahnya terlihat agak sedih , matanya yang tidak bisa berbohong tentang hatinya yang jealous ,.

“ pergi dulu .. ” balas Sagha kepada semuanya.

“ makasih … ” ucap kak Naomi senang.

~ o0o ~

Bioskop salah satu Mall besar di Jakarta . . . .

“ kak , sebelum masuk aku mau pastiin satu hal dulu sama kakak. ” ucap Sagha.

“ apa itu ? kok serius banget sih kelihatannya. ” balas Naomi deg-degan.

“ yang pertama , kakak malu gak jalan sama aku ? ” tanya Sagha serius.

“ enggak , emang kenapa ? ” jawab kak Naomi.

“ kedua , maaf ya tapi mulai dari sini kita harus gandengan tangan. ” Sagha lagi menggandeng tangan kak Naomi.

“ eh , tapi .. ” belum selesai kak Naomi.

“ ketiga , tolong nanti di dalem kakak pura-pura jadi pacar aku dan kita harus mesra. ” selak Sagha tiba-tiba.

“ hah !! ” respon kak Naomi salah tingkah.

“ please .. nanti aku jelasin alasannya. Sebagai gantinya , selesai nonton kakak bakal aku traktir makan crepes sepuasnya. Janji deh ,. ” ucap Sagha meyakinkan.

“ iya , aku mau. ” balas kak Naomi mukanya memerah karena malu.
Sesampainya di depan bioskop , mereka bertemu seorang satpam bernama Bapak Oma yang memang merupakan orang yang mengenal Sagha .,

“ wah hebat kamu dek , akhirnya ke sini bawa pacar juga. ” sapa bapak itu.

“ udah biasa itu , kenalin pak Pacar saya yang cantik ini namanya Shinta Naomi. Baru 2 minggu jadian , jadi lagi panas-panasnya. Iya gak sayang .. ” ucap Sagha sambil mencium kening kak Naomi dari samping.

“ i-iya sayang .. nama saya Naomi pak , salam kenal. ” ucap kak Naomi terbata-bata.

“ panggil saja saya bapak Oma , saya udah lama kenal baik sama Sagha dan Dhani di sini. 2 jomblo yang satu nasib. Hahaha … ” balas bapak itu.

“ sembarangan , sekarang beda ceritanya. Si Dhani juga sama seperti saya ini , mungkin besok dia akan ke sini bersama kekasihnya. Yaudah saya mau masuk dulu ya pak ,. ” ucap Sagha masuk.

“ percuma dek , The Last udah gak tayang lagi. Beberapa hari yang lalu temen kamu Sinka itu yang terakhir nonton di sini sama pacarnya. Lihat aja tuh ,. ” ucap pak Oma menunjuk daftar filmnya.

“ lagian lagi itu kamu susah di hubungin. Si Sinka temen kamu juga udah berusaha kasih tau kamu sama Dhani , eh hp kalian berdua gak aktif. Ya sudah , mending kalian nonton film baru yang itu saja tuh. Cocok buat kalian yang merupakan pasangan baru. ” tambah pak Oma menunjuk sebuah film romantis.

“ cih , sial. Kalo begitu kita gak jadi aja deh , makasih ya pak saya mau ke foodcourt dulu. ” balas Sagha sangat kesal dan kecewa.

“ yang sabar .. jangan nangis kalo cowok. ” timpal bapak Oma meledek.

Memang tergambarkan sangat lebay , tapi di hati Sagha ia sangat sedih sebab terlewat film yang sangat ia tunggu-tunggu sejak 6 bulan yang lalu.

Akhirnya mereka putuskan untuk makan crepes saja , sebagai tanda terima kasih untuk kak Naomi karena telah mau membantunya agar tidak malu.

“ udah dong Gha , jangan sedih gitu mukanya. Mendingan kamu cepetan kasih tau Dhani , biar besok dia gak terlanjur ke sini sama Lidya. Kasian kan udah jauh-jauh tapi hasilnya nihil ., ” hibur kak Naomi.

“ terpaksa harus download , biarin aja biar dia juga ngerasain hal yang sama kayak aku. Tadi dengerkan kata bapak satpam yang barusan , kalo aku sama Dhani itu satu nasib. Bukannya jahat ya .. hehehe … ” balas Sagha yang kelihatannya mulai menerima.

“ dasar kamu ,. Sukanya jail sama temen. ” ucap kak Naomi.

“ oiy , terus kakak mau pesen crepes rasa apa ? minumnya sekalian ? biar aku yang pesenin. ” tanya Sagha menawarkan.

“ yang special boleh ? abis kelihatannya enak. Hehehe … ” pinta kak Naomi.

“ tunggu sebentar ya .. ” ucap Sagha meninggalkan tempatnya untuk memesan.

Selama beberapa menit , dia pun kembali ke mejanya. Tampak kak Naomi yang dengan cantiknya menunggu.

“ sekarang , kak Naomi boleh ngapain aku aja. Atas perbuatan aku yang kurang ajar tadi di depan umum. Sekali lagi aku minta maaf , dan terima kasih atas bantuannya. ” mulai Sagha.

“ apaan sih kamu dek , gak usah sampe segitunya juga kali minta maafnya. Kakak gpp kok , malah seneng bisa bantu kamu. ” ucap kak Naomi.

“ serius gak marah ? kalo begitu jangan bilang Sinka ya , nanti malah dia yang marah. Tentang semua yang terjadi tadi , kayaknya kakak gak usah aku jelasin juga udah ngerti kenapa aku begitu. ” balas Sagha.

“ iya kakak gak marah , emang kamu takut banget ya kalo kakak marah sama kamu ? tenang aja , Sinka baik kok anaknya. Sepertinya begitu , kakak mulai ngerti kodisinya. ” ucap kak Naomi.

*Buat para pembaca , saya pribadi tidak terlalu menjelaskan secara gamblang di scene kali ini.
Tak lama makanan dan minuman yang di pesan datang , sebuah crepes special bersama 2 ice’d lemon tea special.

“ silahkan di nikmati pesanannya . . . ” ucap waiters tersebut.

“ makasih mbak , kelihatannya enak. ” balas kak Naomi tersenyum.

“ pertanyaan aku tadi belum di jawab .. ” mulai kembali kak Naomi kepada Sagha.

“ kakak kan orang yang sering temenin aku ke mana-mana , jadi wajar aja aku gak mau kalo orang yang dekat dan akrab banget sama aku sampe marah. Hehehe … ” ucap Sagha alasan.

Di dalam hati kak Naomi . .

“ apapun jawaban kamu itu gak buat aku sedih ataupun kecewa. Aku seneng banget hari ini udah bisa bareng terus sama kamu. semoga ini adalah awal dari hubungan kita yang lebih. ”

“ oke kalo begitu , yaudah yuk jangan kelamaan. Takut terlalu larut nanti pulangnya. ” ucap kak Naomi.

“ ayo kita pulang , kakak udah selesaikan makannya. ” balas Sagha.

Akhirnya mereka pulang , tak sampai 1 jam perjalanan. Tiba lah di rumah kak Naomi , tampak sudah jam 9 malam. Kelihatannya Sinka juga sudah pulang.

“ makasih ya hari ini kamu udah ngebolehin kakak ikut kamu , mau mampir dulu gak ? ” tawar kak Naomi.

“ masama , udah malem besok aja deh. Oiy , kakak masih inget waktu terakhir kali aku dateng ke sini ? ” tanya Sagha.

“ masih dong , kenangan lucu itu. hehehe … ” jawab kak Naomi.

“ yaudah , aku pulang dulu ya. Sampe ketemu besok di sekolah .. ” balas Sagha.

‘ mmmuuachhh ’ tiba-tiba cium kak Nomi di pipi sebelah kanan milik Sagha.

“ hati-hati di jalan ya , aku sayang kamu .. ” ucap kak Naomi dan langsung saja masuk ke dalam.
Lalu Sagha . .

“ apa ini .. ? ” seakan tak percaya sampe jadinya bengong.

Created by: @DSagha

Sebuah Kisah Sebuah Cinta, Part18

“ehh kak Melody” ucap Viny melepaskan pelukkan ku.

“kok kakak tau aku di sini??”ucap ku.

“ya taulah”ucap kak Melody.

“kakak juga bawa Naomi sama Sinka kok”ucap kak Melody.

Sinka dan Naomi pun muncul dari samping kak Melody

“selamat yahh”ucap Sinka.

“thanks Sin”ucap ku.

“kita makan yuk biar arga yang traktir”ucap kak Melody ke Naomi dan Sinka.

“yuukk”ucap kak Naomi.

“aku enggak deh aku udah kenyang.. aku minum aja dehh”ucap Sinka

“ya udah.. yukk”ucap kak Naomi

kak Melody, kak Naomi, dan Sinka pun masuk ke dalam cafe.

“kita masuk juga yukk”ucap Viny

“yukkkk”ucap ku

kita pun masuk ke dalam cafe

“kamu memang pantes buat Viny ga”ucap Sinka dalam hati.

“ehh kok ngelamun”ucap kak Naomi ke Sinka

“enggak kok”ucap Sinka

“nah sekarang udah tau kan siapa yang jomblo”ucap Bayu

“taulah tuh si Adit”ucap Doni menunjuk Adit

“ya elah w lagi w lagi. sabar dong tunggu proses nya”ucap Adit

“siip gua tunggu lu”ucap Bayu dan Doni.

setelah selesai makan kami pun memutuskan untuk pulang.

“Vin yuk aku anter pulang”ucap ku ke Viny

“yukk Ga”ucap Viny

“ayang Lidya pulang bareng aku yahh”ucap Doni ke Lidya

“ia”ucap Lidya

“Shan pulang bareng aku yahh”ucap Adit ke Shania

“ehh gua getok lu..enak aja”ucap Bayu menggandeng tangan Shania lalu pergi

“aaaaaaa trus w pulang sama siapa”ucap Adit

“tuhh sama pohon”ucap kak Melody

sesampainya di rumah Viny.

“makasih ga aku seneng banget hari ini”ucap Viny

“ya Vin aku juga”ucap ku

aku pun pergi meninggalkan rumah Viny sesampainya di rumah

“cieeee yang udah punya pacar”ucap kak Melody

“iya dong emang kak jomblo mulu”ucap ku

“biarin weeeee”ucap kak Melody menjulurkan lidah

aku pun menuju ke kamar

~~~ dirumah Sinka~~~
“argaaaaaa”ucap Sinka pelan

“hayoo ngapain tuh nyebut nama arga”ucap kak Naomi yang tiba tiba muncul

“kakak tau kok sakit hati karena Arga lebih memilih Viny dari pada kamu. tapi kamu jangan sedih masih banyak cowok diluar sana yang menanti kamu”ucap kak Naomi

“ia kak.. makasih yahh”ucap Sinka memeluk kakak nya.

“mendingan kita tidur besok kan sekolah”ucap kak Naomi

“oke”ucap Sinka tersenyum

ke esokan harinya

“kak,ma,pa aku berangkat dulu yahh”ucap ku

“cepet bangett”ucap kak Melody

“biarinn”ucap ku pergi ke garasi dan langsung ke rumah Viny

“tin tin tin”bunyi klakson ku

“iyaaaa bentarr”ucap Viny beberapa detik.

“yuukkk”ucap Viny menaiki motor ku sesampainya di sekolah

“cieeeee berduan aja kayak lobang idung”ucap Adit yang tiba tiba datang

“bodo.. lah lu sendirian mulu”ucap ku

“biarin. suatu saat pasti ada yang berdiri di samping gua”ucap Adit

“nenek nenek maksud luu”ucap Bayu yang tiba tiba muncul

“enak aja lu”ucap Adit

“Vin sama aku yuk ke kelas nya”ucap Shania

“yukkk”ucap Viny

Shania dan Viny pun menuju ke kelas

“pulang sekolah kita latihan band”ucap ku

“yeeyy”ucap Adit

“siiip”ucap Bayu

kami pun menuju ke kelas sesampainya di kelas

“oh iya Dit waktu kemaren gua kan jalan pagi sama kak Melody trus gua ketemu sama cewek.. pasti cocok dah sama luu”ucap ku ke Adit

“Siapa nama nya Ga??”tanya Dit

“etttt dah lu tanya lagi namanya. namanya panjangg banget kalau gak salah sih Maria Genoveva Nata… sekian sekian nah lupa dan gua”ucap ku

“dia anak mana”ucap Adit

“gak tau”ucap ku

tiba tiba bel masuk pun berbunyi dan pelajaran di mulai seperti biasa hingga bel istirahat pun berbunyi

“Don pulang sekolah kita latihan band kata Arga”ucap Bayu ke Doni

“siip”ucap Doni

“guys ke kantin yukk”ucap Shania

“yuukkk”ucap Viny dan Lidya

“kantin yuk broo”ucap Doni

“yuk”ucap ku Bayu dan Adit

kami semua pun menuju ke kantin

~~~di SMA 84 jakarta~~~

“perkanalkan dirimu”ucap seorang guru

“Hallo perkenalkan nama saya Maria Genoveva Natalia Desy Purnamasari Gunawan biasa di panggil Desy saya pindahan dari cilacap mohon bantuannya”ucap Desy

“silahkan kamu duduk disana”ucap guru itu

“baik buk”ucap Desy

Desy pun duduk disamping Elaine

 

“wess anak baruu broo”ucap Alex

 

“Zal dari tadi lu ngalamun aja”ucap Andre

“mikirin apaan sih lu”ucap Kevin

“w mikirin Sinka”ucap Rizal datar

“ya udah lu kesekolahannya aja biar lu gak penasaran lagi”ucap Andre

“oke deh w ke sekolahannya aja”ucap Rizal

“lu belum bisa move on yah Zal”ucap Alex

“susah Lex”ucap Rizal

“bisa aja si Sinka udah punya pacar”ucap Alex

“gak mungkin”ucap Rizal

tiba tiba bel istirahat pun berbunyi

“heii Desy aku Elaine”ucap Elaine

“aku Cia”ucap Cia

“aku Milen”ucap Milen

“aku Manda”ucap Manda

“kalau aku Michelle”ucap Michelle

“gue Andella”ucap Andella

“heiii salam kenal”ucap Desy

“oh iya kalian udah tau belum kalau ada pendaftaran eskul dance lagi”ucap Michelle

“emang iya apa Chel.. teman teman kita ikut

yukk”ucap Elaine

“ayukk”ucap Milen,Manda,Cia dan Andella

“Des lo ikut kan”ucap Elaine

“hmmm boleh tuhh”ucap Desy

~~~di SMA 48 jakarta~~~

sesampinya di kantin

“hallo”ucap kak Naomi yang mengagetkan kami

“ehh kakak ada apa kak”ucap ku

“ini nih ada brosur buat cewek cewek yang mau ikut dance”ucap kak Naomi

“oo makasih kakk”ucap Shania mengambil brosur itu

“yang mau ikut datang aja yah ke lapangan basket pulang sekolah”ucap kak Naomi

“iya kak”ucap Shania

“oke aku pergi dulu yahh”ucap kak Naomi pergi meninggalkan kami

“lid ikut yukk”ucap Shania ke Lidya

“ayuk”ucap Lidya

“lo Vin??”tanya Shania

“enggak ah aku gak bisa ngedance”ucap Viny

“ya elah woless Vin biar gue ama Lidya ngajarin lo”ucap Shania

“iya Vin coba aja duluu”ucap ku

“hmmm iya deh”ucap Viny

“nah gitu dong pulang sekolah kita ke lapangan basket”ucap Shania

tak terasa bel masuk pun berbunyi kami pun ke kelas dan pelajaran si mulai hingga bel pulang pun berbunyi

“Ga jadikan”ucap Adit

“jadi Dit”ucap ku

“Arga kamu pulang duluan yahh aku mau daftar dance dulu”ucap Viny

“ya udah Vin”ucap ku

“guys yuk ke lapangan basket”ucap Shania

“yukk”ucap Viny dan Lidya

Aku,Doni,Adit,dan Bayu pun menuju ke parkiran dan langsung ke parkiran saat sampai di
gerbang tiba tiba..
“ehh ga kok malah berhenti”ucap Adit mengerem motornya

“lu liat itu dehh”ucap ku menunjuk

“yang mana??”ucap Adit cilingak cilinguk

“itu kan si Rizal!!!”ucap Bayu

“ngapain dia ke sini, cari masalah”ucap Adit turun dari motornya

“tunggu dit”ucap ku melarang nya

“dia sama Sinka kan”ucap Bayu

“ia Bay”ucap ku

“Sin kenapa kamu tinggalin aku”ucap Rizal

“kamu yang ninggalin aku Zal!! kamu yang pergi tanpa sebab dan tidak meninggalkan pesan”ucap Sinka dengan mata yang bekaca kaca

“aku udah kirim email sama kamu kalau aku ke Inggris hanya sebentar sedangakan kamu pergi ke Jepang secara tiba tiba”ucap Rizal

“kayak nya lagi ribut dah”ucap Doni

“gua juga tau cakwe”ucap Adit

“jadi itu pacar nya Sinka”ucap Doni

“dari mana si Rizal kenal sama Sinka. si Sinka kan baru pindah”ucap ku

“si Sinka pindah secara tiba tiba Ga”ucap Bayu

“tau dari mana lu”ucap Adit

“ya tau lah”ucap Bayu

“aku pergi ke Jepang biar bisa ngelupain kamu Zal!!!”ucap Sinka yang mulai menangis Rizal pun memeluk Sinka. Sinka pun menangis di pelukkan Rizal

“aku masih sayang sama kamu Sin”ucap Rizal

“A…A….ku ju..ga Zal”ucap Sinka, Rizal pun melepaskan pelukannya.

“Sin kamu mau kan balikan sama aku”ucap Rizal

“bro yuk”ucap ku

Aku Doni Bayu dan Adit pun pergi

Sinka pun hanya mengangguk

“Thanks Sin”ucap Rizal

“Sekarang kamu aku anterin pulang yahh”ucap Rizal

“ia”ucapSsinka

sesampainya di lapangan basket

“haii kak kita mau daftar dance”ucap Shania ke kak Naomi

“oke Shan daftarnya ke situ”ucap kak Naomi menunjuk seseorang

“ohh yuk guys”ucap Shania

“heii kak Ve kita mau daftar menjadi anggota dance”ucap Shania

“isi dulu formulirnya”ucap kak Ve

Shania Viny dan Lidya pun mengisi formulir itu setelah mengisinya mereka pun di kasih
pengarahan oleh kak Ve

“besok kita latihan yah jam 3.00 sore”ucap kak Ve

“jangan pakai jeans pakai lejing”ucap kak Nomi

“siip kak”ucap mereka

sesampainya di rumah ku

“gila nih drum masih bagus aja”ucap Adit

“bas juga”ucap Doni

“Keyboard juga”ucap Bayu

“ialah gua rawat nih alat band nya”ucap ku

“oh iya nama band kita apaan dari kemaren ganti ganti mulu”ucap Bayu

“hmm gimana kalau the GWS band”ucap Doni

“lu aja sendiri”ucap Bayu

“truss”ucap Doni

“gimana kalau the jones band”ucap Adit

“lu jones sendiri”ucap Bayu dan Doni

“gimana kalau……”

*to be continued

Created by: Vanessa Amanda

 

Cinta Suka-Suka, Part3

Masih terlihat pagi , dan Shania tampak berjalan seorang diri di koridor sekolah. Menundukkan kepalanya sambil memikirkan suatu hal yang sedikit mengganggu fikirannya.

“ pantes aja kak Naomi suka sama dia , gua juga sama kalo di gituin. Cuma yang masih bikin penasaran itu liburan mereka itu kayak apa dan gimana ? bahkan kak Melody sama yang lainnya juga gak tau. Cuma kak Naomi sama dia aja , masa gua harus tanya langsung sih sama dia. Nanti di kira kepo. Kalo minta ceritain sama kak Naomi , nanti dia curiga terus bisa tau kalo gua juga sebenernya suka. Ahh .. tau ah , gua bingung jadinya harus ngapain biar gak penasaran. ” fikir Shania pusing.

Namun tiba-tiba .. ‘ Bruukkk ,. !! ” Shania menabrak seseorang.

“ aduh sakit .. siapa sih jalan gak pake mata. ” ucap Shania kesal.

“ kamu gpp ? mau permen ? ” balas orang itu.

“ eh , Sagha .. kamu ngapain di sini ? ” tanya Shania malu.

“ biasa , sekolah terus pulang. Kamu kalo jalan jangan nunduk , untung nabrak orang kalo tembok sakit pastinya. Apalagi kalo tong sampah , hehehe … ” jawab Sagha bercanda.

“ oiy , aku minta maaf ya .. biasa ngantuk abis begadang. ” ucap Shania alasan.

“ gak bagus cewek begadang , yang boleh begadang cuma cowok. ” balas Sagha santai.

“ iya-iya , khilaf .. ” senyum Shania.

Karena bertemu di jalan , mereka berdua akhirnya bersama-sama menuju kelas. Namun di tengah jalan Sagha melihat kak Naomi yang baru saja datang dan sedang menuju kelasnya. Langsung saja ia pamit pergi pada Shania untuk menghampirinya sebab suatu urusan.

“ kamu duluan aja deh masuk kelas , aku mau ke sana dulu. Hati-hati di kelas banyak hantunya kalo sepi ,. ” ucap Sagha pada Shania.

“ yaudah , aku duluan ya .. aku gak takut. ” balas Shania.

Di dalam hati Shania sedikit cemburu tentang hal itu , Sagha pergi dia pun berlalu ..

“ kak Naomi .. tunggu sebentar. ” teriak Sagha dari kejauhan.

“ kenapa kamu ? kok pake segala lari gitu ? ada apa ? ” tanya kak Naomi sedikit terkejut.

“ aku titip ini ya , tolong kasih kak Ve. Bilang aja aku pulang mau ke bioskop nonton Naruto The Movie Terakhir , jadi gak bisa belanja ke supermarket beli bahan kue. ” ucap Sagha memberikan sejumlah uang.

“ oke , ngomong-ngomong mau nonton sama siapa ? ” tanya kak Naomi penasaran.

“ sendiri kak , inget aku ini Jones paling bahagia di sekolah ini dan satu-satunya. Hehehe … ” jawab Sagha dengan bangganya.

“ oh begitu , aku ikut dong .. bosen di rumah sendirian. Sinka nanti pulang malam soalnya belajar kelompok buat ngerjain tugas. ” balas kak Naomi.

“ ini anime loh , bukan film biasa. Emang kak Naomi suka ? bukannya Sinka ya yang suka beginian. ” ucap Sagha kepada kak Naomi.

“ gpp , mungkin setelah ini aku bisa jadi suka anime. Kata Sinka , The Last Movie terakhir ini penuh kisah cinta romantis kan. Kakak di ceritain sama dia kisahnya minggu lalu. ” jelas kak Naomi.

“ jangan bilang dia udah nonton duluan , gak ngajak-ngajak padahal satu komunitas otaku. ” ucap Sagha sebal.

“ lusa lalu dia nonton sama pacarnya. Lagian ngapain juga ajakin kamu , mending ngajak pacarnya jadi bisa sekalian pacaran di sana. ” ledek kak Naomi.

“ enaknya punya pacar , kapan ya ??? ” ucap Sagha berharap.

“ yee .. ngarep yang jones happy. Hehehe … ” ejek kak Naomi lagi.

“ yaudah , tunggu aja aku di pintu gerbang sekolah pas pulang. Nanti aku ke parkiran dulu ambil motor. Aku balik kelas dulu .. ” ucap Sagha pergi meninggalkan kak Naomi.

Sagha , aku mau kok jadi pacar kamu. cepet dong tembak aku , masa harus aku yang mulai duluan bilang sayang sama kamu. aku bisa belajar jadi seorang otaku yang baik buat kamu. aku tuh suka sama kamu , kapan kamu bisa tau perasaan aku . . . . ” ucap kak Naomi dalam hati.

Kak Naomi terus menatapnya sampai hilang dan melanjutkan masuk ke dalam kelasnya. Sedangkan di dalam kelas 11.IPA.2 , Shania masih menunggu Sagha datang sendirian. Setelah 5 menit , Sagha akhirnya datang juga.

“ belum ada yang dateng ? mungkin mereka semua lagi di kantin sarapan. ” ucap Sagha datang.

“ iya nih , sepi banget kelasnya. Oiy , jadwal piket gimana ? udah kamu buat ? ” tanya Shania.

“ tenang , udah selesai. Nanti tinggal di pasang aja , kamu sebagai wakil aku jangan lupa ya bantuin kalo ada sesuatu yang merepotkan. Hehehe … ” jawab Sagha.

“ itu udah jadi tugas aku sebagai wakil kamu , eh boleh tanya sesuatu gak ? ” balas Shania.

“ apa itu ? jangan tanya tentang PR , aku belum ngerjain soalnya. ” ucap Sagha santai.

“ enggak bukan itu , dasar males. Hehehe … tadi ngapain ketemu kak Naomi ? ” tanya Shania.

“ biasa , titip barang buat kak Ve. Terus nanti pulang aku sama dia mau nonton , rencananya sih sendiri. Eh kak Naomi minta ikut , lumayanlah bawa gandengan. ” jawab Sagha menjelaskan.

“ oh gitu , maaf ya kepo. Emang kamu suka ya sama kak Naomi ? ” tanya Shania kembali.

“ enggak tau deh , kenyataannya aku emang lagi cari pacar. Cuma kalo kak Naomi rasa-rasanya biasa aja tuh sama aku. Paling kayak kak Yona anggap aku sebagai adiknya , plus aku udah di tolak 2 kali sama dia. ” jawab Sagha curhat.

“ kok bisa ? maksud kamu kak Naomi apa kak Yona ? ” respon Shania.

“ maaf curcol , bukan kak Naomi tapi kak Yona. Ceritanya kamu tanya aja sama kak Melody , aku males kasih taunya. Gppkan ? ” ucap Sagha.

“ it’s fine. ” balas Shania singkat.

liburan kak Naomi sama dia ? di tolak sama kak Yona 2 kali ? jadi semakin kepo nih. Tapi yang lebih penting , ternyata dia lagi cari pacar. Ganbatte Shania ,. !! ” ucap Shania dalam hati.

Seketika selepas itu , Della-Hanna-Dhani masuk kelas berbarengan dengan murid kelas yang lainnya. Suasana berubah 180o menjadi ramai , seperti biasanya di kelas.

“ ciee … masbroo sama mbakbroo udah pacaran yee ? berduaan gitu di kelas , mana sepi lagi. Sorry ya ganggu kalian dengan hadirnya kita-kita ini. ” ledek Dhani.

“ Dell , Han , foto lah mereka berdua. Terus upload di twitter pake hastag #SiJonesPacarnyaAnakBaru. ” tambahnya lagi.

“ oke , tinggal pilih. Kanan apa kiri nih , serius gua. ” balas Sagha mengepal tangannya.

“ sabar Gha , bercanda doang. Belum sarapan ya , emosinya gak stabil gitu. ” lerai Hanna.

“ cooling down buddy , sahabat jangan berantem. ” timpal Della.

“ stay cool , sorry gua kelepasan. Gara-gara Sinka nih gua jadi begini. ” ucap Sagha.

“ kenapa emang sama dia ? apa hubungannya ? ” tanya Dhani merasa aneh.

“ Sinka 2 hari yang lalu udah nonton The Last Movie Naruto sama Dimas. Gak ngajak-ngajak kita Dhan , padahal satu komunitas otaku. ” jawab Sagha emosi.

“ tidak bisa di biarkan , ayo kita bakar pacarnya. Eh , maksud gua kita bakar bioskopnya. ” balas Dhani.

“ tapi gpp , nanti pulang gua sama kak Naomi juga mau nonton kok. Jadi Sinka gua maafin , Dimas gua bakar nanti. Eh , salah ngomong. Gua maafin juga dia ,. ” ucap Sagha.

“ kayaknya mending lu deh yang gua bakar , mana ngajaknya ??? hah ,.! ” balas Dhani yang kini emosi.

“ besok download aja di rumah gua , pacaran aja gih sama Lydia sana jangan gangguin gua dulu. Moment penting nih , biar gua gak di bully penjaga bioskop. ” ucap Sagha.

“ betul juga , biasanya kan lu selalu di bully sama penjaga bioskop karena kalo dateng selalu sendirian gak bawa cewek. Paling-paling sama gua , itupun lu di kira homo. ” ucap Dhania bicara.

“ aduh si koplak , jangan di bocorin. Malu gua .. ” balas Sagha tertunduk karena malu.

Della , Hanna , dan Shania hanya bisa tertawa mendengar hal itu. Satu lagi efek gak enaknya jadi Jones kayak Sagha. Selalu serba malu …

~ o 0 o ~

Males bahas belajar di kelas , langsung Ready pas di kantin waktu istirahat aja ya . . . .

Lydia , Sinka , Viny , bersama Dimas dan Denvi datang. Bergabunglah mereka di meja Sagha dkk ,.

“ sayang , bagus ya makan gak ajak aku. Nyebelin banget sih kamu. ” ucap Lydia kepada Dhani.

“ maaf , lupa. Laper banget tadi soalnya , jadi lupa sama dunia. Tapi tenang , sebagai permintaan maaf udah aku pesenin kamu tinggal tunggu aja. ” balas Dhani asyik menyantap makanannya.

“ yaudah deh , kali ini aku maafin. Besok-besok tungguin aku , inget. ” ucap Lydia sedikit ngambek.

Kalo Sinka dan Dimas . .

“ kamu mau pesen apa ? biar aku yang pesenin. ” tanya Dimas kepada Sinka.

“ sama kayak kamu aja deh , makasih ya sayang. Love you .. ” jawab Sinka manis.

“ love you too .. ” balas Dimas pergi memesan makanan.

Sedangkan Sagha . . .

“ sial gua mau muntah liat adegan ini. Gak bangus banget pemandangannya buat gua. ” ucap Sagha.

“ yee .. sirik aja sih lu yang Jones. Makanya cari pacar , jangan download anime mulu kerjaannya. ” balas Sinka mengejek.

“ Della sama lu Hanna , Reza sama Octo lagi keluar sebentar ada urusan. Sebentar lagi balik ke sini , kalian tunggu aja. ” ucap Lydia memberitahu.

………………………………………………………………………

“ hey , siapa ini ? kok baru liat ? ” ucap Denvi memandangi Shania.

“ maaf kita lupa , kenalin dia namanya Shania Junianatha anak baru di kelas IPA.2. Adiknya kak Melody , Ketua Dewan Eksekutif Sekolah. ” ucap Hanna memperkenalkan.

“ calon pacarnya si Jones tuh. ” tambah Della.

“ enggak kok , bukan. Kenalin semuanya , nama aku Shania panggil aja begitu. Salam kenal .. ” Shania gugup.

“ cantik , sama kayak kakaknya. ” ucap Viny.

“ hati-hati ya sama yang satu itu , ganteng sih iya. Cuma agak mesum aja. ” timpal Denvi menunjuk Sagha.

“ minggir-minggir , gua mau nangis di kelas. ” ucap Sagha memelas.

Sungguh suasana yang menyenangkan. Saling mengenal , canda tawanya hangat. Namun setelah 45 menit , bel kembali berbunyi. Membubarkan seluruh manusia di tempat itu.

~ o 0 o ~

Di kelas , yang namanya sekolah ya belajar. Ketika bel berbunyi lagi , itu tandanya pulang ,.

Yang membawa mobil langsung menuju parkiran depan , sedangkan yang membawa motor parkirannya di belakang sekolah. Kalo yang bawa sepeda , kayaknya gak ada deh. Nah , soal yang jalan kaki cabut dah pulang gak pake ke parkiran segala.

“ harus buru-buru nih , pake ketiduran segala lagi. Efek gak ada guru masuk di jam terakhir ya begini nih , mana Dhani malah kabur gak bangunin gua lagi. ” ucap Sagha berlari menuju parkiran belakang.

“ nanti dulu , itu kan kak Melody sama kak Naomi , ngapain mereka berdua di situ. Serius banget dari mukanya , ada apa ya ? ” berhenti Sagha lalu bersembunyi.

“ jadi dia juga suka ya , gua bingung sekarang Mel harus ngapain .. ” ucap kak Naomi pelan.

“ yang fair aja sih , repot banget. Sumpah gua netral loh , cuma lu sama dia aja. Serius , Ve dan si Yona pihak netral juga. ” balas kak Melody.

Sagha hanya mendengar sedikit pembicaraan mereka , dan langsung pergi lagi setelah itu .,

“ kira-kira , apa ya maksudnya ? mereka lagi ngomongin apa sih ? ” fikir Sagha sambil berlari.

Dan . . .

“ Sagha .. tungguin aku dulu .. ” teriak seseorang dari belakang.

*to be continued

Created by: @DSagha